
tiga hari libur di rumah aldo meraskan badanya segar dan lebih semangat untuk kerja hari ini. tiba dikantor aldo langsung menuju ruanganya dan meminta OB untuk menyiapkan kopi seperti biasa
"pagi pak, mentari kalah cerahnya hari ini dengan wajah pak aldo" angga mengetahui aldo sudah datang langsung menghampiri ke ruangnya
"hemmm, pekerjaanmu kurang banyak sepertinya, masih sempat mengejeku dipagi hari" namun aldo masih tetap menampilkan wajah bahagianya
"rasanya bahagia ya pak mau jadi calon ayah" angga menimpali ucapan aldo
"tentu saja, orang tua mana yang tidak bahagia mau punya anak. sudah sana kerja lagi! saya sibuk hari ini" usir aldo pada asistenya angga pun meninggalkan ruangan aldo dengan komat kamit di mulutnya. atasanya selalu saja terlalu kaku
keduanya kembali sibuk dengan pekerjaanya, aldo yang beberapa hari izin tak masuk kantor sudah mengerjakan beberapa dokumen dari sekian banyaknya yang ditumpuk di meja nya
"halo sayang" aldo melakukan panggilan video dengan sang istri
"iya mas, katanya sibuk?"
"tentu saja mas sibuk, mas harus cari uang lebih agar anak dan istri mas bekecukupan nanti" aldo tidak merasa bebannya bertambah justru membuatnya makin semangat untuk kehidupanya dan anak-anaknya nanti "mas kangen sama ibunya calon anak mas"
__ADS_1
muka maya memerah meski sering mendengar gombalan dan rayuan dari suaminya namun maya masih malu jika mendengarnya
"kalau kangen ya pulang lah, aku kan selalu ada di rumah"
"sayangnya ini bukan perusahaan mas, kalau sering pulang nanti bisa dipecat" aldo melemas
"hemm, kalau begitu semagat kerjanya AYAH" maya menekankan kata ayah pada ucapanya dan benar saja aldo langsung bersemangat kembali
panggilan keduanya diakhiri dengan drama percekupan jarak jauh.
"angga ke ruangan saya" aldo meminta angga ke ruanganya melalui panggilan telfon kantor
" angga tolong bantu saya cocokan data keuangan yng dikirim dari pabrik. nanti sore akan ada rapat dadakan" permintaan aldo langsung dilaksanakan oleh angga. ia membawa beberapa dokumen yang diperlukan untuk pekerjaanya
banyak dokumen yang belum diperiksa sedangkan itu akan dipergunakan untuk rapatnya nanti sore. sibuk dengan pekerjaan keduanya beristirahat sebentar untuk makan siang dan melajutkan kembali kesibukanya
"akkkk kelar juga" aldo dan angga menggerakkan badanya yang terasa pegal " kamu bersiap dan satu jam dari sekarang kita akan ke ruang rapat" aldo memerintahkan angga
__ADS_1
"sayang mas pulang telat ada rapat dadakan" aldo mengirimkan pesan pada istrinya
"iya mas, jangan lupa makan ya" maya membalas pesan singkat dari aldo
rapat dimulai sudah sekitar jam 15.00 sore, rapat diadakan dadakan untuk memgetahui kesiapan dari masing-masing devisi dalam kantor tersebut
aldo menyampaikan seluruh kejadian dan pelaksanaan pekerjaan didevisinya. sementara angga menyiapkan dokumen pendamping, satu per satu semua yang hadir dalam rapat memberikan laporanya kepada pimpinan perusahaan dan juga diskusi tentang pemecahan dari suatu masalah yang terjadi dalam satu bulan kebelakang
kurang lebih 4 jam rapat berlangsung dan hanya dijeda waktu istirahat dan makan sebentar akhirnya rapat pun selesai. semua kembali ke ruangan masing-masing tak terkecuali aldo dan angga
keduanya masih melanjutkan diskusinya setelah rapat selesai di ruangan aldo. "sebaiknya kita pulang, kita bahas ini lagi besok" aldo meminta angga bersiap pulang dan aldo pun melakukan hal yang sama
ting*
suara ponsel aldo berbunyi saat ia berjalan menuju parkiran mobil karyawan
"mas, kok belum pulang? aku ingin makan manggis sekarang" maya mengirimkan pesan singkat pada suaminya
__ADS_1
aldo tersenyum dan membalas pesan istrinya "sebentar ya ayah carikan dulu buah yang anak ayah inginkan" aldo merasa seluruh beban dan lelah bekerjanya tadi hilang begitu saja membayangkan anak dan istrinya