Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
Jabatan baru


__ADS_3

malam hari saat tiba dirumah aldo memberikan berita yang sangat bagus dari kantor tempatnya bekerja, keduanya sedang asik nonton tv bersama


"sayang mas ada berita bagus" kata aldo menyerahkan amplop coklat pada maya


"apa ini mas?" maya mengembil amplop tersebut dan juga membukanya atas permintaan aldo. "ya ampun mas ini beneran? alhamdulillah mas! maya memeluk suaminya dengan sangat bahagia


"iya sayang, ini baru saja diberitahukan tadi siang dan besok mas sudah bekerja diruangan baru" aldo mengelus puncak kepala maya


"selamat ya sayang, aku ikut bahagia dengan berita ini. semoga pekerjaan mas lancar dan makin banyak duit biar aku bisa makin sering lagi belanja. hahahahah" maya menggoda suaminya


"apapun sayang" aldo mengecup kening istrinya


"tapi mas! pasti mas aldo semakin sibuk ya?" maya jadi melemas


"tidak juga sayang. namanya wakil selama pak candra ada ya mas tak terlalu sibuk. tapi jika ada yang dibutuhkan saat direktur tak ada ya mas yang akan menggantikan" ucap aldo menjelaskan


 "ya sudah yuk tidur, besok mas harus berangkat lebih pagi" aldo menggendong begitu saja istrinya menuju kamar


*


pagi hari aldo sudah bersiap dengan stelan jasnya berwana merah yang cerah



"apakah mas tampan sayang?" aldo menatap maya dengan penuh arti


"tiada laki-laki yang lebih tampan dari suamiku ini " maya menggombal melihat suaminya yang sangat tampan pagi ini

__ADS_1


"ohh jadi istriku ini sudah pandai menggombal rupanya" aldo mendekat dan mencium seluruh wajah istrinya membuat maya geli dan terkekeh dengan kejahilan aldo


"sudah mas, sudah ayo sana berangkat ini sudah siang" ucap maya menghentikan aldo yang terus mengecup wajahnya


"oke baiklah. mas berangkat dulu sayang hati-hati dirumah" aldo masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang ke tempatnya bekerja


sementara itu maya hendak masuk ke rumah namun dihentikan oleh dua orang yang berada diteras depan rumah maya.


"tunggu may!" ucap intan menghentikan langkah maya dan maya berbalik menemui intan dan seorang pria disampingnya


"intan ada apa? ayo masuk dulu" ucap maya menawarkan pada intan untuk kedalam rumahnya


" tidak usah may aku hanya ingin berpamitan, kenalkan dia adalah calon suami aku may!" seorang lelaki tersebut mengulurkan tangannya pada maya dan disambut oleh maya


"ohh syukurlah kalau begitu. tolong jaga intan dan anaknya!" ucap maya pada lelaki tersebut


"tentu saja aku akan menjaga anak dan istriku" ucap lelaki tersebut membuat maya terkejut dan hali itu dilihat jelas oleh intan


"selamat ya, semoga kalian bahagia dan lancar kelahiran anak mu intan" ucap maya memberi selamat pada intan dan calon suaminya


"terima kasih untuk semuanya may, aku berhutang budi padamu dan suamimu berkat kebaikan kalian aku dan anakku masih bisa hidup sampai sekarang, sekali lagi terima kasih may" intan memeluk maya dan meneteskan air matanya. maya membalas pelukan intan dan mengusap punggung inntan


"kami pamit may, hari ini aku akan pindah dan semoga kelak jika kita bertemu lagi kau tak akan melupakanku" intan menyalami maya dan pergi meninggalkan halaman rumah maya. maya tersenyum mengantar intan dan calon suaminya pergi. di dalam senyuman itu ada tetesan air mata yang mengalir dipipinya


di kantor aldo dan kedua orang yang mendapatkan kenaikan jabatan diperkenalkan dalam rapat bulanan yang biasa dilakukan oleh perusahaan tersebut. aldo dan yang lain akan menjabat jabatan baru mereka hari ini setelah rapat dibubarkan. para karyawan yang lain memberikan selamat dan tak lupa angga mantan asisten aldo pun memberikan selamat pada mantan atasanya yang sudah naik jabatan


"selamat ya pak" angga menjabat tangan aldo dan aldo hanya tersenyum

__ADS_1


"selamat juga untuk mu! jangan lupa segera masuk keruangan barumu" aldo melangkahkan kakinya menuju ruangan barunya


sementara angga masih mencerna ucapan aldo yang tak ia mengerti, yang punya jabatan baru kan aldo kenapa angga juga ikut keruangan baru. angga masuk keruangan lamanya dan didalamnya ada orang baru


"maaf anda siapa ya, di ruangan saya?" tanya angga pada orang yang duduk dikursinya dimana ia biasa bekerja


"maaf pak, apa pak angga belum diberitahu jika saya yang akan menempati posisi ini mulai hari ini" ucap lelaki tersebut membuat angga makin penasaran


"lalu saya di ruangan mana sekarang atau saya dipecat?" angga seperti orang linglung


"bukankah anda asisten pak aldo, jadi ruangan baru anda disebelah ruangan pak aldo bukan?" ucap laki-laki itu lagi


angga melangkahkan kakinya menuju ruangan wakil direktur dimana aldo yang menjabat posisi itu saat ini


"permisi pak, apa saya dipecat?" tanya angga masuk keruangan aldo yang baru


"iya karena kerjamu ngga becus!" aldo mengerjai angga


"tapi pak, saya kan__" ucapan angga belum selesai disahut oleh aldo


"apa kamu sudah bosan bekerja dengan ku hahh! aku mempromosikanmu agar tetap bersamaku tapi bukan terima kasih kau sepertinya malah mengeluh" ucap aldo kesal pada angga yang belum menyadari pekerjaan barunya


"jadi saya tetap jadi asisten pak aldo?" tanya angga lagi


"sudah tak usah banyak bertanya, jika kamu tidak mau masih ada kandidat lain yang membutuhkan posisimu sekarang" ucap aldo menatap angga


"tidak pak, jangan terima siapa pun! saya siap seumur hidup kerja bersama pak aldo" ucap angga

__ADS_1


"baiklah bereskan berkasmu dan mulai bekerja dengan baik, jangan kecewakan saya" ucap aldo mulai mengerjakan mengerjakan tugasnya


visualnya untuk aldo semoga para readers suka ya! nanti untuk visual maya akan menyusul ya


__ADS_2