Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
Liburan Selesai


__ADS_3

kejadian yang cukup menegangkan telah berlalu, aldo dan maya kembali kerumah orang tuanya.


"ya ampun nak, kenapa bisa begini" ucap bu sari melihat anaknya turun dari mobil taxi yang ditumpanginya. luka perban di kaki maya membuat orang tuanya panik. aldo memapah istrinya yang masuk kerumah.


"aku bisa jalan sendiri mas, kaki ku hanya luka sedikit bukanya patah" maya terkadang merasa heran dengan suaminya yang begitu memanjakanya.


"tak apa ayo duduk dulu" aldo mendudukan maya pada sofa diruang tamu. bu sari mendekati anak nya dan melihat keadaanya. aldo menjelaskan kejadian yang menyebabkan kecelakaan untuk keduanya


"aku ngga apa-apa buk, mas, pak" maya melihat satu persatu keluarganya yang sangat menyayanginya dan terlihat begitu khawatir. apa lagi sang suami yang merasa bersalah sejak tadi hanya diam saja tak seperti biasanya


"kalian istirahat dulu. nanti ibu bangunkan saat makan malam" ucap bu sari pergi meninggalkan keduanya dan menuju dapur untuk memasak makan malam.


"ayo may kita ke kamar" ajak aldo dengan muka datar sulit diartikan. aldo merebahkan tubuhnya di ranjang ia merasa lelah seharian ini.

__ADS_1


"mas, apa ada yang salah?" tanya maya yang masih duduk disisi ranjang. ia menatap aldo penuh pertanyaan. cukup lama aldo terdiam lalu dia duduk disamping istrinya


"Dia masa lalumu?" tanya aldo penuh harap maya terbuka dan menceritakan semuanya. ada sedikit rasa sakit dan cemburu di hati aldo melihat tatapan mata kemal pada maya. begitu pun maya yang tak mau menatap sang mantan


" apa kalian masih saling berkomunikasi?" pertanyaan yang membuat aldo menahan nafasnya untuk mendengar jawaban sang istri


"iya mas dia masalaluku, tapi kami sudah tidak komunikasi dan juga saling bertemu semenjak putus. apa mas meragukan cinta ku?" ucap maya sendu menatap sang suami


"tak apa mas, maaf juga aku ngga pernah cerita masa laluku. aku merasa itu cukup menjadi hal yang tak akan ku ingat lagi. aku sangat mencintaimu mas saat ini dan selamanya" keduanya saling melepas beban dihati dengan saling terbuka dan termasuk terbuka yang lain juga


"aldo membelai wajah istrinya menghapus air matanya dan juga mengecup kening dan juga bibir sanh istri. ci*uman itu memanas diantara keduanya yang telah mengingginkan satu sama lain. akhirnya terjadilah bercocok tanam disore hari dengan suasana sendu.


sekitar satu jam keduanya melakukan pertempuran hebat setelah masalah yang terjadi seolah menjadi pelampiasan amarah keduanya.

__ADS_1


suara ketukan pintu di kamar maya membangunkan pasangan yang baru saja beristirahat dari lelahnya kegiatan di ranjang.


"maya, aldo ayo makan malam sudah siap" ucap bu sari mengajak anak dan menantunya makan malam


"iya bu" jawab keduanya dan keluar kamar untuk bergabung makan malam bersama. selesai makan malam keempatnya menonton tv terlebih dahulu sebeluk tidur. maya dan aldo pamit untuk esok hari pulang ke rumahnya yang ada di kota J


meski berat orang tua maya pun mengiyakan ucapan anak dan menantunya yang hendak pergi. padahal baru dua hari saja keduanya datang. namun bu sari dan pak adi paham jika aldo memiliki kesibukan. sedangkan sudah sangat bersyukur dikunjungi oleh anak dan mantunya


pagi hari semua barang sudah maya bereskan dan dimasukan ke mobil aldo. saling berpelukan antara maya dan bu sari menjadi moment mengharukan bagi yang melihatnya disana


"kami pulang dulu ya bu" ucap aldo menyalami kedua mertuanya. aldo masuk ke mobil menyusul sang istri yang sudah lebih dulu masuk.


"siap pulang sayang?" aldo sudah kembali ke mode ramah dan lembut kepada istrinya

__ADS_1


__ADS_2