
aldo hari ini sudah mulai bekerja. cutinya hanya satu minggu karena aldo menunda honeymoonnya.
rutinitas pagi aldo mengantarkan istrinya ke butik dan berangkat ke kantornya
"pagi pak" ucap karyawan yang berpapasan dengan aldo
"ya" jawaban singkat aldo semenjak mempunyai pasangan aldo menjadi cuek dan dingin
aldo memasuki ruangan kantornya yang sudah semimggu ia tinggalkan.
"selamat pagi pengantin baru, baunya seperti gosong" ucap angga
aldo mengendus baju dan badannya "apa maksudnya bau gosong" tanya aldo bingung
"kelamaan terbakar panasnya gairah" ucap angga keluar dari ruangan aldo
aldo tersenyum menginggat kejadian 3 hari ini setelah sah menjadi suami. rasanya tak sabar untuk segera pulang dan bercocok tanam lagi dengan istrinya
aldo mengambil ponselnya dan menekan nomer ponsel seseorang
"halo mas, sudah sampai kantor?" tanya maya dari sambungan telfon
"sudah ragaku, hati dan pikiran ku masih tertinggal di wajah istriku" ucap aldo
"sudah pintar gombal kau ya, hmm"
"sayang mas sudah rindu, bisakah kita pulang lagi" ucap aldo
"tentu sayang aku akan menunggumu" goda maya
"ahhh kau membuat fokus ku terprcah" ucap aldo
"tunggu mas pulang, akan ku buat kau tak bisa lagi meledek ku. aldo memutuskan panggilan telfonya
__ADS_1
ahhhh shitt batin aldo memaksakan fokus pada pekerjaanya, ia menyibukan diri dengan tumpukan laporan yang harus ia tanda tangani dan diserahkan kepada sang CEO nya
makan siang aldo lakukan diruanganya untuk menghemat waktu, kemudian melanjutkan pekerjaanya hingga waktunya pulang kantor tiba.
"akhirnya" aldo meregangkan tubuhnya yang pegal. bersiap untuk pulang hari ini pekerjaanya lancar tanpa hambatan
aldo menjemput istrinya terlebih dahulu sebelum pulang kerumah.
"sayang mas sudah di depan ya, mas tunggu di mobil saja" aldo mengirim pesan singkat pada sang istri
maya keluar butik dan menuju mobil suaminya yang terparkir dihalaman butiknya
aldo mengecup kening istrinya, yang menjadi rutinitasnya. aldo romantis bukan?😁
"mas ke rumah kak liza dulu boleh?" tanya maya dengan senyum lebarnya yang membuat aldo tak tahan untuk menolaknya
"apapun untuk mu sayang" ucap manis aldo
"uhhhhh makin cayang deh" ucap maya mengecup pipi aldo sekilas
"apa aku harus membayar seperti gaun mahal waktu itu" maya mengingatnya sedih dikerjai oleh atasanya
"hahahahaha,,,, tentu tidak kali ini cukup bayar dengan yang mudah dan enak"goda aldo
beberapa saat kemudian tiba di rumah kak liza,
disambut oleh kedua kakaknya dan anak kecil yang sudah mulai belajar berjalan
"asaalamualaikum, ucap maya dan aldo menyalami tangan kedua kakaknya
"walaikumsalam, ayo masuk" ajak kak dimaa yang juga baru pulang dari tempat kerjanya
"heiiii arka, tante kangen" maya menggendong ponakanya dengan lues dan menciuminya hingga menangis
__ADS_1
"heii ante, kalau gemes bikin sendiri aja" ucap kak liza
"tak lama lagi kak" ucap aldo tak tau malu
"emang bikin anak gampang" ucap maya kesal
"ngga gampang may, tapi enak" sahut dimas keluar dari kamarnya
"dasar orang tua mulutnya ngga ada remnya" ucap maya dengan muka malu seperti kepiting rebus
hahahaha semua ketawa melihat kekesalan maya. ketiganya mengobrol santai sedang maya sibuk dengan ponakanya yang sangat menggemaskan, pipinya yang gembul membuat maya terus menciumnya
"sayang sudah malam ayo pulang" ajak aldo setelah makan malam dan juga banyak membahas pekerjaan bersama dengan dimas dan juga liza
"kami pulang dulu kak"pamit maya
sampai dirumah sepi hanya ada satu orang Art aldo yang baru beberapa hari bekerja.
"ibu dan bapak sudah pulang, mau saya siapkan makan malam?"
"tidak usah bik, kami sudah makan. bibik sudah makan malam?" tanya maya sekedar basa basi. sementara aldo sudah masuk ke kamar setelah menyapa Art nya
"sudah bu, kalau begitu biar saya bereskan meja makan"
"maaf bik, saya lupa mengabari tadi kalau ada keperluan dan makan diluar" ucap maya tak enak
"tak apa bu, lain kali saya akan bertanya dulu. saya pamit ke dapur dulu bu"
"sayang, may kamu dimana?" suara aldo menggelegar memanggil istrinya. hingga selesai mandi maya belum juga masuk kamar membuat aldo kesal
"iya mas sebentar" maya melangkah ke kamarnya bersama sang suami
"ada apa mas?" tanya maya masuk kamar dan meletakan tasnya di meja rias
__ADS_1
"kenapa lama sekali, kau harus membayar tagihanmu tadi" ucap aldo menggendong maya