Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
Bantuan dinda


__ADS_3

" saya sudah meminta orang untuk membantu mencarinya" ucap dinda meminta bantuan reza sekretaris papi nya


"sabar ya may, pasti akan ketemu sebentar lagi" ucap kak liza menenangkan maya


kurang dari satu jam dinda menerima telfon dari reza


"halo, iya bawa kesini" ucap dinda yang lebih dulu menemukan gaun maya berkat bantuan reza


"gaunya sudah ketemu may, hanya salah kamar" dinda berbohong agar maya tak khawatir


"benarkah, terima kasih dinda" maya memeluk dinda


"itu dia bajunya , sudah sana ganti sebentar lagi acara nya akan berlanjut" ucap dinda lagi


maya mengganti pakaianya dibantu oleh kak liza sementara aldo mengajak dinda bicara di balkon. "kau tau siapa pelakunya?" tanya aldo


"belum, hanya saja yang ku dengar orang yang menyuruh seseorang untuk menyembunyikan gaun maya adalah perempuan" ucap dinda


"lakukan saja tugasmua hari ini. jangan sampai maya curiga, aku akan meminta bantuan asisten papiku untuk menemukan pelakunya" ucap dinda lagi


"baik, terima kasih. tapi aku merasa mencurigai seseorang" ucap aldo


"kirim kan saja ciri-ciri orang tersebut kepada reza. ini nomer ponselnya" ucap dinda


"akan ku lakukan nanti, aku tak mau maya curiga dan sedih" aldo berlalu dan bersiap untuk acara pesta resepsinya


maya selesai dengan gaunya yang sangat pas dan cantik saat di kenakan oleh maya. "kau lebih cantik lagi sayang" ucap aldo menggoda


"sepertinya aku tak sabar menunggu nanti malam" bisik aldo yang membuat bulu kuduk maya meremang darahnya berdesir


"mass, ahh" maya kesal suaminya selalu menggodanya


aldo dan maya sudah selesai bersiap. acara resepsi mewah yang dilaksanakan siang itu juga dengan penuh kebagiaan meski sedikit tragedi.

__ADS_1


"selamat ya may" ucap teman sekantor maya dulu tina dan alya


"terima kasih" maya menyalami tamunya silih berganti dengan senyuman terpancar dari wajah cantiknya


disalah satu sudut ruangan ada seseorang yang tak mengharapkan pernikahan ini terjadi. ia adalah ajeng, entah dari mana dia mendapatkan undangan hingga bisa masuk ke acara aldo dan maya


lihat saja akan ku hancurkan kalian batin ajeng dan meninggalkan tempat acara


semua tamu undangan sudah mulai membubarkan diri, seluruh anggota keluarga juga sudah akan berpamitan pulang tinggalah maya dan aldo yang akan menginap


"sayang, ibu pulang dulu ya" ucap bu sarah kepada mantu yang baru saja resmi menjadi anggota keluarga barunya


"ibu juga pulang ya nak" ucap bu sari ibunya maya


"kalian mau meninggalkan ku" rengek maya seperti anak kecil membuat orang tuanya tertawa


"hei sayang kau bersama suami mu sekarang" ucap aldo yang merasa dilupakan istrinya


"sudah kami pulang dulu, jangan lupa bikin cucu yang banyak buat kami" ucap bu sarah


"ibuuuu" ucap aldo dan maya keduanya kompak


maya dan aldo kembali ke kamar pengantinya


"sayang mandi lah dulu" ucap aldo menelfon seseorang


"baiklah" ucap maya menuju kamar mandi. gaun yang dipakai maya menggunkan resleting belakang yang susah dijangkau tanganya. sudah beberapa menit berusaha namun sia-sia


maya membuka pintu kamar mandi dan memunculkan kepalanya sedikit keluar


"mas,, mas" panggil maya


aldo menghampiri istrinya itu "ada apa may?"

__ADS_1


"bantu aku buka baju" ucap maya malu


"dengan senang hati" ucap aldo hendak mendorong pintu kamar mandinya


"tunggu sebentar" maya berbalik dan menunjukan bagian belakang gaun yang susah dibuka


aldo yang paham maksudnya, membukakan resetling gaun maya tiba-tiba dengan cepat hingga gaun terjatuh begitu saja ke lantai.


"aaaaaa" jebret maya menutup pintu kamar mandi dengan cepat


aldo hanya tersenyum melihat istrinya yang suka bertingkah aneh.


"jangan lama-lama sayang , mas sudah tak tahan" ucap aldo menggoda


tak tau maya saat ini ketakutan untuk keluar kamar mandi


"sayang apa ada masalah, apa kau tidur di dalam?" ucap aldo khawatir


cekrek


pintu dibuka maya menggunakan handuk yang dililitkanya dibagian dada


aldo menelan slavinya kasar melihat penampakan istri polosnya. dengan santai menuju lemari mencari baju yang akan dikenakan


"astaga, apa istriku sengaja menggoda ku" aldo masuk kedalam kamar mandi dan melakukan ritual mandinya


aldo keluar kamar mandi dengan menggunakan celana pendek selutut tanpa mengenakan atasan yang memperlihatkan perut hasil olah raganya setiap libur.


"liur mu menetes tuh" tunjuk aldo mengerjai istrinya yang terposona dengan aldo


"mana ada" kesal maya


aldo mendekati maya yang sudah tidur diranjang luas yang disiapkan hotel serta sedikit hiasan ala pengantin baru di atasnya

__ADS_1


__ADS_2