Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
calon kakak ipar


__ADS_3

setelah pengakuan dari kedua manusia yang saling mencinta


maya membereskan semua pakaian dan barang miliknya, untuk dibawa pindah ke rumah kak liza sampai dia menemukan pekerjaan dan pindah ke kostan barunya


"kak, sudah malam aku harus buru-buru pulang" ucap maya


"aku antar ya, tapi sebelumnya aku pulang dulu ganti baju. masa mau ketemu kakak ipar bau asem gini" ucap aldo


"ngga usah kak, kak aldo pasti lelah kan pulang kerja?" ucap maya


"lelahku sudah hilang sejak melihat wajahmu tadi" ucap aldo


"ihhhh udah pinter gombal ya sekarang" ucap maya


"kok gombal sih, ini beneran. sudah ayo naik mobil kita kerumah ku dulu, baru aku antar kamu pulang." ucap aldo dan mengendarai mobil menuju rumah aldo


"atau kamu mau dirumahku aja" ucap aldo sambil mengedipkan mata sebelah


"enak aja, kan belum sah jadi ngga boleh" ucap maya kesal


"maunya kapan disahin?" aldo melirik maya sekilas


wajahnya sudah seperti udang rebus, dan aldo malah tersenyum baginya wajah malu-malu maya bikin gemas


"kak, ayo buruan ganti baju kita sudah sampai, jangan lama-lama" ucap maya yang gugup didalam mobil


"siappp cinta, tunggu sebentar hanya 10 menit" ucap aldo


aldo masuk kedalam rumah untuk mandi dan berganti baju. sedangkan maya menunggu dimobil dan bermain ponselnya


"kak aku pulang diantar teman" maya mengirimkan pesan singkat kepada kak liza


"oke, hati-hati" balas kak liza


10 menit kemudian aldo selesai dan kembali kemobil untuk mengantar maya.

__ADS_1


"kak, yakin mau anterin aku" tanya maya


"kenapa harus ngga yakin, atau kamu yang masih ragu hemmm?" tanya aldo


"bukan itu maksudnya, ya sudah terima kasih ya kak" ucap maya


"sama-sama sayang" aldo memegang tangan maya


beberapa saat keduanya sampai dirumah kak liza, yang kakak maya pikir temannya adalah dinda yang pernah datang bersama maya di tokonya.


" assalamualaikum" ucap maya


"walaikumsalam, ehh ada tamu" ucap kak liza yang melihat aldo turun dari mobil


"kak dimas bantuin maya nurunin barangnya" ucap kak liza


"iya sayang" ucap suami kak liza


"kenalin kak ini kak aldo atasan maya dikantor" ucap maya membuat aldo melotot tak terima disebut sebagai atasanya


"saya aldo kak" ucap aldo


"may buatkan kopi untuk teman mu!" ucap kak liza


"sudah lama kenal maya ?" tanya dimas yang selesai mengangkat barang dan ikut duduk bersama


"sejak maya masuk ke perusahaan kak, kebetulan saya satu devisi dengan maya


"ohhh lumayan lama juga, sayang maya tidak diperpanjang kontraknya ya" ucap kak liza


"tapi saya sudah rekomendasikan maya kak, harusnya rekomendasi saya diterima" ucap aldo yang penasaran


"emmmm, itu aku yang ngga mau perpanjang krontrak" ucap maya


"loh kenapa dek, kamu bilangnya habis kontrak" tanya kak liza

__ADS_1


"ada yang salah paham kak" ucap aldo


"maksudnya" tanya dimas


"tidak aku memang ngga betah disana atasanku suka ngerjain aku" jawab maya kesal


"jadi masalah hati toh" ucap kak liza


"kalau masih mau bekerja saya bisa cabut surat resignmu may, besok adalah hari terakhir penyerahan dokumen perpanjangan kan?" tanya aldo


"tidak aku mau cari pekerjaan lain saja"ucap maya


"ya sudah kita makan malam dulu yuk" ajak kak liza


"ayo semua makan malam dulu baru kita lanjut ngobrol" ucap dimas


semua keruang makan untuk menyantap makan malam yang dimasak oleh kak liza


"masakannya seperti masakan maya"ucap aldo


"kita kan satu resep al"ucap liza


acara makan malam selesai, kemudian dilanjut ngobrol.


"kak saya pamit pulang dulu ya, terima kasih makan malamnya"ucap aldo


"iya terima kasih juga sudah repot antarkan maya" ucap dimas


"tak apa kak, saya pamit dulu. asalamualaikum"


"walaikumsalam" dijawab maya dan kedua kakaknya


malam berlalu aldo sampai dirumah dan merebahkam tubuhnya.


maya anastasya gumam aldo kenapa baru sekarang aku menyadarinya.

__ADS_1


aldo pun terlelap ditidurnya


__ADS_2