
"mas kenapa tak pakai baju, kau mau menyombongkan perut ratamu itu?" ucap maya yang sudah gugup didekati aldo
aldo menjitak dahi istrinya
"mas biasa tidur tak pakai baju sayang, apa lagi malam ini!" ucap aldo melirik maya
"kenapa dengan malam ini?" tanya maya polos
aldo menarik maya dalam pelukanya. "rasanya nyaman" ucap aldo mengecup kening maya
maya yang merasakan hal yang sama hanya diam saja menikmati. aldo yang melihat maya diam melanjutkan aksinya, dia menci*um kedua pipi maya dan bibirnya. maya hanya diam tak tau harus apa karena perasaan gugup dan takuy jadi satu
"sayang apa kau lelah ,hmm?" tanya aldo
"akuuu,, akuu"
aldo sudah melahap bibir manis istrinya tanpa menunggu ucapannya. yang sudah satu minggu ini tak ia rasakan.
aldo melu*mat bibir maya hingga keduanya kehabisan nafas dan aldo melepaskan pagutannya.
"sayang aku mau sekarang boleh?" tanya aldo yang sudah menahan hasratnya begitu lama
__ADS_1
"tapi aku takut mas"
"mas akan pelan-pelan, hanya sakit sedikit sisanya akan membuat mu ketagihan"
maya mengangguk dan mensetujui permintaan aldo, meski takut tapi maya sudah mendapat nasehat dari ibu dan kakaknya tentang kewajiban istri, salah satu nya ditempat tidur
aldo perlahan menindih tubuh maya dan mengungkungnya, kedua bibirnya masih saling terpaut. kecupan aldo turun ke leher dan meninggalkan karyanya yang indah.maya merasakan tangan aldo yang sudah mulai menjelajahi setiap inci tubuhnya
maya yang merasakan sentuhan lembut suaminya, mengeluarkan suara merdu yang membuat aldo makin bergairah. keduanya menuntaskan hasratnya hingga maya terkapar lemas
maya hendak turun namun merasakan sakit pada bagian intinya
"mau ke kamar mandi mas, tapi sakit banget" rintih maya
aldo menggendong maya ke kamar mandi dan menunggunya diluar, selesai dengan ritualnya maya kembali ke ranjang yang sudah tak beraturan oleh pertempuran keduanya
"ayo tidur, kalau tidak mau membuat dia terbangun" ucap aldo menarik maya dalam pelukannya
"dia siapa mas?" tanya maya bingung
"yang membuat mu tak bisa berjalan" jawab aldo singkat
__ADS_1
plak. maya memukul lengan aldo karena suaminya ini mulai mesum
pagi hari keduanya bangun karena rasa lapar, maya yang bangun dan langsung membersihkan diri dalam kamar mandi. beberapa saat keluar dengan melilitka handuk dibatas dadanya. ia tak tau singa kelaparan tengah mengincarnya
"mas buruan mandi, aku sudah lapar" ucap maya sedang memilih baju untuk dikenakan
"aaaa" maya kaget aldo dibelakang dan langaung menggendongnya kembali ke ranjang. serta menciumnya bertubi-tubi
"mas aku ganti baju dulu" ucap maya melepaskan diri dari kungkungan tangan aldo
"tak perlu pakai baju, jadi mas tak akan susah membukanya" ucap aldo mencium bibir maya yang sudah menjadi candu untuknya. tak pernah puas bagi aldo saat menyentuh benda kenyal diwajah istrinya itu
keduanya berhenti saat nafasnya mulai ngos-ngosan. "kenapa kau selali menggoda suami mu ini, hmm. kau tau aku sudah menahan ini sejak lama setiap berdekatan dengan mu" ucap aldo dengan suara parau
keduanya melanjutkan pertempuranya dipagi hari, rasa lapar tak mengahalangi untuk pasangan pengantin baru itu melakukan pelepasan hasratnya.
berkali-kali aldo melakukanya hingga maya sudah terkapar dan terlelap tidur. karena tenaganya habis untuk melayani suaminya yang sangat perkasa
"terima kasih sayang" ucap aldo mengecup kening maya dan ikut tidur disamping maya yang sudah terlelap lebih dulu
maafkan autor ya! yang tak bisa menjelaskan secara detail adegan ini, autor kurang berpengalaman😂
__ADS_1