
" tunggu, ini uang buat berobat kalian pasti membutuhkanya. sekalian buat beli motor baru. anak tukang durian kayak kamu pasti melakukan ini untuk memeras orang kaya kan!"
"mama!" bentak kemal pada mamanya yang terlalu kasar terhadap maya. sebenarnya kemal masih menyimpan perasaan terhadap maya hingga saat ini.
" kamu mau bela gadis murahan itu hah!. kamu masih mencintainya" bentak mama kemal kepada anaknya yang tak tega dengan maya.
deg..deg
jantung aldo seperti berhenti berdetak mendengar kata dari seorang wanita tadi. aldo ingin menanyakan pada maya namun masih ia simpan waktunya tidak tepat saat ini.
"sudah cukup! saya dan istri saya tidak butuh sama sekali uang recehan dari kalian. kami bahkan bisa membeli mobil yang kalian miliki saat ini" ucap aldo emosi dengan orang yang sok paling kaya dan semena-mena menghina orang lain terlebih itu istri tercintanya
"kalian boleh pulang jika ada kerusakan mobil rongsok itu sebutkan saja biayanya saya akan ganti atau kalian mau mobil baru akan saya siapkan. jangan pernah lagi hina istri saya ataupun mengganggunya! ucap aldo tegas dengan rahang mengeras melihat istrinya memangis.
aldo menghubungi seseorang untuk menjemputnya. di sekitar kota tempat tinggal orang tua maya ada pabrik anak cabang dari kantor aldo di kota J. dan aldo sangat mengenal direktur pabrik tersebut yang juga teman kuliahnya dulu. mendengar teman sekaligus atasanya mengalami musibah temanya langsung datang secara pribadi untuk membantu
__ADS_1
ocehan demi ocehan mama kemal terus menguhujani maya yang sudah lemas karena tangisan dan juga luka karena jatuh tadi.
aldo memeluk istrinya dan menenangkanya. aldo tak mau menanggapi wanita dan seorang lelaki yang sedang beradu mulut di depanya.
flasback on
"kemal mama sudah siap kan jodoh untukmu. kamu tidak bisa menolak!. dan sampai kapan pun mama tidak akan menerima anak tukang durian itu menjadi memantu di kelurga ini"
"ma, maya anak berpendidikan dan orang tuanya juga tak semis*kin yang mama bayangkan" elak kemal membela sang kekasih
"cukup! mama tidak mau kamu membantah. atau kamu keluar dari rumah ini kalau kamu masih mau bersama gem*bel itu!"
flasback off
"pak aldo, maaf saya agak lama jalanan macet. mari naik mobil saya. biar saya antar ke rumah sakit. tanpa melihat sekelilingnya lelaki yang bernama juna teman aldo kuliah dulu baru saja dipindah tugaskan untuk mengurus pabrik di kota S.
__ADS_1
"juna, kamu ngapain ada disini?" ucap sang mertua bingung menantu lelakinya bisa ada disini. mertua juna adalah mama dari kemal
"ini atasan juna mah, katanya habia kecelakaan. mama ngapain disini?" tanya juna balik
"kami yang menabraknya kak, ucap kemal memberanikan diri bersuara. dia merasa bersalah terhadap maya. telah membuatnya terluka hati dan sekarang fisiknya
"kemal!!! bentak mama kemal yang ketakutan dengan menantunya. karena selama ini gaya hidup mewahnya ditunjang oleh juna sang menantu
"apa!" juna kaget namun aldo tak mau berlama-lama menunggu.
"sudah juna biarkan saja. tolong nanti ganti semua kerugian untuk mobil ibu itu dan juga suruh orang antar motor kerumah mertua saya. saya ingin segera ke rumah sakit istri saya sepertinya terluka agak parah" ucap aldo panik maya sudah tergeletak pingsan dipelukanya
" baik pak . silahkan masuk mobil" juna membukakan pintu mobil dan keduanya masuk. " mama kita bicara dirumah nanti. dan kemal tolong cari orang untuk mengantar motor ini nanti saya kirim alamatnya" ucap juna segara masuk mobil
"saya tau alamatnya kak, tolong selamatkan saja maya" ucap kemal lemas "apakah mama puas sekarang!"
__ADS_1
"kemal mama, mama tidak tau kalau__" ucapan mamanya tak dihiraukan kemal melajukan motor yang sedikit rusak untuk diantarkan kerumah orang tua maya
kemal disambut baik oleh orang tua maya yang tak mengetahui cerita tentang kisah masa lalu anaknya bersama kemal. lalu kemal memberitahu kalau kemal yang tak sengaja menabrak motor maya dan juga suaminya yang saat ini sedang berada di rumah sakit