
"maafkan aku mas, aku sudah membuat ibu bersedih dan mengingat kembali masa kelamnya dulu" ucap maya pada aldo
"bukan salahmu sayang, ini semua memang sudah jalannya seperti ini mas yang harus meminta maaf atas kejadian ini. atas perkataan dan perbuatan ibu mas minta maaf, semua ini tak akan mudah tapi izinkan mas tetap disampingmu" aldo menatap maya dengan tatapan sendu
"pulanglah bersama mas!" lanjut aldo
maya masih berfikir dan memutuskan untuk tidak ikut pulang dengan aldo. dia meminta waktu untuk tenang dan bisa kembali ke rumah itu yang sudah menjadi saksi suka duka keduanya
"aku masih belum bis melihat rumah itu mas, aku masih takut berada didalamnya. biarkan dulu kami disini sampai hati dan pikiranku bisa melupakan semua ini" maya tetap pada pendirianya
"kalau begitu mas juga tinggal disini bersama kalian!" aldo mengambil keputusan
"disini sempit mas, pulanglah dulu dan tunggu kami pulang" maya tak mengizinkan aldo tinggal bersama
"apa kau belum memaafkan ku sayang?" tanya aldo
__ADS_1
"aku tidak tahu mas, hanya aku belum siap kembali ke rumah saja terlalu rumit untuk memikirkanya" ucap maya
"izinkan mas tinggal disini malam ini mas rindu kalian, besok kita cari rumah baru dan memulai semuanya lagi dari awal mas janji" ucap aldo mendekatkan dirinya pada arvin yang sangat nyenyak tidurnya
aldo melepaskan kemeja dan juga celana panjangnya yang menyisakan kaos tipis dan juga celana pendek saja. masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri tanpa persetujuan dari maya aldo melakukan seperti yang dia lakukan di rumahnya setiap hari
maya hanya diam saja tak tahu harus berbuat apalagi untuk mencegah aldo. ia berfikir mungkin suaminya benar mereka harua pindah rumah dan memulai semuanya dengan lembaran baru
arvin masih sangat kecil jika harus kehilangan kasih sayang ayahnya. dan maya juga tak yakin dapat melalui hari-harinya tanpa suaminya
"disini saja!" maya mengatakan pada aldo agar tetap berada diranjng yang sama dan bergeser agar aldo mendapat tempat dengan arvin berada ditengah
"terima kasih!" aldo kembali merebahkan dirinya di kasur bersama anak dan juga istrinya. maya sudah memejamkan matanya wajahnya terlihat sembab dan pucat, sepertinya semalaman dihabiskanya dengan menangis
pagi harinya keduanya yang tidur larut malam akibat perdebatan membuatnya bangun siang. arvin sudah bangun subuh tadi namun setelah mengganti popok dan memberikan asi pada arvin maya ikut kembali teridur
__ADS_1
"maya!" suara kak liza yang mengangetkan
"kak liza?" aldo yang menggunakan celana pendek dan kaos tipis menutup tubuhnya dengan selimut
"maaf aku ngga tau!" kak liza menutup kembali pintu kamar maya yang ada di butiknya
flasback on
hari ini hari sabtu kak liza berniat berkunjung kerumah maya karena rindu dengan ponakan dan juga adiknya. tapi dirumah tak menemukan orang dan bik marni bilang majikanya tidak pulang dari semalam dan saat melewati butik maya melihat mobil aldo terparkir
lalu ia menanyakan pada dira asisten maya. dan membenarkan dua hari ini maya berada dibutik untuk menginap
flasback off
maya menyusul kakaknya dengan cepat kebawah yang sudah ada beberapa pelanggan. kak tunggu sebentar aku mandi dulu
__ADS_1
kak liza menunggu maya diruanganya kali ini ia datang sendiri karena anaknya baru saja diantar kesekolah.