Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
acara empat bulanan


__ADS_3

esok hari adalah hari pelaksaan acara empat bulanan yang akan dilakukan untuk ungkapan rasa syukur pada sang pencipta atas anugrah yang telah diberikan.


hari ini para keluarga masing-masing memiliki tugas untuk membuat persiapannya.


"aku bantu apa ini" maya bingung hanya disuruh duduk saja sedangkan yang lainya sibuk. aldo hari ini tetap masuk kerja karena tak enak sudah sering izin sebelumnya


"kau duduk saja, kalau mau bantu potong-potong kue saja yanh tidak terlalu berat" ucap bu sarah dan diiyakan oleh bu sari


"kalian kompak sekali" maya tersenyum senang keluarganya bisa akrab dengan sang besan


semuanya sibuk dengan segala aktivitasnya hingga tiba sore hari, segala persiapan sudah selesai dan suda rapih disusun.


"buk maya antarkan makanan dulu untuk tetangga ya bu" maya berpamitan namun ia dicegah oleh bik marni


"biar saya saja bu" bik marni mengambil makanan di tangan maya. lalu keluar menuju rumah intan


"permisi, saya bik marni" bik marni menyerahkan makanan di tanganya. "ini dari bu maya" ia sedikit sinis karena tau intanlah penyebab bertengkarnya majikanya

__ADS_1


"terima kasih bik" intan menerima makananya dan masuk ke rumahnya lagi


bik marni hendak pulang bertemu dengan aldo yang baru keluar mobil.


"dari mana bik?" aldo membuat bik marni terkejut


"dari antar makanan pak ke tetangga" ucap bik marni


keduanya masuk kedalam rumah, "sayang kamu tidak kelelahan kan?" aldo baru pulang langsung menghampiri istrinya


"huuu dasar bucin" ledek riko pada kakaknya


"sudah-sudah ayo bantu bapak pindahkan kursinya, satu jam lagi para tamu datang" ucap pak adi mertua aldo


"iya pak aldo ganti baju dulu" aldo melangkahkn kakinya ke kamar tak lupa mencium kening sang istri dan maya merasa malu karena sikap suaminya itu


sebenarnya aldo meminta agar persiapan untuk acara empat bulananya itu dipesan dari restoran atau katring saja. namun para keluarga menolak karena semua punya hobi memasak dan agar ada kegiatan yang menambah akrab

__ADS_1


"mas aku undang dinda dan suaminya" ucap maya "dan boleh ngga aku ajak intan kesini" maya sedikit ragu namun ia kasihan dengan intan


aldo yang hendak emosi langsung ia tahan, ia tak mau istrinya sedih dan juga banyak keluarga disini. "jangan ya sayang, lagian bukankah wanita itu sudah harus pergi " aldo menekan suaranya agar tetap lembut


"belum mas, nanti kita bicarakan ini lagi ya. ya sudah jika tak boleh diundang" maya pun mengerti betapa bencinya aldo pada intan. apalagi hampir membuatnya kehilangan anak dan istri


para tamupun mulai berdatangan pak adi dan pak ibrahim saling menyambut tamu, sedangkan riko dan kak dimas menyiapkan sajian untuk para tamu. dan para ibu-ibu menyiapkan nasi kotak untuk dibawa pulang tamu


"semua sudah siap bu?" tanya maya pada bu sari


"sudah nak, ayo duduk disana acara sudah mau mulai" ajak bu sari pada maya yang baru selesai bersiap. acara berjalan lancar banyak tamu yang datang untuk ikut mengaji dan memberikan ucapan selamat pada maya dan aldo.


"selamat ya may, semoga menular kesini" ucap dinda mengelus perut maya lalu berpindah keperutnya. ia dinda masih belum hamil sampai saat ini


"aamiin" semua mengaminkan ucapan dinda dan maya memeluk dinda


"yang sabar ya din, nanti pasti dikasih kok" maya menghibur dinda

__ADS_1


"iya may, aku pamit dulu ya soalnya tadi sama sopir . mas reza lagi keluar negeri" pamit dinda pada maya. aldo dan maya menghantarkan dinda kehalaman rumah setelah semua tamu pulang.


__ADS_2