Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
aktivitas


__ADS_3

pagi hari aldo sudah berada di kantor karena akan ada sidak pabrik seperti biasa agenda bulanan untuk bahan rapat.


angga sudah menyiapkan semua dokumen yang diperlukan untuk kegiatan sidaknya itu.


"permisi pak kita berangkat jam berapa?" angga mengetuk pintu dan masuk ke ruangan aldo.


"sebentar lagi, saya mau sarapan dulu tadi buru-buru. kamu sudah sarapan?" tanya aldo dengan lembut


"tumben bos" jawab angga singkat membuat aldo kesal


"apanya yang tumben haah!" tanya aldo


"nah ini baru seperti biasa!" angga mengejek atasanya yang selalu saja bicara mode ngegas


"dasar edan!" aldo mengusir angga dengan kode tanganya. angga pun keluar ruangan aldo dan aldo melanjutkan sarapan yang telah dibawakan oleh istrinya


"mas jadi ke pabrik?" suara ponsel aldo berbunyi tanda pesan masuk. maya mengirimkan pesan pada suaminya


"iya sayang, mas usahakan ngga pulang telat ya. kalau ingin sesuatu suruh aja riko beli" balas aldo sambil mengunyah sarapannya


"iya papa sayang" balasan maya tak lup dengan emot bibir. membuat aldo seketika tertawa

__ADS_1


sekitar jam delapan aldo dan angga berangkat ke pabrik diluar kota yang membutuhkan waktu kurang lebih dua jam perjalanan.


keduanya berangkat dengan diantarkan sopir kantor. agar aldo dan angga tidak lelah diperjalanan


"pak tolong nanti pesankan roti untuk seluruh staf dan karyawan yang ada dipabrik ya, setelah mengantar saya" ucap aldo pada sang sopir


aldo ingin mengucapkan rasa syukurnya atas kehadiran bayi dalam kandungan maya. jadi ia berbagi kebahagiaan dengan rekan yang kerja di pabrik.


"bapak sedang menang lotre?" tanya angga heran pasalnya karyawan pabrik cukuplah banyak


"sembarangan saja, kau pikir saya orang seperti itu!" aldo selalu saja kesal dengab asistenya itu


"hehe bercanda pak, atau mungkin pak aldo mau buka toko roti?" tanya angga lagi asal


sementara maya di rumah disibukan dengan mengurus tanaman, mulai dari bunga sampai sayuran yang dibuat hidroponik untuk menghilangkan stres dan bosan di rumah.


aldo meminta orang untuk membuatkannya agar istrinya ada kegitan di rumah sambil menunggu aldo pulang kerja.


"hai may!" sapa intan yang baru saja berbelanja sayuran


"ehh ya intan dari belanja?" tanya maya

__ADS_1


"iya pingin masak yang berkuah" intan menjekaskan pada maya


"sepertinya enak dihari yang cerah ini" maya masih sibuk dengan memberi makan ikan yang ada dikolam kecil dekat teras rumahnya


"kalau mau sayuran yang segar ambil disini saja intan, kami tidak akan habis sebanyak ini" maya menawari intan karena sayuran yang ia tanam tumbuh subur


"oh iya may, apa tawaran pekerjaan untuk ku masih berlaku?" intan sebenarnya malu tapi dia butuh. uangnya yang diberikan aldo sudah menipis


"kamu bisa menjahit?" tanya maya karena yang dibutuhkan saat ini adalah karyawan yang bisa menjahit


"bisa may, apa aja aku bisa dan apa ada tempat tinggalnya disana?" intan sudah tak tau lagi harus bagaimana


"nanti akan aku siapkan ya, nanti aku kabarin lagi setelah bicara pada suamiku" ucap maya dan intan pun mengangguk mengerti


keduanya mengakhiri percakapanya dan masuk ke dalam rumah masing-masing. intan melanjutkan kegiatanya denga memasak dab maya mulai bekerja online dari rumah


"mau jalan-jalan dek?" tanya maya pada riko yang sepertinya bosan terus dirumah


"mau kak, tapi tak tau harus kemana!" jawab riko bingung


"antar kakak ke butik mau ngga, nanti pulangnya kita jalan-jalan" ajak maya pada riko

__ADS_1


"boleh kak ayo, dari pada bosan di rumah. tapi nanti traktir makan bakso yang dalamnya banyak cabenyanya ya kak" riko memang akrab dengab kedua kakak iparnya jadi ia tak malu atau segan


__ADS_2