
tanpa sepengetahuan maya yang kini tinggal dihotel untuk menunggu rumahnya siap dihuni, aldo meminta tukang untuk membuatkan taman kecil dibagian depan rumah dengan air mancur dan kolam serta bunga-bunga yang disukai maya. dibagian belakang pun tak ketinggalan dibuatkan kolam renang kecil untuk anak-anak dan juga kolam ikan yang disampingnya dibuat gazebo untuk bersantai.
dua hari waktu yang diminta aldo untuk menyiapkan kejutan bagi istrinya, warna cat rumah juga sudah diganti dengan warna yang lembut dan hangat. aldo berbohong jika didrinya lembur dikantor tapi nyatanya dia membantu mengerjakan renovasi rumahnya agar cepat selesai
esok harinya aldo izin untuk tak masuk kerja dan melimpahkan pekerjaanya untuk dibantu oleh angga, hari ini aldo dan maya akan pindah rumah dan juga langsung menempati rumahnya
semua perabotan dan perlengkapan rumah tangga sudah dibeli oleh aldo agar tak repot lagi istrinya untuk membelinya
" mas kita berangkat sekarang? semua baju dan barang yang ada disini sudah aku siapkan" ucap maya
"tentu saja sekarang, mas sudah tak sabar pindah dirumah baru" aldo bersemangat mengangkat barang-barangnya kemobil untuk menuju rumah barunya
__ADS_1
keduanya berangkat dan sampai di rumah barunya dengan butuh waktu sektar satu jam dari hotel tempatnya menginap selama dua hari.
"bik marni!" teriak maya yang melihat bik marni sudah lebih dulu berada dirumahnya, tapi setelah dilihat rumahnya terlihat berbeda dari sebelumnya saat ini maya terus memandang rumah yang cantik dan indah namun ia jadi tak yakin jika itu benar rumah yang dibelikan suaminya kemarin
"ibu sehat kan? iya ini saya bu" ucap bik marni pada maya
"mas benarkah ini rumah kita, kenapa sangat berbeda mas dengan dua hari yang lalu?" tanya maya
"kamu suka?" tanya aldo menatap maya
maya naik ke lantai atas disana ada empat kamar yang lumayan besar, satu kamar paling besar adalah uintuk maya dan aldo terlihat dari pajangan foto pernikahan keduanya dan satu lagi kamar adalah kamar dengan nuansa ceria khas anak laki-laki
__ADS_1
"mas yang bikin semua ini?" tanya maya bahagia dan memeluk suaminya
"bukan! itu tetangga sebelah" ucap aldo kesal tentu saja jika dia yang buat semuanya ini
"hehehe jangan ngambek dong mas, terima kasih ya" maya mencium pipi aldo
"oh iya mulai hari ini akan ada mba yang ngasuh arvin biar kamu ngga kerepotan" ucap aldo menidurkan anaknya diranjang bayi yang dia buat
"tapi aku sama sekali tak repot mas!" ucap maya kesal suaminya selalu saja memberikan yang kadang maya tak butuhkan
"tak apa sayang biar waktu buat mas juga makin banyak" aldo mengedipkan sebelah matanya pada maya
__ADS_1
"jangan mulai ya, aku belum empat puluh hari" ucap maya keluar kamar arvin setelah anaknya pulas
kini keduanya dibantu dengan bik marni dan juga mba yuyun pengarsuh untuk arvin membereskan barang-barang pada tempatnya. tak baanyak yang aldo bawa dari rumah lamanya hanya yang berkaitan dengan kenanganya bersama maya saja . sisanya belum ia pikirkan nanti saja sambil berjalanya waktu