Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
teman lama


__ADS_3

setelah lama mengobrol bertukar cerita selama berpisah hampir 5 tahun baru bertemu lagi


hingga makan malan bersama,, juna pun pamit untuk pulang karena rumahnya yang cukup jauh


aldo berjalan menuju parkir dan melewati lantai yang sama dengan gedung bioskop


aldo teringat kambali malam minggu sebelumnya bersama maya yang ketakutan dan meremas lenganya


aldo tersenyum dan terlintas bayangan maya namun dia tak menghiraukanya


****


libur selesai hari ini memulai aktifitasnya kembali aldo selalu tiba lebih awal dari yang lainya


disusul angga yang mulai kerja kembali setelah beberapa hari izin sakit


tokk.tokk.tookkk


angga masuk keruangan aldo memberi tahu jika hari ini sudah bisa mulai bekerja


"pagi pak,"sapa angga


"hemmm..sudah sembuh ngga?,


ku fikir harus buka lowongan kerja baru"canda aldo


"jangan dong pak ,saya kan sudah sehati dengan pak aldo, susah lo pak cari yang seperti saya "ucap angga dengan sangat percaya diri


"baiklah kembali keruanganmu tugasmu sudah menumpuk" ucap aldo jahil


karena sebenarnya aldo sudah membantu pekerjaan angga


"baik pak, akan saya laksanakan" ucap angga pamit


"maya tolong keruangan saya" ucap yudha melalui panggilan telfon kantor


"baik pak", maya beranjak keruangan aldo dengan segera setelah menutup panggilan telfon


maya mengetuk pintu dan masuk


"permisi pak,, maaf apa yang bisa saya bantu"


aldo menyerahkan paper bag yang berisi kotak makan milik maya,


"ini kotak bekalnya saya kembalikan, nanti kalau ada makanan yang lebih saya siap tampung lagi" ucap aldo


"maaf pak kemaren sisa__"ucapan maya terputus

__ADS_1


"tak apa itu masih utuh jadi bukan sisa namanya"


"terimakasih ya masakan kamu memang no 2" ucap aldo membuat maya melotot


biasanya orang akan memuji ya no 1 ini kok beda


"setelah masakan ibu saya yang no 1" ucap aldo lagi


maya tersenyum, dan keluar ruangan aldo


******


malam hari seperti biasa aldo yang dirumah sendiri untuk pekerjaan rumah biasanya ada yang datang dipagi hari dan sore harinnya pulang untuk membersihkan rumah aldo


untuk makam malam aldo bingung mau memesan apa sedangkan ia sudah mulai bosan,


coba ada maya ucap aldo spontan saja keluar dari mulutnya


astaga mengapa maya batin aldo lagi


akhirnya aldo ketiduran tanpa makan malam,


paginya saat akan bangun aldo merasa pusing dan seluruh tubunya terasa pusing karena aldo tidur diluar tepatnya didepan tv dan tidur di sofa panjang yang membuat badannya pegal


"kenapa kepalaku sangat pusing" ucap aldo


aldo meminta angga untuk menyerahkan laporan kepada pak candra karena harus ditanda tangani hari ini sebelum pak candra pergi keluar negeri untuk liburan dan mengantar haikal kembali ke kampusnya


angga melakukan apa yang diminta oleh aldo


aldo yang masih lemas meminta tolong kepada art nya yang sudah datang untuk membuatkan bubur untuk sarapan aldo sebelum minum obat


maya yang tak tau kalau aldo tidak masuk, mengetuk pintu ruangan aldo berkali kali


"ada apa may? " tanya angga


"ini pak ada dokumen yang perlu diperiksa pak aldo" jawab maya


"beliau sedang izin,, besok saja kamu berikan" saran dari angga


"baik pak", maya kembali ke meja kerjanya


sore hari maya akan pulang dari kantor ada panggilan masuk diponselnya


"sore pak, ada yang bisa saya bantu" ucap maya


"iya may, saya minta tolong antarkan dokumen dari angga tentang proyek pembangunan pabrik baru kerumah saya,

__ADS_1


karena angga ada acara keluarga sore ini" ucap aldo


"bisa pak,, sebentar saya ambil dulu berkasnya" jawab maya


"ok, saya tutup telfonya" ucap aldo lagi


aldo merasa sudah lebih baik, namun panas badannya belum turun dia berjalan menuju meja makan karena siang tadi dia tertidur dan tidak sempat makan, hanya makan bubur tadi pagi


art aldo sudah pulang sejak jam 5 sore hari dan meninggalkan makanan yang dimasaknya siang tadi jadi aldo sudah tak berselera untuk makan


satu jam berlalu maya datang dan mengetuk pintu,


"masuk may pintu tidak dikunci" sahut aldo dari ruang tv yang sedang duduk bersandar


"permisi pak ini berkasnya "maya menaruh berkas yang dibawanya diatas meja depan aldo


"iya may terimakasih banyak ya", ucap aldo dengan suara serak


"loh bapak kenapa pucat, pak aldo sakit?"


belum dijawab maya meletakan tasnya disofa dan begitu saja menghampiri aldo sedang tangannya menyentuh pipi dan kening aldo


"astaga pak, demam nya tinggi banget ayo saya antar ke dokter" ajak maya


"tidak usah saya sudah minum obat sebentar lagi sembuh may"


"tidak pak ini badanya panas banget loh


saya ambil kompres dulu "maya panik dan akan beranjak ke dapur


aldo tersenyum dan berkata, "ngga usah may


kalau boleh minta tolong,,bantu saya panaskan lagi makanan dimeja sudah membeku karena dicuekin " ucap aldo masih sempet bercanda


"maya tanpa sadar memukul lengan aldo


"ehh maaf pak,,"


"ngga papa dicakar juga sudah pernah" sindir aldo saat acara nonton film horor.


"hehe maaf pak", jawab maya sambil menunjukan kedua jarinya berbentuk huruf v


"sebentar pak saya panaskan dulu makananya"


"hmmm iya,,"


maya melihat sayurnya sudah basi, dan dia meminta persetujuan aldo untuk memasak

__ADS_1


aldo mengiyakan dan menunggu dengan sabar masakan maya


__ADS_2