
seminggu berlalu genap sudah maya satu bulan bekerja dikantornya
"hari ini kita gajian din, gimana gantian aku yang traktir kamu" ucap maya
"aku juga gajian may kalau kamu lupa"ucap dinda mencibikan bibirnya
"hahaha iya aku lupa, habis kamu traktir aku terus kan aku jadi enak" ucap maya bercanda
keduanya makan dikantin dan maya kekeh mentraktir dinda dia tak tau siapa sebenarnya dinda
****
nanti sore kak liza pulang aku akan menginap dirumahnya ahh dan neminta oleh oleh ucap maya kepada dirinya sendiri
sepulangnya dari kantor maya langsung kerumah kakaknya dan akan menginap karena besok hari sabtu
"assalamualaikum," ucap maya
"walaikumsalam " ucap dimas suami liza
"wah yang habis honeymoon mana oleh oleh untukku" tagih maya
"ini "liza menunjukan sebuah alat tes kehamilan dan menunjukan garis merah dua,
maya yang baru berumur belum paham dengan apa yang diberikan kakaknya itu
"ini apa kak, aku minta oleh oleh" kesa maya
"ini oleh oleh abadi " jawab dimas
"kamu mau jadi tante" ucapnya lagi
"wawww beneran kak,," maya langsung meneluk liza dengan erat dan mencium perut rata kakaknya
"jangan nakal ya dek nanti kita main bersama" ucap maya yang seperti anak kecil akan punya adek
__ADS_1
"yang ada kamu bikin sendiri dek" ucap dimas
"emang gampang apa bikin anak" ucap maya dengan wajah tak senang
"bukan gampang tapi enak " jawab dimas yang dihadiahi pukulan dari sang istri
"sudah, sudah ayo kita makan malam" " may kamu mandi dulu gihh bau acem banget" ucap liza denga menutup hidungnya
makan malam bersama selesai,, dan semua kembali kekamar masing masing,
sekitar pukul 01.00 kak liza terbangun dan menginginkan sesuatu usia kehamilannya baru beranjak 5 minggu dan usia ini biasa ibu hamil mengalami mual muntah dipagi hari dan juga ngidam
"sayang aku pingin makan sate ayam sekarang" pinta sang istri membagunkan suaminya
"hmmm anak kita lapar ya" tanya dimas
liza mengangguk pelan dengan wajah cemberut
"cup...cup. .cup papa carikan dulu ya mama tunggu sini"
"oke,, tapi pakai baju yang hangat ya sekalian ajak maya biar kita jalan jalan malam" ucap dimas yang sudah menganggap dan memperlakukan maya seperti adik kandungnya sendiri
"iya sayang" jawab liza dan membangunkan maya
ketiganya berkeliling dengan menggunakan mobil mencari yang diingikan bumil yaitu kak liza
menemenukan tempat sate ayam yang masih buka jam segini memang agak sulit akhirnya ketemu juga yang lain hanya melihat bumil melahap sate dengan semangat seperti orang habis nguras sungai musi
pagi hari maya diantar liza kekosan dan sekalian pergi ke toko bajunya yang sudah satu minggu ia tinggalkan
*** ditempat lain
aldo melakukan olahraga pagi rutinitasnya saat libur dari pekerjaanya
kemudian dia keluar rumah untuk mencari sarapan
__ADS_1
aldo kembali dengan menenteng kresek berisi lontong dan opor ayam untuk sarapanya pagi ini
selesai sarapan aldo menonton tv dan sambil masih mengurusi pekerjaanya
angga yang beberapa hari ini izin sedang sakit
sehingga aldo melakukan tugasnya sendiri dan sedikit kerepotan tanpa angga
sore harinya aldo ada janji bertemu dengan teman kuliah dulu satu angkatan
keduanya ketemuan di salah satu resto yang ada dimall
aldo datang duluan dan menunggu juna nama temanya yang akan ia temui
aldo sendirian sedangkan temanya membawa istri dan satu orang anak
"hai al" sapa juna yang baru sampai dengan keluarga kecilnya
"haii juga jun, silahkan duduk"
"mau pesan apa" tanya aldo
"nanti saja al, kenalkan ini istri dan anak saya
anak baru satu istri juga satu" ucap juna bercanda dan mendapatkan cubitan dipinggang dari istrinya
"halo saya aldo, heii adik kecill"
"ajeng mana al" tanya juna yang memang dulu taunya aldo akan menikah dengan ajeng kekasihnya pada masa itu
aldo tersenyum getir,, "dia sudah menikah dengan orang lain" jawabnya
"ohh maafkan aku, aku fikir kalian sudah menikah maaf" ucap juna
"sayang kamu ajak selin jalan jalan dulu ya" ucap juna kepada istrinya
__ADS_1
"iya bang "jawab istrinya