Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
prahara masa lalu


__ADS_3

seminggu lagi acara pernikahan mewah akan diadakan disebuah gedung hotel di kota J Dimana maya dan aldo tinggal saat ini


kedua keluarga memilih kota j dengan alasan kedua anaknya bekerja dan juga beberapa kerabat yang banyak tinggal di kota tersebut


aldo telah mempersiapkan acara untuk ijab dan resepsi diwaktu bersamaan agar tak memakan banyak waktu dan juga biaya


" halo sayang, hari ini kita mau memilih menu makanan untuk catring pesta nanti ya" ajak aldo


"ok sayang, jam berapa menjemputku" jawab maya


"sebelum makan siang, mas sudah ada di butik"


"baiklah, aku akan bersiap" ucap maya


sambungan telfon terputus keduanya sibuk lagi dengan pekerjaanya


maya membuat sendiri gaunya melalui designer yang ada di butiknya. yang sebentar lagi akan selesai dibuat


sebuah mobil datang terparkir diarea butik maya, seorang wanita cantik keluar daru mobil dan masuk kedalam butik.


"ada yang bisa saya bantu nona?" tanya karyawan maya


"saya ingin bertemu dengan pemilik butik ini" ucap seseorang itu


"maaf bu maya sedang sibuk, biar kami saja yang layani" ucap pegawai maya ramah


"cepat panggilankan wanita itu atau aku akan memgacak-acak yang ada disini " ucap wanita itu kesal


"bu ada yang mencari bu maya dengan marah-marah" ucap anis pegawai maya


"siapa?" maya masih berfikir dan melangkah keluar dari ruanganya

__ADS_1


"maaf nona ada yang bisa saya bantu?" tanya maya ramah mengira yang datang adalah calon pelanggan


plak


pipi maya terkena sambaran tangan dari wanita yang tak dikenalnya


para pegawai maya berteriak ketakutan dan hendak menengahi tapi maya melarang


"maaf, salah saya apa ya?" ucap maya bingung tak tau siapa yang sudah menamparnya tadi


"dasar tak tau malu ya kamu!, kamu pikir kamu pantas bersama dengan aldo. hah"


" maaf anda mengenal mas aldo, lalu ada hubungan apa denganya?"


"aku yang lebih dulu mengenalnya, bahkan kami hampir menikah dan tak ada satu pun wanita yang pantas bersanding dengan aldo kecuali aku!" bentak ajeng pada maya. ya yang datang adalah ajeng mantan kekasih aldo dimasa lalu


deg..jantung maya berdetak kencang


"maaf anda hanya masa lalu kan?" maya berusaha tegar padahal dalam hatinya sudah terasa sakit dan menahan air mata nya keluar dengan sekuat tenaga


"kalau begitu mari kita bertemu dengan mas aldo, siapa yang akan dia pilih!" tantang maya meski hati nya tak yakin


"kau menantang ku hmm,, tentu saja sampai saat ini aldo masih menunggu ku" ucap ajeng lagi


"tunggu sebentar aku akan hubungi mas aldo, biar dia yang memilih dan jangan lakukan apapun yang akan merugikan ku disini" ucap maya masuk keruanganya meneteskan air matanya yang dari tadi sudah ditahan


kenapa mas, kenapa kau tak pernah jujur tentang masa lalumu batin maya


maya segera menghubungi aldo agar segera datang ke butiknya. aldo yang mendengar suara isakan tangis maya panik dan segere menyambar ponsel serta kunci mobilnya.


aldo melajukan mobilnya kencang,karena khawatir dengan keadaan maya saat ini.

__ADS_1


tiba di butik maya aldo membuka pintu dan hendak menuju ruangan maya, namun langkahnya terhenti melihat seseorang yang dulu pernah ia cintai sekaligus benci. namun sekarang tidak ada rasa apapun lagi untuknya


"aldo" panggil ajeng


aldo berlalu dan masuk keruangan maya, dilihat nya maya sedang menangis dan menutup wajahnya. pipinya memerah bekas luka lebam tamparan ajeng tadi


"siapa yang melakukan ini hemm?" tanya aldo rahangnya mengeras dan tanganya mengepal


"sayang maaf kan mas, tak bisa melindungimu" kata aldo memeluk maya dengan erat


"selesaikan dulu masalahmu mas, aku akan menunggu mu disini. siapa pun yang kau pilih aku akan terima" ucap maya tak mau melihat aldo


"apa yang perlu diselesaikan, aku tak pernah punya masalah dengan siapa pun!"


"saat ini dan selamanya mas hanya milikmu, kau paham" ucap aldo penuh penekanan


"jangan menangis lagi, mas tidak bisa melihat kau menangis" aldo mengusap air mata maya dan mengecup keningnya


brak


ajeng membuka paksa pintu ruangan maya, karena lama menunggu aldo dan maya.


"keluar dari sini, keluuuarrrrr!" bentak aldo yang masih memeluk maya dengan erat


ajeng malah mendekat dan akan memegang tangan aldo. aldo menghempaskan tanganya


"anda siapa?, dan ada keperluan apa menemui calon istri saya" ucap aldo penuh penekanan


maya hendak pergi namun ditahan oleb tanga aldo yang terus memeluknya.


"dasar wanita lemah" ejek ajeng pada maya

__ADS_1


"aku merindukan mu sayang" ucap ajeng menatap mata aldo


"pergi sekarang sebelum kesabaran ku habis, atau kau tak akan melihat dunia lagi karena menyentuh wanitaku!" perintah aldo


__ADS_2