Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
perhatian manis


__ADS_3

beberapa saat kemudian maya selesai memasak dengan bahan seadanya dikulkas


jadi lah menu soto kuah bening yang segar dan juga nikmat dimakan saat hangat


"pak mari kita makan" ajak maya


yang dipanggil sedang tertidur dengan memegang berkas di dadanya


maya mengambil berkas akan diletakan dimeja namun tanganya digenggam aldo


"pak bangunn,," maya duduk dilantai menyamakan dengan wajah aldo


dipandangi nya wajah tampan dan manis yang sedang pucat


sang empu nya wajah membuka mata dan tanpa dosa berkata


"apa saya tampan may,"


bluss pipi maya merona tak sengaja kepergok sedang menikmati hasil karya tuhan yang indah


"emmm maaf pak saya mau membangunkan tadi tapi bapak tidak gerak jadi saya takut" ucap maya gugup


"kamu takut apa,, saya mati"


"ihhh amit amit pak,, "jawab maya


"sudah selesai memasaknya" tanya aldo


"sudah pak mari makan tapi saya masak yang ada dikulkas saja pak"


"tak apa ayo makan bersama"


keduanya makan soto buatan maya, aldo minta tambah karena merasakan segar dan juga hangat dibadannya yang sedang demam


"makasih ya may" ucap aldo


"sama-sama pak, saya juga ikut makan hehe"


maya membersihkan alat masak dan piring bekas makan tadi


"bapak perlu saya antar ke dokter" tanya maya sebelum pulang


"tidak usah may sebentar lagi dokternya kesini sudah saya telfon" ucap aldo

__ADS_1


maya menunggu dokter datang, dan tak lama yang ditunggu datang


dokter langganan aldo adalah teman aldo sendiri yang berteman saat kuliah dulu hingga sekarang


"dokter sudah datang saya permisi dulu pak" pamit maya,


"tunggu may biar saya antar "ucap aldo


"bapak kan lagi sakit lagipula ini belum terlalu malam pak,, saya sudah pesan ojol pak


permisi" ucap maya lagi


"hati-hati "ucap aldo singkat


dokter putra yang datang memeriksa aldo


"sepertinya kamu tidak sakit al, butuh cinta saya rasa" ucap putra mengejek


"ngga usah sok tau deh lo,," balas aldo


"tadi siapa? cantik "ucap putra lagi


"jangan macam-macam ya dia wanita baik baik"


"emang gw orang jahat " sahut putra


"s*alan lo,


nih obatnya diminum jangan lupa makan, tambah putra


mantan aja yang dilupain al"


mendapat jawaban tinju dari aldo


"hahahaha habis lo ga bisa move on dari dulu,


gw udah mau punya anak 2 lo belum pernah tuh tau jalan anak" ucap putra lagi


"dasar mesum lo, dah sana pulang, cariin bini lo tuh"


"ohh pastinya, kan lo doang yang pulang kerja ngga ada yang nungguin" goda putra


putra pulang dan aldo memutuskan untuk tidur lebih awal malam ini

__ADS_1


tapi sebelum tidur menyempatkan menelfon maya


"halo may, kamu sudah sampai" tanya aldo


"sudah pak baru sampai, ni saya baru selesai mandi " uppps maya memukul mulutnya sendiri


"ehemmm" aldo jadi traveling deh ni


"ya udah istirahat sudah malam aldo" menutup telfonya


keesokan hari nya aldo sudah sehat dan bersiap berangkat ke kantor


tiba dikantor sudah ada maya yang datang duluan


"pagi may, "


"pagi pak" keduanya bertergur sapa


aldo menuju ruanganya dan melihat ada kotak makan yang tak asing dan membukanya


kotak itu berisi nasi berwarna kuning dengan lauk telur balado, bihun goreng dan perkedel


dibawahnya terdapat note dari sang pemberi


"jangan lupa sarapan pak, biar kuat menghadapi kenyataan by maya"


aldo tersenyum dan segera mengirim pesan pada maya


"thanks may,"


"sama-sama pak maya" membalas


tak lama angga datang dan membawa undangan untuk beberapa rekan kerja dan aldo tak ketinggalan


undangan tersebut adalah untuk acara pernikahan angga yang ternyata sudah dijodohkan oleh orang tua nya


yang akan dilaksanakan 2 minggu lagi


setelah membagi keruangan maya dan teman teman lain, angga masuk keruangan aldo


"permisi pak, saya mau kasih undangan" ucap angga


"ohh saya pikir surat pengunduran diri" canda aldo

__ADS_1


"undangan apa ini kamu mau disunat lagi" ucap aldo masih dengan bercanda


"pak saya sudah sunat dan ini waktunya menguji hasilnya" ucap angga hahaha tawa angga dengan bangga karena mendahului atasanya melepas masa lajang


__ADS_2