Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
vila


__ADS_3

"sayang dingin ya?" ucap aldo perhatian. namun dibaliknya ada niat terselubung


"iya mas ayo tidur sudah malam, besok kita jalan-jalan dulu sebelum pulang ya mas" maya membayangkan udara sejuk didaerah pegunungan yang segar


"boleh sayang, tapi mas lemas butuh asupan gizi biar besok semangat jalan-jalannya" ucap aldo pura-purq lemas


"ya sudah kalau mas capek, kita istirahat aja ini minum dulu vitaminnya biar mas kuat besok jalan-jalannya" ucap maya menyodorkan sebuh pil vitamin pada aldo


"bukan itu sayang yang mas butuhkan" aldo mengedipkan sebelah matanya menggoda maya


"ohh astaga masss!" maya kesal suaminya selalu saja memintanya meski maya juga menyukainya hehehe tapi maya jual mahal dong


"ayolah sayang satu kali saja deh!" rayu aldo dan maya menyetujuinya


akhirnya tanpa banyak basa basi keduanya memulainya dengan ci*uman kecil dan mulai memanas, keduanya sudah terbakar gai*rah dengan hawa dingin diluar tak membuat kamar keduanya menjadi membeku justru sebaliknya.


"sayang sekali lagi ya!" tanpa meminta persetujuan istrinya aldo melakukanya lagi dengan lembut karena kondisi istrinya yang sedang hamil

__ADS_1


"mass!" teriak maya dan langsung dibungkam oleh bibir aldo. maya bukan teriak menikmati lagi tapi ia lelah karena suaminya tak henti-hentinya membuatnya men**sah keenakan.


"terima kasih sayang, i love you" ucap aldo setelah selesai dari pergulatanya dengan sang istri. aldo mengecup kening maya dan menggendongnya ke kamar mandi untuk membersihkan kedua tubuh mereka


setelahnya aldo menggendong maya kembali ke ranjang yang menjadi saksi betapa perkasanya aldo.


"yuk tidur sayang, kamu senang kan nak papa jengukin malam-malam" aldo mengusap dan menciumi perut istrinya yang sudah terlihat buncit


maya sudah terlelap lebih dulu badannya remuk bagaikan ditimpa truk. namun maya juga tak marah pada suaminya karena itu menjadi kewajibanya


aldo menatap istrinya dengan senyuman dan memgecup keningnya lalu ikut menyusul sang istri ke dalam mimpinya


pagi hari


"sayang ayo bangun ini sudah siang, mas katanya janji mau jalan-jalan" maya membangunkan aldo


"hmmm sebentar sayang mas masih mengantuk, tunggu satu jam lagi ya" aldo terlelap lagi

__ADS_1


maya keluar kamarnya dan mengajak riko untuk jalan-jalan diperkebunan teh didekat vila yang mereka tinggali. riko begitu akrab dengan kedua kakak iparnya


"hati-hati kak, jalananya licin habis hujan sepertinya semalam" rika memegang tangan maya agar yak terjatuh


"sudah disini saja dek, kakak lelah kamu kalau mau lanjut foto atau jalan lagi kakak tunggu disini saja" ucap maya yang sudah lelah berjalan


"oke kak" riko menghubungi aldo bahwa istrinya kelelahan berjalan di kebun teh. aldo yang khawatir meminjam motor dari penjaga vila untuk menjemput istrinya


bak pangeran tampan berkuda, namun kudanya berganti dengan motor matic aldo datang dari arah dimana vilanya berada.


"sayang tunggu mas disana!" teriak aldo membuat para petani teh yang sedang memanen pucuk teh pagi itu tertawa dengan tingkah konyol aldo


"riko kemana sayang, berani sekali dia meninggalkan istri cantik mas disini sendirian" aldo kesal mencari-cari adiknya yang tadi menghubunginya


"dia sedang memotret pemandangan mas, disana ada air terjun juga katanya. lagian aku kok yang menyuruhnya tadi" maya membela adik iparnya yang memang maya yang mengizinkanya pergi tadi


"harusnya menunggu mas datang dulu baru pergi, dasar bocah nakal! ayo naik sayang kita berkeliling dengan menggukan motor saja biar tak lelah" aldo menuntun istrinya menaiki motor dan melajukan motornya dengan kecepatan rendah

__ADS_1


"pegangan sayang, kamu seperti orang asing saja" aldo menarik tangan istrinya agar memeluknya


__ADS_2