
lima bulan berlalu kini saatnya kandungan maya sudah menunggu hari untuk kelahiran anak pertamanya. beberapa waktu yang lalu maya dan aldo sudah memeriksakan kandungan maya dan diperkirakan minggu ini adalah HPL untuk maya
meski maya mengandung namun bobot tubuhnya tidak terlalu naik seperti biasa yang terjadi pad ibu hamil lainya. maya tetap cantik dan aura keibuan maya sudah terlihat.
"sayang kamu hati-hati ya kalau butuh apa-apa minta saja sama bik marni. jangan terlalu lelah! mas berangkat dulu ya sayang" ucap aldo sebelum berangkat ke kantor tak lupa ia selalu kecupan manis selalu mendarat dikening istrinya. terlebih saat ini maya sedang mengandung buah hati keduanya
"iya mas, aku akan lalukan apa yang mas minta" maya mencium pipi aldo agar suaminya tak banyak mengomel lagi
setelah aldo berangkat ke kantor maya kembali kedalam rumah dan mulai bekerja untuk butiknya dari rumah. maya lama menyelesaikan pekerjaannya hingga siang hari dan perutnya mulai merasa lapar
"bik ada makanan apa untuk siang ini, aku lapar" ucap maya
__ADS_1
"ibu mau makan apa bu? biar saya buatkan " ucap bik marni
"kayaknya aku mau makan sop iga deh bik, apa ada dikulkas? tanya maya
"ada bu, kemarin saya baru beli iga dan belum sempat dimasak" jawab bik marni
"ya sudah tolong buatkan ya bik, saya tunggu di ruang tv " ucap maya dan kembali menonton tv
kurang lebih tiga puluh menit makanan yang dimasak bik marni sudah siap. bik marni memanggil maya untuk makan siang yang sudah disiapkan.
"walaikumsalam, mas sudah pulang?" maya tersenyum senang karena ada yang akan menemaninya makan siang
"ayo mas kita makan, aku baru meminta bik marni membuat sop iga" ucap maya menarik tangan suaminya untuk duduk dan makan siang bersamanya. aldo melihat istrinya makan dengan lahap begitu bahagia
__ADS_1
"pelan-pelan sayang, nanti tersedak" ucap aldo mengusap kepala istrinya. keduanya memakan masakan bik marni dan aldo berpamitan untuk kembali bekarja
malam hari aldo baru pulang karena ada pekerjaan yang tidak bisa ia tinggalkan dan harus diserahkan hari itu juga. aldo pulang kerumah sekitar jam 19.00 dan disambut oleh maya yang sudah menyiapkan teh hangat dan juga memasak makanan kesukaan suaminya.
karena lelah setelah aktivitas seharian keduanya langsung tidur dan terlelap. saat tengah malam maya merasakan perutnya yang mulas dan tak tertahankan. akhirnya ia memutuskan untuk membangunkan suaminya dan aldo yang kaget melihat istrinya sudah kesakitan
"sayang tunggu sebentar mas siapkan mobil dulu ya, kamu tunggu disini mas akan segera kembali" aldo yang panik segera membagunkan bik marni dan menuju garasinya untuk menyiapkan mobilnya. ia kembali kekamarnya untuk membawa maya masuk kedalam mobil dan menuju rumah sakit
"aduh mas, sakit mas" maya terus saja mengeluh dan merasakan sakit diperutnya
"sabar ya sayang kita akan segera sampai dirumah sakit, bertahanlah mas ada disini untuk menemanimu" ucap aldo dan mengusap perut sang istri seolah merasakan kesakitan yang istrinya rasakan saat ini
"mas lama sekali mas, sakit mas" maya berteriak dan aldo tak tau harus berbuat apa. aldo tak menyangka jika kesakitan yang istrinya rasakan menyayat hatinya
__ADS_1
setelah perjalanan yang ditempuh sekitar setengah jam keduanya sampai di rumah sakit terdekat. aldo segera menggendong istrinya menuju ruang pemerikasaan. dan segera ditangani oleh dokter jaga. karena saat ini jam menunjukan waktu dini hari
aldo yang hanya mengenakan piyama tidurnya tak sempat berganti pakaian sebelumnya. suster keluar dari ruangan pemeriksaan dan memberitahukan pada aldo jika istrinya akan segera melahirnkan. aldo memohon agar bisa menemani istrinya memperjuangkan buah hatinya yang akan lahir kedunia