Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
Modus


__ADS_3

*******


"may bagun sudah sampai,"


"maa af pak, saya ketiduran" ucap maya


" ayo turun, kamu mau tetap dimobil? "


"iya pak"


turun dari mobil maya merasa aneh, pasalnya bukan dibutik atau di kostan maya.


melainkan dirumah aldo


"pak kok kesini"


" ayo masuk ," ucap aldo


membuat maya makin bingung, apa dia bermimpi. namun nyatanya benar itu rumah aldo


"pak saya pulang ya, nanti bajunya saya antar lagi" ucap maya hendak pergi


"kamu harus bayar dulu bajunya" ucap aldo


menahan ketawa, ia saat ini sedang mengerjai maya.entah mengapa dia belum rela melepas maya pulang cepat


"astaga pak, kenapa pak aldo ngga bilang dari awal, ini pasti mahal kan pak, kalau saya ngga bisa bayar gimana pak" ucap maya yang panik aldo membahas soal harga baju


"tidak terlalu mahal, hanya sekitar 4 jutaan" jawab aldo enteng


"ayo duduk, kita negosiasi kalau kamu ngga mampu bayar" goda aldo


" ngga pak, saya kuat berdiri kok. saya akan cicil tiap bulan pak, selama 4 bulan" ucap maya


" enak aja cicil, saya kan belinya cash" ucap aldo


"gajih saya ngga cukup pak kalau langsung bayar sekarang"


" saya tidak butuh uang mu" ucap aldo


membuat maya menganga dan menyilangkan tanganya didada


"bapak jangan macam-macam ya" ucap maya makin panik

__ADS_1


"hey, jangan ke geeran ya. saya tidak bernaf*su dengan mu" ucap aldo


" lalu bapak ingin dibayar dengan apa?"


aldo menarik tangan maya yang hanya berdiri di dekat pintu dari tadi , sambil menyilangkan tangan didadanya.


brug, kaki maya tersangdung saat berjalan dan brakk. keduanya jatuh dengan posisi maya dibawah karena maya menarik tangan aldo saat hendak jatuh.


cup " tanpa permisi aldo tiba-tiba saja menci*um bibir maya sekilas


"aaaaaaaaaaa" teriak maya dan mendorong aldo sekuat tenaga


"pak aldo mau nya apa sih,, pokoknya saya akan cicil perbulan." permisi saya pulang ucap maya dan tanganya dipegang aldo


"maaf, tadi itu tak sengaja" tanganku kram jadi tak kuat menyangga dan terjadilah___." ucap aldo yang tak mau disalahkan


"tunggu dulu, saya mau kamu masak tiap hari untuk makan siang saya selama 1 minggu penuh. dan juga buatkan kopi setiap pagi dimulai dari besok. sebagai ganti harga bajumu" ucap aldo lagi


"oke, itu aja kan? " ucap maya yang sudah sangat kesal pada aldo


"kalau kamu mau nambahin yang lain boleh" ucap aldo


" tidaaaakk,, kesepakatan sudah tidak bisa diganggu gugat lagi" saya permisi


aldo tersenyum mengingat kejadian tadi, mengapa tubuhnya tidak bisa dikontrol saat dekat maya.


*****


pagi hari dikantor, aldo berangkat paling pagi diantara yang lain


tak lama maya pun datang,


sepertinya sibos sudah datang, aku harus buatkan kopi dulu sebelum banyak yang lihat batin maya


"permisi pak, ini kopinya" ucap maya


"letakan saja dimeja" jawab aldo yang sudah sibuk dengan pekerjaanya


"saya permisi pak" pamit maya, aldo tak menjawab


karyawan mulai berdatangan dan memasuki ruangan masing-masing dan sibuk dengan semua pekerjaan,


waktu berlalu, sudah waktunya istirahat untuk makan siang

__ADS_1


maya segera menyiapkan makan siang dan mengantarkan ke ruangan aldo


"permisi pak, ini makan siangnya" maya menaruh masakanya di meja yang dekat sofa kemudian beranjak pergi.


"tunggu, kamu tidak lihat saya sibuk?" ucap aldo


"ada yang bisa saya bantu pak?"


"tentu saja apa kamu ngga lihat" ucap aldo


sabar may sabar


"iya pak saya bisa bantu apa? "


"bawa makan siangnya kesini"


maya mengambil dari meja dekat sofa ke meja kerja aldo " ini pak"


"kalau kerja tuh jangan tanggung, sekalian suapin saya, kamu ngga tau apa tangan saya sibuk"


"tapi pak___"


" kamu mau bayar bajunya 3x lipat sekarang? " ancam aldo yang tau kelemahan maya saat ini


dasar nyebelin gumam maya


"saya dengar" ucap aldo


maya terpaksa mengikuti keinginan aldo selama tak lewat batas


"aa ayo buka mulut pak" ucap maya


aldo menurut saja dengan yang disuruh maya, karena aldo tak melihat maya iseng menaruhkan cabe utuh di makanan yang akan disuap kan ke mulut aldo


sesaat aldo merasakan mulutnya seperti terbakar,


" kamu mau bunuh saya ya? " ucap aldo


" tidak pak, saya tidak tahu kakau pak aldo tidak suka pedas" ucap maya " ini minum dulu pak biar hilang pedasnya"


" kamu pasti sengaja kan?" tuduh aldo


"ngga pak, mana berani saya" ucap maya

__ADS_1


aldo kembali makan dan masih minta disuapi maya, dengan alasan sibuk. padahal makan hanya butuh waktu 10 menit saja.


__ADS_2