Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
ancaman Riri


__ADS_3

setelah selesai makan maya membereskan peralatanya dan di bawa oleh OB kantor untuk dibersihkan,,


"ayo kita bersiap sebentar lagi rapat akan segera dimulai "ucap aldo


ketiganya pun membawa dokumen masing masing dan menuju ruang rapat devisi keuangan


aldo duduk bersejajar dengan para kepala devisi lainya sedangkan angga dan maya duduk dikursi dibelakangnya yang bertugas menyiapkan dokumen serta materi yang akan dipresentasikan oleh aldo


rapat kali ini akan membahas tentang devisi produksi yang sudah dilaporkan aldo kepada kepala devisi keuangan perusahaan,


aldo mempresentasikan masalah yang terjadi,, kemudian analisis yang dilakukan ,penemuan masalah dan juga solusi yang akan dilakukan


hasil rapat akan diserahkan kepada pemimpin perusahaan.


rapat berjalan lancar kemudian untuk penyelesaian masalah seseorang yang melakukan penyalah gunaan data namanya sudah diserahkan kepada bagian HRD


rapat selesai semua kembali keruangan masing-masing kecuali aldo, yang diminta untuk menemui CEO perusahaan


aldo memang sedikit mendapat perhatian khusus dari pemilik perusahaan karena masih muda dan selalu bertanggung jawab untuk suatu masalah yang terjadi didevisinya


aldo masuk keruangan Ceo dan dipersilahkan duduk, awalnya hanya membahas masalah kerjaan dan seputar perkembangan pabrik namun obrolan berkembang ke arah pribadi


"aldo apakah kamu sudah mempunyai pasangan" tanya ceo nya yang bernama candra atmaja


"belum pak, saya masih single mungkin jodoh saya masih nyasar pak" jawab aldo

__ADS_1


"kamu ini bisa saja,, masa pria mapan dan tampan seperti kamu ini belum punya pendamping? " ucap pak candra yang ingin mengorek sedikit tentang kehidupan pribadi aldo


 


flasback on


tirta atmaja adalah ayah dari dinda permata atmaja yang saat ini bekerja di perusahaan milik pamanya yaitu candra atmaja


meminta untuk mencarikan jodoh yang cocok untuk dinda yang susah diatur dan juga belum berpacaran dengan laki laki mana pun semenjak ditinggal menikah pacarnya


pamanya dinda yaitu pak candra merasa aldo cocok untuk menjadi salah satu kandidatnya


 


flasback off


"ohh tidak masalah pak, saya rasa itu bukan aib yang harus saya tutupi"


"baiklah segitu saja untuk hari ini, terima kasih untuk kerja keras mu" ucap pak candra


sopan santun ramah dan pintar serta tanggung jawab dan kerja keras tak ketinggalan tampan yang membuat pak candra akan mencoba mendekatkan dinda dan aldo tanpa disadari keduanya


"baik pak saya permisi dulu,"


aldo keluar ruangan ceo dan kembali ke ruangan kerjanya

__ADS_1


perhatian itu yang membuat karyawan lain ada kecemburuan melihat aldo yang dengan cepat naik jabatan sehingga pada mengira kalau aldo suka mencari muka kepada ceo nya


jam menjukan pukul 5 sore yang artinya para karyawan sudah meninggalkan meja kerjanya kecuali yang masih ingin lembur untuk pekerjaan yang belum diselesaikanya


riri yang melihat aldo dan angga sudah tidak ada ditempat ia merasa saat yang tepat untuk mengerjai maya,


"heh kamu, siapa yang suruh karyawan baru makan siang bersama atasan" ucap riri degan wajah penuh amarah yang disimpanya sejak tadi siang


aldo yang merasa ada yang berteriak segera memeriksa dari layar cctv, dan menyaksikan apa yang terjadi


"maaf bu saya tidak bermaksud apa-apa", jawab maya


"kamu pikir saya akan percaya dengan penggoda seperti mu"  ucap riri sambil menunjuk wajah maya


"awas ya kalau sampai terjadi lagi kamu cari perhatian dengan calon pacar ku.. rasakan akibatnya"  riri menggebrak meja maya bersamaan dengan aldo keluar dari pintu ruang kerjanya


"ada apa ini? " tanya aldo yang melihat maya seperti ingin menangis


riri terkejut pasalnya dia mengira aldo sudah pulang karena ruanganya kosong


"tidakk pak, tadi saya hanya memberi tahu maya kalau jangan lembur dikerjakan besok saja iya kan may"  ucap riri dengan mata melirik tajam ke maya


"iya pak tadi bu riri bilang begitu" ucap maya yang takut


"ohh begitu,, benar kata bu  riri may sebaiknya kamu pulang bahaya lembur sendirian dikantor " ucap aldo dan melangkah meninggalkan kudua anak buahnya

__ADS_1


riri pun ikut pergi dan tetap dengan mata mengintimindasi maya


tak terasa air mata maya pun jatuh juga menetes karena ketakutan


__ADS_2