Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
Pulang kampung


__ADS_3

sebelumnya aldo merencanakan liburan ke Bali untuk honeymoon yang belum sempat ia lakukan dan maya. namun rencana itu gagal karena aldo sedang sibuk-sibuknya dengan pekerjaanya untuk waktu yang cukup lama.


keduanya memutuskan untuk pulang ke rumah orang tua di kota S. meski satu kota namun orang tua maya dan aldo berjauhan jarak rumahnya


waktunya keduanya untuk berangkat." bik, tolong titip rumah ya. kami akan kembali lagi sekitar satu minggu kedepan" ucap aldo berpamitan pada sang Art. sedangkan maya sudah duduk dikursi samping sopir didalam mobil


"hati-hati pak. bu" bik marni melambaikan tangan dan di balas juga oleh maya dan aldo. kemudian masuk kedalam rumah setelah mobil sang majikan sudah keluar dari gerbang depan rumah.


rencananya keduanya akan pulang ke rumah orang tua aldo terlebih dahulu, baru akan ke rumah maya setelahnya. ini kali pertamanya untuk pasangan baru ini pulang kampung setelah satu bulan menikah.


"sayang tidur saja kalau mengantuk" aldo meminta maya tidur agar tak merasa bosan. suara musik yang diputar di dalam mobil untuk menemani perjalanan yang cukup panjang.


"aku belum mengantuk mas, aku akan menemanimu" maya melirik dan tersenyum kepada aldo. maya bahagia akan bertemu dengan keluarganya yang jarang ia temui. maya juga merasa rindu dengan mertuanya yang menurutnya sangat baik terhadap para menantunya. " kenapa ngga bawa sopir saja mas, aku takut kau lelah"

__ADS_1


"mas kuat sayang, semalam asupan vitamin mas cukup banyak darimu. jadi tak perlu khawatir. kita akan berhenti jika lelah" goda aldo pada maya yang mendapatkan pukulan manis dilengan besarnya


"apa kau senang, hmm?" lanjut aldo melihat istrinya tak berhenti tersenyum dari tadi. aldo juga bahagia dia berharap rumah tangganya akan selalu seperti ini.


"tentu saja aku senang, bahkan aku sangat bahagia. nanti kita akan pergi ke pantai yang dekat rumah mas. dan membeli makanan khas kota kita" celoteh maya membayangkan apa yang akan ia lakukan setelah sampai rumahnya nanti. aldo hanya menggelengkan kepalanya dengan penuturan istrinya


"jangan terlalu banyak rencana. mas tak mau kamu terlalu lelah" aldo mengehentikan ucapan sebentar melirik ekpresi wajah istrinya yang tampak senang aldo sangat perhatian.


"siapkan juga tenaga mu untuk suamimu ini" aldo melirik dan mengedipkan sebelah matanya


sebelum sampai di kota tujuan aldo memberhentikan mobilnya di sebuah rumah makan yang juga menyediakan oleh-oleh. selesai makan siang dan menenteng beberpa macam oleh-oleh untul diberikan kepada orang tuanya nanti.


perjalanan selam 4 jam dilakukan keduanya hingga saat ini tiba di halaman rumah orang tua aldo yang luas dan juga asri banyak pepohonan bermacam-macam buah dan juga bunga.

__ADS_1


"ayo sayang kita sudah sampai" aldo menuruni mobil dan juga mengajak istrinya masuk ke dalam rumah. yang terlihat sepi karena tidak mengabari sebelumnya jika akan pulang.


"kok sepi mas, apa mereka sedang pergi" maya baru pertama kali menginjakan kakinya di rumah mertuamya.


"assalamualaikum, bu. pak" aldo mengetuk pintu rumahnya." mungkin sedang beristirahat sayang, atau sedang ke kebun" jawab aldo pada istrinya


"walaikumsalam" pintu rumah terbuka muncul wajah seorang wanita paruh baya, dia adalah bu sarah mertua maya. " ya ampun mimpi apa ibu malam tadi. kenapa ngga kasih kabar?" bu sarah memeluk sang menantu yang juga ia rindukan " ayo masuk" bu sarah menuntun maya ke dalam rumah ia lupa ada anaknya yng menunggu untuk dipeluk juga


"bu, lupa dengan anqk sendiri. udah dapat mantu sekarang" aldo pura-pura kesal pada ibu nya


"hahahaa" tawa bu sarah dan juga maya melupakan bayi besarnya di luar


"astagamaafkan ibu nak, ibu juga rindu padamu ayo masuk. bapak dan riko sedang makan siang" ajak bu sarah pada anak dan menantunya

__ADS_1


"kak aldo, kak maya. kenapa ngga bilang mau datang. ayo kita makan bersama" ajak riko berdiri menghampiri kedua kakaknya yang baru datang


setelah menyalami ayah aldo. maya dan aldo ikut makan siang bersama meski tadi di jalan keduanya juga sudah makan. melihat menu makanan yang sangat menggoda. tak menyia-nyiakan waktu untuk melahap makan siang


__ADS_2