Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
rencana


__ADS_3

pagi ini aldo kembali bekerja seperti biasa setelah kemarin libur untuk pindahan rumahnya,


"pagi sayang" ucap aldo mencium istrinya saat maya masuk kekamar mereka dan membawa arvin dalam gendonganya


"pagi papa, udah ganteng banget papa mau cari uit" ucap maya menirukan suara anak kecil dan arvin tertawa mendengarnya


"uhhh sayang anak papa juga sudah ganteng banget, papa kalah saing kalau begini" ucap aldo menciumi anaknya yang baru mandi dengan bedak tebal khas anak bayi


"ayo mas sarapan, nanti telat" ucap maya mengajak suaminya turun kebawah untuk sarapan sebelum berangkat kerja


"iya" jawab aldo singkat mengekori maya


"mba yuyun tolong bawa arvin kekamar dulu ya, dia sudah minum asi sebentar lagi pasti tertidur"  ucap maya menyerahkan arvin pada pengasuhnya

__ADS_1


"baik bu" jawab mba yuyun dan menerima arvin yang diulurkan maya


"mau makan sama apa mas?" tanya maya mengambilkan makanan untuk suaminya


"mas mau nasi saja sayang, karena kerjaan mas menumpuk jadi takut makan siangnya telat nanti" jawab aldo dan menerima piringnya. aldo menyendok makananya hingga habis tak bersisia dalam piring dan sesekali menyuapi maya


"oh iya mas gimana kalau sabtu depan kita adakan syukuran untuk rumah baru kita, ibuku akan datang melihat cucunya sabtu ini" ucap maya


"boleh juga, nanti mas juga akan mengundang beberapa teman kantor mas dan juga mengabari keluarga mas jika kita sudah pindah rumah" ucap aldo. masalah diantara maya dan ibunya sudah selesai sebelumnya bu sarah sempat dirawat dirumah sakit karena deperesi setelah pulang dari rumah aldo, namun aldo meminta perawatan yang terbaik untuk merawat ibunya. setelah ibunya dinyatakan benar-benar sembuh maya meminta maaf pada sang mertua dan bu sarah pun meminta maaf pada menantunya, keduanya saling memaafkan dan kembali saling menyayangi


aldo berangkat ke kantornya yang sekarang jaraknya tak begitu jauh dari rumah barunya hanya butuh dua puluh menit saja. setibanya dikantor aldo masuk kedalam ruangannya dan sibuk dengan pekerjaanya yang menumpuk dan harus segera diselesaikan


"angga tolong siapkan berkas yang harus ditanda tangani oleh pak candra" ucap aldo melalu panggilan telfon

__ADS_1


"baik pak" jawab angga dan mengantarkannya keruangan aldo


"nanti siang kita ada rapat dengan klient pak sekitar jam dua dan selanjutnya  akan ada rapat dipabrik " ucap angga mengingatkan jadwal aldo untuk hari ini


"baiklah siapkan semua berkasnya untuk saya periksa dulu, kamu boleh kembali" ucap aldo tangan dan matanya sibuk dengan laptop dan file dimejanya


sebelum rapat dimulai aldo memilih makan dikantornya saja agar tak memakan banyak waktu dan kembali sibuk dengan pekerjaanya


"halo sayang maaf mas baru menghubungimu, bagaimana arvin apakah dia rewel? dan mamanya apakah sudah makan?" tanya aldo perhatian


"iya mas arvin dan mamanya baik-baik saja dan kami menunggumu pulang" ucap maya


"baiklah itu yang ingin mas dengar, hmm mas pulang telat hari ini karena ada beberapa rapat dan harus ke pabrik yang diluar kota. jadi kalian tak perlu menunggu mas" ucap aldo memeberi tahu istrinya

__ADS_1


"iya mas, hati-hati dan kabari sesekali jika kau sempat" jawab maya dan memutuskan panggilan telfon karena arvin terdengar menangis


__ADS_2