Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
oleh-oleh


__ADS_3

" bik marni itu ada oleh-oleh yang di kardus ambil aja. sisanya tolong masukan ke kulkas ya. iti dodol durian buatan orang tua saya sendiri" ucap maya yang sedang memasak di dapur. semalam maya dan aldo tiba jam 19.00 karena mampir dulu ke rumah kak liza untuk memberikan titipan orang tuanya.


"iya bu, terima kasih bayak oleh-olehnya. keluarga saya pasti suka" jawab bik marni yang senang majikannya selalu saja baik denganya. rumah bik marni tak terlalu jauh dengan rumah maya. sehingga terkadang malam hari ia izin untuk pulang hanya beberapa kali dalam sebulan


"alhamdulillah kalau begitu, ini masakanya sudah siap bik. tolong sajikan di meja ya saya mau bangunkan bapak dulu" maya melangkah kan kakinya ke kamar, membuka pintu dan melihat suaminya masih terlelap pulas. seminggu libur dari aktivitas pekerjaan membuat keduanya enggan untuk bekerja lagi.


"sayang ayo bangun. mas ini sudah siang waktunya cari cuan lagi" maya menggoyang-goyangkan lengan aldo. sejenak aldo terdiam tak bergerak membuat maya panik. maya mendekatkan pada wajah aldo dan "baaa" tiba-tiba aldo membuka mata mengagetkan istrinya


"mass, iseng banget sih!" maya terjatuh kejengkang karena kaget oleh ulah sang suami


"hahahaha" aldo malah tertawa kencang melihat istrinya jatuh. "maaf sayang hehehe" aldo mengulurkan tangan pada maya dan meminta maaf atas kejahilanya


"besok kalau mau bangunin itu dicium sayang, jangan di goyang-goyang gitu dong" ucap aldo mengelus kepala istrinya dengan penuh kasih sayang. tak lupa kecupan manis menjadi rutinitasnya pada sanh istri

__ADS_1


"iya!" sepertinya maya masih kesal "ayo buruan mandi nanti sarapanya keburu dingin" maya menyiapkan baju untuk sang suami yang akan berangkat bekerja. sedangkan hari ini maya masih belum ke butik ia harus membereskan barang bawaanya dari rumah orang tuanya. selain itu maya juga ada janji dengan dinda yang baru pulang dari honeymoon ke luar negeri


"masak apa sayang? tolong buatkan bekal buat mas ya. hari ini seperti pekerjaan akan menumpuk jadi mas mau makan di ruangan aja" aldo bersiap dan menunggu sang istri yang akan mandi


"masak rendang mas sama sayur buncis. iya aku mandi dulu ya nanti aku siapkan bekalnya" maya berlalu ke kamar mandi menyelesaikan ritual mandinya setelah itu keduanya sarapan bersama dan maya menyiapkan bekal yang diminta suaminya


"hati-hati di rumah ya, mas berangkat dulu" aldo mencium kening maya dan menyalaminya maya pun mencium tangan aldo. sebelumnya maya sudah izin untuk bertemu dinda di siang hari


maya mengantarkan aldo sampai ke garasi mobil di rumahnya. kemudian menutup pintu gerbang di area depan rumah


maya bersiap untuk pertemuanya dengan dinda siang nanti, ia juga membawakan oleh-oleh dari orang tuanya untuk dinda


*******

__ADS_1


tiba di kantor aldo memasuki ruangan angga yang baru saja datang dan mendudukan diri di kursi kerjanya " nih ada oleh-oleh dari maya" aldo memberikan paper bag yang dibawanya dari rumah untuk asistenya.


"wahhh punya bos baik banget ya. sering-sering saja pak liburan" ucap angga mendapat tatapam tajam aldo


"emang kamu mau handle semua pekerjaan saya. kalau kamu mau sih saya dengan senang hati lanjut honeymoon keluar negri" aldo melihat ekspresi wajah angga berubah seketika


"enak saja! saya beberapa hari ini lembur pak, gimana nasib anak saya bisa-bisa lupa sama bapaknya" angga melemas


"hahahaha, sekarang saja kamu sudah tidak dianggap kan?" aldo pergi meninggalkan rungan angga dengan senyuman mengejek


"dasar atasan edan!" aldo mengumpat sedang orangnya sudah pergi begitu saja setelah membuatnya kesal dipagi hari


"wow sepertinya enak ini" ucap angga pada dirinya sendiri melihat makanan yang baru saja di berikan oleh aldo

__ADS_1


__ADS_2