Perjalanan Cinta Aldo

Perjalanan Cinta Aldo
kiriman dari kak liza


__ADS_3

pagi hari aldo mengerjapkan matanya yang masih terasa berat. ia kembali tertidur setelah hampir pagi, setelah tengah malam menuruti keinginan istrinya yang sedang hamil


"pagi mas, ayo bangun" maya selalu bangun lebih awal semenjak hamil karena pagi hari perutnya akan terasa mual. "mas apa kau mau izin lagi hari ini? ini sudah sangat siang nanti telat kekantor" maya menggoyangkan lengan suaminya


"emmm mas masih mengantuk sayang" aldo menarik tangan istrinya dan maya terjatuh dikasur dipeluknya tubuh sang istri dan kembali terlelap


"mas gimana sih suruh bangun malah ngajak tidur lagi, apa kau mau dipecat sedangkan anakmu belum lahir" maya mengoceh seperti ibu pada anaknya


"kau belum punya anak tapu sudah pikun sayang, ini hari sabtu!" aldo mesih memeluk istrinya dalam tidurnya


"astaga benarkah mas?" maya melihat calender yang ada diatas nakas samping tempat tidurnya. "ya ampun kenapa bisa lupa begini. ya sudah ayo kita sarapan aku dan anakmu sudah kelaparan nih" maya terus menggerakan tangan aldo


"ya sudah ayo, setelah itu mas mau tidur lagi ya" aldo bangun dari tidurnya dan menggandeng tangan istrinya menuju meja makan


"siapa yang masak sayang banyak sekali?" tanya aldo karena ada banyak sekali makanan yang tersedia di meja makanya. sedangkan mereka hanya berdua saja karena bik marni biasa memasak sendiri makanan yang dia sukai

__ADS_1


"itu dapat kiriman dari kak liza" maya tersenyum penuh bahagia dengan makanan yang tersaji


flasback on


"halo dek, kata ibu kamu sedang hamil?" kak liza melakukan panggiln telfon dengan maya


"halo, iya kak alhamdulillah. ibu ini orang aku mau kasih kejutan buat kakak kenapa sudah dibocorkan saja" dengus maya


"sama saja kakak terkejut dan ikut bahagia semoga kandunganmu sehat dan juga ibunya ya. maaf kakak masih satu minggu lagi dirumah mertua kakak jadi belum bisa kerumahmu" kak liza tak sabar melihat adiknya yang sedang mengandung


"tak apa kak, nanti kami yang berkunjung kesana jika mas aldo libur" maya juga merindukan kakaknya yang sudah satu bulan dirumah mertuanya


"permisi, paket" seorang lelaki berjaket dan helm berwarna hijau membawa sebuah paperbag ditanganya


"bik tolong dilihat siapa yang datang, saya tidak sedang belanja online soalnya" maya meminta bik marni menemui tukang paket di depan

__ADS_1


"maaf cari siapa mas?" tanya bik marni


"ini bu ada paket makanan dari bu liza untuk bu maya" ucap sang pengirim paket setelah melihat catatan diponselnya


"oh iya benar ini rumag bu maya, biar saya yang terima mas" bik marni mengambil paperbag yang diberikan oleh kurir " terima kasih" bik marni kembali ke dapur memberikan makanan untuk majikanya


"bu ini makanan dari bu liza katanya" bik marni meletakan yang dibawanya dari luar. bik marni sudah tau jika liza adalah kakak dari maya


"apa ini bik, coba dibuka saja" maya penasaran dengan isi didalamnya


"ini makanan bu, dari restoran padang" ucap bik marni setelah melihat beberapa makanan mulai dari rendang, ayam bakar, gulai tunjang sampai telur dadar khas restoran tersebut


"wahhh ini makanan favorit aku, kita ngga masak hari ini bik" maya tak sabar ingin menyicipinya namun ia harus membangunkan suaminya dulu " bik tolong siapkan semua ini di meja saya mau bangunkan bapak dulu dan bik marni boleh ambil mana saja yang bibik mau" maya segera melangkah ke kamarnya untuk mengajak suaminya sarapan


flasback off

__ADS_1


"ayo mas makan" maya mengambilkan piring dan juga nasi untuk suaminya. setelah nyidamnya semalam makan nasi goreng kini maya sudah mau makan nasi meski hanya sedkit


"ini enak sayang lain kali kita pesan direstoran ini saja, ucapkan terima kasih dariku untuk kak liza" aldo pun ikut melahap makanan yang ada dihadapanya


__ADS_2