
angga sudah melakukan tugas yang diminta oleh aldo yaitu untuk menyelidiki kasusnya bersama intan. angga meminta pihak hotel untuk memutar cctv pada hari kejadian dimana aldo dijebak
"pak saya menemukan titik temunya, sejauh ini yang bisa saya simpulkan wanita tersebut melakukan kejahatanya dibantu dua orang pria namun wajahnya tidak bisa tertangkap kamera cctv pak" angga melaporkan hasil penelusuranya.
"apa kau yakin wanita itu yang merencanakanya, atau ada pihak lain yang ikut campur? " aldo masih mencurigai orang lain. itu bisa saja terjadi karena dalam dunia kerja ada saja yang tak suka dengan orang lain
"sementara ini hanya itu yang saya dapatkan pak, saya sudah meminta video ini sebagai bukti bahwa wanita itu pergi meninggalkan pak aldo dan lelaki yang membawa bapak terekam sedang mengobrol dengan wanita itu kemaren malam" ucap angga menjelaskan
ting*
"aku tidak akan menyerah sampai kapan pun" sebuah pesan dari nomer ponsel baru masuk ke ponsel milik aldo
*ting
sebuah foto yang dikirim seseorang ke ponsel aldo. bukan fotonya dengan intan melainkan foto istrinya sedang menyirami tanaman. saat ditelfom nomer tersebut langsung tidak aktif
"aaarghh, si*al wanita itu sedang bermain-main dengan ku" aldo merasa emosinya memuncak
"angga temani saya ke kamar wanita itu, saya mau kamu temukan bukti lain atau apapun yang menyatakan saya tidak bersalah" perintah aldo pada angga
__ADS_1
keduanya melangkahkan kaki ke kamar milik intan. namun orangnya sudah pergi dan yang ditemukan adalah pegawai hotel yang sedang merapihkan kamarnya.
"kemana wanita itu?" aldo menanyakan pada pegawai yang sedang bekerja
"emm apa anda pak aldo?" tanya pegawai tersebut
"iya itu saya!" aldo kesal dan hendak pergi karena tak menemukan jawaban
"ini ada surat dari wanita yang menginap disini pak" pegawai hotel menyerahkan amplop yang ditinggalkan oleh intan
"ayo kita ke kamar ku saja" aldo mengajak angga melihat apa yang ditinggalkan intan. dalam amplop tersebut terdapat beberapa foto saat aldo dan intan dalam satu ranjang dan dibelakangnya terdapat tulisan
tak lama panggilan telfon dari istrinya masuk ke ponselnya
"halo sayang, kamu sedang apa?" aldo panik takut istrinya dalam bahaya
"iya mas, aku lagi dirumah aja liat tv, kenapa mas kok kayaknya ada sesuatu yang terjadi" ucap maya
deg
__ADS_1
aldo merasa makin bersalah ia harus bagaimana saat ini.
"mas tadi ada orang yang kirim paket tapi tak ada namanya, terus aku buka isinya kosong aneh banget kan ya mas" maya tak mencurigai apapun
"sayang bisakah kau menginap dirumah kak liza untuk sementara waktu, minggu depan mas akan selesaikan urusan disini dan langsung pulang" aldo makin khawatir sepertinya intan makin nekat saja
"tapi aku lebih nyaman dirumah mas, memang kenapa aku harus menginap?" tanya maya
"ya sudah kalau kamu tidak mau, hanya saja mas khawatir jika di rumah kak liza mas bisa tenang disini" aldo tak mau memaksa maya agar ia tak curiga
keduanya masih mengobrol dan beberapa saat kemudian memutuskan sambungan telfonya
****
hari-hari berlalu tak ada kabar atau informasi tentang orang yang menjebak aldo. hingga aldo merasa kalau memang intanlah penyebab utamanya dalam masalh ini
rencana kerja yang sebelumnya akan berlangsung satu bulan namun dalam masa kurang lebih tiga minggu aldo dan angga berada di luar kota. keduanya bekerja keras dan lebih banyak lembur agar bisa kembali kepada keluarga tercintanya
aldo sudah membereskan masalahnya bersama intan, dan akhirnya intan berkata menyerah dengan bukti yang dimiliki aldo. dengan syarat aldo tak melaporkan kepada polisi.
__ADS_1
intan tak memberitahukan aldo jika ada orang lain juga yang bekerjasama denganya untuk menjebak aldo