
pagi hari setelah acara empat bulanan dirumah maya dan aldo, hari ini adalah hari sabtu dan para keluarga sudah berkemas untuk kepulanganya. kurang lebih tiga hari rumah maya menjadi sangat ramai namun kali ini akan kembali sepi lagi.
"dek kakak duluan ya, mau cek toko kalau hari sabtu sering ramai" pamit kak liza yang juga ikut menginap dirumah maya.
"iya kak terima kasih. hati-hati dijalan" ucap maya dan keduanya berpelukan
"kami juga pamit ya nak" ucap pak ibrahim dan bu sarah bergantian dengan orang tua maya
"terima kasih semuanya" maya dan aldo melambaikan tangan dan mobil pun mulai melaju keluar halaman
hanya satu orang yang tersisa yaitu riko, dia sedang libur semester jadi ingin tinggal lebih lama dirumah kakaknya
"ayo masuk" ajak aldo pada maya dan juga riko
keduanya mengekori aldo yang berjalan masuk terlebih dahulu.
"kamu ingin jalan-jalan kemana dek?" tanya maya pada riko
"terserah yang ngajak saja kak" jawab riko sedang asik main game dengan aldo
__ADS_1
"mas!" maya memberi kode namun aldo tak peka akhirnya dipanggil juga baru menengok
"apa sayang" ucap aldo santai masih memegang game ditanganya
"males ihh dicuekin" maya ngambek dan melangkahkan kakinya ke kamar
"astaga perang dunia ini dek, kakak udah dulu ya mainya. nanti lanjut lagi! " aldo berlari mengejar istrinya
"yahhh elah baru setengah main" riko bermonolog
"biasa mas, kalau sudah punya istri nanti juga begitu" bik marni menyahut ucapan riko saat mengantarkan minum
"masa sih bik? apa semua lelaki akan seperti itu?" tanya riko penasaran
"semua pada aneh dirumah ini" ucap riko lagi. ia meneruskan permainanya lagi secara online agar banyak temannya
sementara aldo masih merayu istrinya "sayang jangan ngambek dong, kan mas udah lama ngga main game. apa lagi mumpung ada riko" aldo mengelus rambut istrinya yang tidur membelakanginya
"sayang, maafkan mas ya?" aldo memeluk istrinya dan terus bercara namun tak ada sahutan. "sayang" aldo panik takut maya pingsan lagi nyatanya istrinya sudah terlelap. semalam setelah acara berlangsung seluruh keluarga mengadakan makan malam dengan barbequan hingga tengah malam.
__ADS_1
"astaga untung istriku! kalau tidak sudah aku gigit ini mah" aldo gemas menatap wajah istrinya dan mendaratkan kecupan diwajah maya
aldo kembali ke ruang tv melanjutkan permainan gamenya dengan adiknya.
"ayo kita main lagi. nanti sore kita ke mall" ajak aldo keduanya bermain dengan semangat hingga waktu sudah menujukan jam makan siang
"bik masak apa hari ini, sudah waktunya makan siang" aldo ke dapur mengecek makanannya sebelum membangunkan istrinya
"ini pak saya sudah masak pesanan ibu tadi pagi. ibu mau makan gado-gado katanya" jawab bik marni yang baru selesai menyiapkan makanan diatas meja makan"
"ya sudah saya bangunkan ibu dulu" aldo berjalan ke kamar tapi yang hendak dibangunkan sudah keluar kamar
" mama cantik sudah bangun, ayo kita makan" aldo menggandeng tangan istrinya pelan dan mendudukan dikursi yang ada dimeja makan
"terima kasih" ucap maya
"ayo dek kita makan bersama" ajak maya pada riko dan sedikit cuek pada aldo
"mas ngga diajak makan sayang?" aldo pura-pura ngambek
__ADS_1
"mas kan udah disini ya tinggal duduk saja, kenapa harus ditawari lagi" maya menahan tawanya melihat wajah kesal aldo
riko dan bik marni pun seolah tak melihat drama apapun, keduanya sibuk dengan makananya sendri