Perjalanan Cinta Sang Dokter

Perjalanan Cinta Sang Dokter
Semua nya terungkap


__ADS_3

Kenzo pulang ke rumah nya wajah nya dingin karna merasa marah dengan Nandira sudah membuat Naila masuk rumah sakit bahkan dia tidak peduli dengan pernikahan itu,Kenzo mendekati keluarga nya yg lagi makan malam bersama


"Ada apa Kenzo"ujar Sakira santai


"Tan aku ngak suka ya atas apa yg tante lakukan pada Naila"ucap Kenzo datar


"Memang nya kenapa asal kamu tau ya Kenzo istri kamu itu tadi berusaha menggoda Arvin di kamar kamu sendiri"ujar Nandira ikut emosi


"Aku ngak peduli itu jika Naila kenapa- kenapa aku tidak akan menikah dengan Clara jika benar Naila berselingkuh dengan Arvin aku akan membunuh Arvin"ucap Kenzo emosi lalu pergi


"Naila akan baik karna dia jatuh tidak tinggi Arvin juga bilang jika Naila baik baik saja sebelum akad nikah nanti kita lihat Naila di rumah sakit"ujar tuan Mahendra menenangkan semua


"Iya ayah"ucap Sakira mereka lanjut makan malam


Kenzo pulang hanya ganti baju setelah itu dia kembali ke rumah sakit menemani Naila yg belum sadar kan diri ,Kenzo mengengam tangan Naila menatap wajah Naila dia tidak akan melepas kan pandangan nya dari wajah Naila, Kenzo tidak membiarkan Naila celaka lagi


☀️☀️☀️


Sampai pagi pun Kenzo tetap posisi semalam dia merenungi hati nya dia sadar dia merasa sangat takut kehilangan Naila.Kenzo menoleh saat pintu di buka itu Rafi bersama istri nya


"Tuan Kenzo di sini"ujar Rafi ramah


"Iya"ucap Kenzo berdiri


"Sebentar lagi rasa sakit mu akan hilang sabar ya"ucap Rani mengecup kening Naila air mata nya tidak bisa di tahan


"Tuan Kenzo anda pulang saja biar saya menjaga Naila"ujar Rafi serius


"Iya"ucap Kenzo lalu keluar


"Mas apa mas sudah telpon Ririn"tanya Rani terus mengelus kepala Naila


"Iya mungkin sebentar lagi akan datang"ujar Rafi lalu mendekati Naila


"Tuan Kenzo saya mau periksa Naila"ucap Ririn melihat Kenzo berdiri di depan pintu kamar Naila


"Silahkan"ujar Kenzo mempersilahkan tadi juga Ririn sudah izin sama dokter yg merawat Naila dan dia di izin kan


"Kak Rafi tunggu di luar"ujar Ririn masuk Rafi dan Rani menunggu di luar


Tidak berapa lama Ririn keluar dia menutup pintu kamar Naila bersandar di pintu itu dan menangis Rafi dan Rani yg mengerti keadaan Naila ikut menangis Kenzo tidak mengerti apa yg terjadi dia merasa bingung


"Kata kan ada apa"ucap Kenzo datar


"Naila"ucap Ririn gemetar


"Kata kan yg jelas saya akan membunuh mu jika kamu tidak mengatakan kebenaran nya"ujar Kenzo sudah emosi


"Naila tidak ada harapan lagi akibat benturan itu makin memburuk keadaan nya kita harus bersabar dan merela kan kepergian Naila"ucap Ririn menyeka air mata nya


"Apa maksud mu"ucap Kenzo datar


"Naila mengalami rusak hati "ujar Rani menangis memeluk suami nya


"Lalu tunggu apa cepat operasi dia saya akan bayar berapa pun biaya nya"ujar Kenzo wajah nya berubah dingin

__ADS_1


"Tuan jiak ada donor nya kami tidak akan berada di situasi ini Naila tidak menemukan pendonor nya, kami juga 2 tahun lebih mencari pendonor namun hasil nya tidak ada karna donor hati itu selain harus saudara kandung tapi harus memiliki golongan darah yg sama"jelas Ririn


"Apa kamu butuh uang sehingga enggan mendonor kan hati mu berapa pun kamu minta saya akan bayar"ujar Kenzo pada Rafi


"Tuan saya memang kakak nya tapi saya tidak bisa mendonorkan nya karna tidak cocok"ucap Rafi merasa sedih Kenzo segera masuk ke ruangan Naila


"Bangun lah"lirih Kenzo memeluk kepala Naila dia sekarang merasa kan betapa penting nya Naila untuk nya


"Apa tidak ada harapan dok"ujar Kenzo keluar lagi Ririn hanya menggeleng memejam kan mata nya Kenzo rasa nya ingin menangis mendengar itu semua jika dia kehilangan Naila


"Sayang kita harus ikhlas"ujar Rafi memeluk istri nya


"Apa adil untuk Naila mati diusia yg di bilang sangat muda"ujar Ririn membuka mata


"Maksud dokter"ujar Rafi curiga Ririn menyeka air mata nya


"Kini aku akan bertindak melanggar janji untuk kebaikan itu tidak di bilang pengkhianatan tapi kebijakan"ujar Ririn serius


"Tuan Kenzo ada seseorang yg bisa mendonor kan hati nya untuk Naila"ucap Ririn serius


"Ririn kamu mau mengatakan sesuatu"ujar Rafi curiga


"Kamu bisa diam aku akan membunuh mu"ujar Kenzo dingin


"Katakan siapa orang nya"ujar Kenzo serius Ririn menoleh ke sumber suara yg datang


"Kenzo bagaimana Naila"ujar tuan Mahendra cemas Ririn mendekat


Plak


"Apa yg kamu lakukan dokter Ririn"ujar Arvin kaget


"Ririn"ucap Clara menahan pipi nya


"Kenapa Clara kamu takut"ujar Ririn lalu mendekati Kenzo


"Jika istri mu mau selamat mereka berdua bisa mendonorkan hati nya"tunjuk Ririn pada Nadhira dan Arvin


"Tunggu apa hubungan nya"ujar Kenzo bingung


"Apa maksud doker"ujar Arvin bingung


"Biar aku perjelas"ujar Ririn


"Tutup mulut mu Ririn kamu itu hanya orang luar"ujar Clara takut rahasia nya terbongkar


"Naila mengidap rusak hati dan butuh donor hati sedangkan Rafi tidak bisa melakukan itu karna apa karna dia bukan lah kakak kandung Naila"ujar Ririn


"Apa yg mau kamu katakan"ucap Kenzo serius


"Tuan Kenzo mau tau kenapa aku bilang mereka berdua cocok karna Naila Salsabila itu adalah Cantika Putri Arthur"ucap Ririn dengan tegas


"Dan wanita keji ini wanita kejam ini!telah menipu kalian semua dia sengaja mengambil stempel Naila itu kenapa tes DNA itu cocok karna dia tau jika Naila itu adalah Cantika"ucap Ririn lagi


"Siapa kamu Ririn "ujar Clara marah

__ADS_1


"Karna sekarang sahabat ku akan mati Clara kamu wanita keji mengambil semua hak nya Naila"ucap Ririn lalu mengeluarkan beberapa tes dari rumah sakit


"Ini tes DNA yg Naila ambil saat dia tau dia Cantika dan ini tes saat dia memeriksa apa kalian cocok untuk jadi donor itu dia lakukan hanya ingin memastikan jika semua nya benar"ucap Ririn


"Tutup mulut mu"ucap Nandira marah


"Kalian mau bukti lagi"ujar Ririn lalu membuka pintu kamar Naila mereka ikut masuk Ririn mengambil kalung itu dan membuka nya seketika Nandira terjatuh karna melihat kalung itu


"Kenapa kamu bisa tau"ujar tuan Mahendra


"Karna aku tidak hanya dokter pribadi Naila tapi sahabat nya dia cerita semua nya pada ku kak Rafi juga tau semua nya dia diam karna Naila meminta karna dia tau nyonya Arthur sangat membenci nya"ujar Ririn


"Kata kan Clara"ujar Nandira


"Itu tidak benar "ucap Clara meneguk ludah nya


"Jika kamu berbohong aku akan melenyapkan kan mu"ucap Kenzo menatap dengan tajam


"Cepat"bentak Kenzo


"Ita semua benar aku mengakui semua nya karna aku hanya ingin hidup mewah dan hidup enak aku mengetahui jika Naila anak Arthur yg hilang saat Naila bicara pada Rafi mengatakan tes DNA itu aku mengikat rambut Naila di rambut ku pada saat akan tes DNA itu kenapa tes nya cocok "ucap Clara ketakutan seketika Nandira menangis dan terduduk


"Aku melakukan kesalahan"ucap Nandira menangis


"Rasa ku selama ini tidak lah salah saat melihat nya aku bisa merasakan jika dia adik ku"ujar Arvin menetes kan air mata mengelus kepala Naila


"Naila kamu benar egois tidak mengatakan pada ku tapi tidak apa"ucap Arvin menghapus air maya nya


"Saya bersedia menjadi donor nya"ucap Arvin serius


"Arvin bunda sangat banyak salah pada adik mu jadi bunda ingin menjadi donor nya"ujar Nandira berderai air mata


"Bun ngak bisa karna bunda mempunyai penyakit jantung dan diabetes itu tidak baik untuk Naila"ucap Arvin


"Tenang saja nyonya saya ini juga dokter beda saya akan melakukan yg terbaik"ujar Ririn dia belum terlambat


"Baik lah mari kita segera melakukan operasi"ujar Arvin senang Ririn setuju


###


Semua menunggu operasi nya Dita juga ikut membantu karna Arvin yg minta karna dia butuh orang kepercayaan soal Clara dia kabur karna takut dengan Kenzo


"Kamu coba lebih perjelas semua nya"ujar tuan Mahendra pada Rafi


"Awal kami tau jika Naila adalah Cantika itu dari iklan"ucap Rafi menceritakan semua nya


"Naila hanya butuh alasan kenapa dia di buang Naila juga takut kakak nya atau pun bunda nya mendonor kan hati nya dan mengalami apa yg dia rasakan Naila sangat menyayagi kakak dan bunda nya tapi apa balasan nya bunda nya sendiri membuangnya "ucap Rafi pelan


"Itu tidak benar"ucap Nandira mengeleng menangis memeluk Sakira


"Kenapa kamu bisa mengatakan itu"ujar tuan Mahendra


"Karna orang yg bernama Marsel mengatakan semua nya dia tau Naila adalah Cantika dia mengatakan jika bunda Naila menyuruh nya"ucap Rafi menceritakan yg pernah Naila ceritakan saat Marsel mengatakan itu


"Pantas kenapa aku merasa hangat saat bersama Naila karna jantung ayah nya bersama ku Naila bisa merasa kan nya"ujar tuan mahendra menyentuh dada nya karna memang benar jantung tuan Arthur ada di diri nya

__ADS_1


"Nanti kita akan tanya sama Naila"ucap Sakira menguat kan Nandira dia juga merasa kaget karna merasa konyol atas apa yg Naila lakukan dulu juga Sakira pernah berfikir hal ini dan ternyat semua nya kenyataan


__ADS_2