
Aku sudah bertekad akan menemukan Tania wanita itu benar membuat aku gila jika aku tidak menemukan nya entah lah semasa sekolah dulu aku tidak terlalu tau dia siapa tapi sejak kejadian hari itu sangat menganggu ku dia wanita cantik yg pernah aku temui mungkin semua orang tidak percaya jika mengatakan Tania wanita cantik yg aku temui secara kakak ku sendiri sangat cantik begitu pun mama ku tapi aku masih sangat mengagumi wanita itu jika kalian bertanya kenapa aku cinta jawabannya adalah bibir dan mata nya aku sangat menyukai itu bibir yg tipis mungil itu jika dia tersenyum aku benar mencintai wanita itu di saat aku menodainya aku merasakan bibir itu sangat lembut apa lagi saat dia mengucapkan kata kata meski terlihat memohon tapi aku suka saat dia bicara mata itu penuh arti aku suka itu aku benar gila pada nya tapi aku akan menyiapkan hati di saat menemukan nya mau dia sudah nikah atau pun belum tapi aku harus bertemu dengan nya setidaknya meski aku tidak bisa miliki nya tapi aku bisa memastikan kebahagiaan nya.
Awal mulai aku mencari nya adalah di tempat kami sekolah dulu kenangan di sana masih melekat betapa aku dan Arvin sangat nakal julukan preman sekolah itu sangat menyenangkan aku banyak melewati waktu bersama Arvin . Tapi sayang seharian aku mencari informasi tidak menemukan Tania meski aku ke tempat rumah nya tetangga nya bilang jika keluarga Tania tidak pernah kembali membuat aku kecewa
Aku memutuskan pulang ke apartemen ku tidak lupa aku mampir ke supermarket membeli persediaan makanan cemilan snack dan mie instan ya karna aku tidak bisa masak biasa nya juga Arvin yg masak tapi aku ngak bisa sama sekali setelah selesai aku pulang dan masuk ke apartemen meletakkan di meja makan saat aku mau naik aku kaget menemukan mama di sofa yg tengah tertidur aku mendekati nya dan berjongkok
"Ma mama"ucap ku pelan mengusap tangan mama
"Emm sayang kamu udah pulang"ujar mama duduk memegang wajah ku
"Mama masih kangen sama kamu ngak papa kan mama nginap semalam di sini"ujar mama tersenyum aku hanya tersenyum mama ini ada ada saja aku ini sudah dewasa masak iya akan tidur bersama mama
"Mama aku udah dewasa nanti papa cemburu"ujar ku tertawa kecil
"Enak saja jika papa cemburu mama akan memukul nya"ujar mama galak membuat aku tersenyum
"Mama mau makan"tanya ku karna jujur aku sangat lapar
"Kamu beli makanan"tanya mama
"Engak cuman ada mie instan"ujar ku mengaruk kepala karna mama tidak suka aku makan mie
"Satria itu tidak sehat"ujar mama menasehati
"Ya mama tau kan aku ngak bisa masak jadi mau gimana lagi"ujar ku karna memang benar
"Nanti mama akan suruh orang kirim makanan setiap hari"ujar mama
"Iya ma aku mandi dulu ma"ujar ku berdiri lalu menuju kamar aku menoleh seperti mama menelpon seseorang biarkan saja aku tau mama merindukan aku karna udah lama terpisah tapi mau gimana lagi
Setelah aku mandi aku memakai celana batas lutut baju kaos menyisir rambut baru aku menuju ke tempat makan dan ternyata ada papa juga di sana aku tersenyum mendekati mereka
"Papa bawakan makanan"ujar papa tersenyum
__ADS_1
"Ayo sayang makan mama suapin mau"tawar mama aku terkekeh pelan
"Tidak biar aku yg suapin mama"ujar ku tersenyum dan mengambil piring yg sudah mama siapkan aku segera menyuapi mama dan aku lihat wajah papa sangat bete tidak enak di pandang
"Ma lihat tuh"ujar ku melirik papa
"Biarkan saja sayang dia udah puas sama mama beberapa tahun ini tanpa gangguan kamu"ujar mama tersenyum dan menerima suapan ku lagi
"Apaan ini aku bunuh anak mu jika seperti ini"kesal papa membuat aku terkekeh pelan
"Jika itu terjadi akan ada berita tuan Kenzo membunuh anak nya karna cemburu wah akan ada berita menghebohkan "ujar nya menggoda papa dia nampak sangat kesal
"Sayang masak kamu lebih pilih dia kamu tau kan aku ini cemburuan"ujar papa memeluk mama
"Apaan sih kayak anak ABG aja udah tua"sindir mama papa makin kesal dia manyun aku menggeleng pelan melihat itu papa memang selalu manja pada mama
"Sayang emang apa rencana mu sambil mencari wanita itu"tanya mama
"Aku sih mau balik ngojek"jawab ku karna hanya itu aku bisa ketemu sama orang banyak siapa tau aku bisa bertemu dengan Tania
"Pa aku udah bilang jika aku mau mandiri"ujar ku
"Sayang apa pun yg kamu lakukan mama akan selalu mendukung mu asal itu hal yg baik mama sempat marah di saat kamu merusak anak gadis orang tapi mama sadar kamu melakukan itu karna mama karna keadaan yg memaksa mama senang kamu mau jadi pria bertanggung jawab "ujar mama tersenyum
"Sejujurnya bukan hanya ingin bertanggung jawab sih ma tapi karna aku cinta sama dia"ujar ku malu mama dan papa nampak kaget
"Ya ampun Satria masak iya kamu cinta baru sekali kan kalian bertemu lagian mending kamu minta bantu sama pak John aja mencari nya kamu kirim saja foto nya"ujar papa kaget yg aku katakan
"Papa ngak tau aja di saat aku melihat nya itu seperti apa dia menarik ku pa dia punya daya tarik membuka hati ku dan membawa nya bahkan aku tergila-gila pada nya"ujar ku cepat
"Yg semangat mengejar cinta mu jangan menyerah begitu saja"ujar mama tersenyum mengusap kepala ku kami pun lanjut makan
###
__ADS_1
Siang aku ngojek dan malam aku ke bar bukan tanpa sebab aku pikir yg di katakan Arvin itu ada benar nya juga jika seandainya Tania jadi wanita malam bagaimana jadi aku nongkrong di bar melihat wanita malam yg kelakuan nya kayak ulat saja tapi entah kenapa aku tidak tertarik atau tergoda meski mereka menggoda ku tunggu masak iya aku impoten tidak itu kelainan tapi benar aku merasa tidak tergoda sama sekali
"Tuan mau saya layani"ujar nya menarik baju ku untuk mendekat aku tidak bergeming sama sekali wanita itu mulai menciumi leher ku tapi tetap aku merasa biasa saja dia mulai duduk di pangkuan ku menatap mata ku
"Aku tidak tergoda sama sekali "ujar ku datar
"Dasar impoten"ujar nya ya ampun itu benar ada nya aku benar impoten tapi aku tidak peduli aku mau pokus pada Tania
"Ehh tunggu"ujar ku saat dia berdiri
"Udah lama kerja di sini"tanya ku
"Iya lumayan lama"ujar nya menegakkan minuman
"Kenal sama wanita ini saat dia berumur 15 tahunan"ujar ku menunjuk kan foto Tania di dompet ku yg masih sangat manis dia menatap nya
"Jika di sini ngak ada wanita ini aku kenal sama pekerja yg lain"jawab nya
"Baik lah terimakasih "ujar ku meletakkan uang lalu pergi aku tidak peduli lagi pada wanita itu lalu menuju bar lain aku masuk terlalu rame sekali karna lumayan rame tempat nya aku mendekati wanita berpakaian seksi itu
"Hai"sapa ku
"Hai tampan"ujar nya tersenyum menawarkan aku minuman tapi aku tidak minum
"Udah lama kerja di sini"tanya ku
"Lumayan "ujar nya
"Kenal sama wanita ini atau pernah lihat"ucap ku melihat kan foto Tania
"Wah ngak ada kayak nya"jawab nya aku kecewa tapi aku tidak menyerah sedikit pun aku kembali ke bar selanjutnya dan sama tidak ada keberadaan Tania udah seluruh bar aku kunjungi tapi tidak menemukan nya aku kecewa di buat nya
####
__ADS_1
Setelah pulang dari ngojek aku membuat kopi duduk di kasur memangku laptop ku aku menatap foto Tania yg aku simpan di laptop aku ambil dari mading sekolah dulu saat ada foto Tania dia begitu cantik dan manis aku suka itu aku tersenyum kecil mengusap surai rambutnya
"Aku tidak akan menyerah mencari mu"gumam ku menghembuskan nafas dengan kasar aku akan tetap mencarinya sampai ketemu