Perjalanan Cinta Sang Dokter

Perjalanan Cinta Sang Dokter
Frustasi


__ADS_3

Rey tidak peduli apa yg terjadi pada Cinta meski Kenzo menelpon untuk kembali bahkan Naila pun Rey tidak peduli dan tidak ingin berurusan dengan Cinta dia tetap pada keputusannya untuk meninggalkan Cinta 2 hari lalu Cinta pulang di antar sama paman karna keadaan Cinta yg tidak henti menangis jadi karna takut Cinta kenapa -kenapa paman yg mengantar nya pulang Rey tidak ingin mendengar kabar Cinta lagi dia tutup telinga mengenai Cinta


"Rey kamu lagi apa"ucap Angel memeluk lengan Rey


"Sudah selesai "ujar Rey menutup laptopnya


"Rey apa kamu sudah bilang sama paman ingin menikahi ku"ujar Angel menatap Rey


"Nanti aku bilang"ujar Rey


"Rey aku sudah lama menunggu ini akhirnya kamu mau menerima ku aku....."ujar Angel menatap bibir Rey


"Aku......aku sangat menginginkan kamu"ujar Angel menatap bibir Rey lalu mencium nya Rey berdiri


"Aku mau bicara pada paman sebentar"ujar Rey lalu beranjak pergi


"Sial"geram Angel


"Paman"ucap Rey masuk ke kamar


"Iya Rey ada apa"ujar paman duduk


"Aku mau menikahi Angel secepatnya "ujar Rey duduk


"Angel,kamu yakin "ucap paman serius


"Iya paman aku serius"ujar Rey


"Rey apa sih kurang nya Cinta dia wanita baik wanita cantik terhormat apa kurang nya apa karna dia mencintai Devan atau di cintai Devan"ujar paman


"Aku jijik paman menerima milik Devan"ucap Rey datar


"Rey Rey apa Devan sudah meniduri Cinta"ujar paman sinis Rey diam


"Balas dendam kamu itu pada siapa apa Cinta itu anak Dapit sehingga kamu memasukkan daftar orang yg kamu benci tidak kan dia anak Kenzo Mahendra kamu itu aneh sekali membenci Cinta dia wanita terbaik untuk mu tapi kamu membuangnya begitu saja"ujar paman sinis


"Aku tidak peduli paman aku mau menikahi Angel"ucap Rey serius


"Wanita pela*** itu"ucap paman sinis


"Maksud paman"ucap Rey menatap paman nya serius


"Iya dia secara tidak langsung menjadi wanita pela*** setiap ada klien ke sini pasti mereka tidur karna Angel yg menggoda mereka membayar Angel dari kalangan artis pengusaha bahkan pria hidung belang dan berumur dia tidak ragu agar bisa mendapatkan uang kamu ingin menikahi nya iya"ujar paman lalu mengambil dokumen soal Angel yg pernah dia selidiki dan melempar pada Rey


####


Cinta menyenderkan kepalanya di jendela pesawat Naila mengengam tangan Cinta dengan kelembutan baru saja mereka pulang dari negara C untuk mengobati Cinta dia menjadi orang pendiam bicara sendiri bahkan berteriak tidak ada alasan Cinta sering ingin bunuh diri sungguh melihat anak nya seperti itu membuat Naila tidak kuat menatap mata Cibta penuh kehancuran


"Sayang ayo turun kita akan pulang"bisik Naila menyelimuti mantel ke tubuh Cinta mereka berdiri saat pintu pesawat di bukan Kenzo merangkulnya banyak sekali awak media mengejar mereka untuk bertanya tapi Kenzo menyiapkan pengawalan yg ketat


Naila menatap Cinta dari kamar Cinta melihat Cinta berdiri balkon menikmati sinar mentari dengan tersenyum dia seperti memeluk seseorang Cinta sering berhalusinasi mengenai Rey terjebak di halusinasi nya.Naila menyeka air mata nya membuka pintu balkon


"Cinta"panggil Naila membuat Cinta kaget dia menatap Naila sulit di artikan


"Satria menunggu mu kamu masih belum siap"ujar Naila


"Aku mau pergi sebentar "ujar Cinta tersenyum singkat pada udara mengikuti Naila dari belakang


"Mama aku mau pakai baju ini saja"ujar Cinta membututi Naila

__ADS_1


"Iya sudah cepat nanti Satria telat ke kantor nya"ucap Naila


"Satria genggam tangan Cinta kamu jangan membiarkan dia sendiri "ujar Naila mendekati Satria


"Mama ini kayak aku ini mengabaikan kak Cinta saja"gerutu Satria


"Ayo sayang "ujar Satria mengedipkan matanya Cinta memeluk lengan Satria mereka segera berangkat


"Tante mama jangan sedih kak Cinta pasti sembuh "ucap Arvin menyeka air mata Naila


"Iya"ucap Naila tersenyum


Satria mengajak Cinta ke kantor biar Cinta ada aktivitas Cinta berbaring di sofa hanya bengong saja karna Satria juga sibuk Tania yg dari tadi memperhatikan Cinta ikut sedih dengan mantan bos nya itu dulu Cinta orang yg ceria dan tegas sekarang cinta menghancurkan nya


"Kasihan nona Cinta"gumam Tania dia mendekati Satria ingin mengingatkan soal Cinta tapi saat Tania ingin menepuk bahu Satria tiba-tiba Satria berbalik alhasil Satria menabrak nya karna takut jatuh Tania berpegang di baju Satria membuat kancing baju Satria lepas mata mereka malah bertemu


"Heh mesum"kesal Tania menutup mata nya saat dada Satria terlihat


"Nanti saya telpon pak"ujar Satria menyudahi pembicara mereka


"Sepertinya kamu suka melihat atau menyentuh dada ku ngaku saja"ujar Satria tersenyum


"Enak saja saya hanya ingin mengatakan jika nona Cinta.......nona Cinta"ujar Tania melihat di sofa kosong


"Kak Cinta "ucap Satria keluar dari ruangan mencari Cinta bersama Tania mereka sampai keluar dari kantor melihat Cinta di gandeng oleh Devan ingin masuk mobil


"Sialan kamu Devan"teriak Satria menarik Devan satu pukulan mengenai wajah Devan


"Nona Cinta mau kemana"ujar Tania memeluk Cinta


"Rey tidak becus menjaga nya lihat dia jadi seperti ini biar aku yg merawat Cinta"ujar Devan


"Pak sebaiknya nona Cinta jangan di bawah ke kantor ini tidak baik untuk keamanan nona"ujar Tania


"Kak Cinta mau kemana sudah ku katakan di!sini aja"ujar Satria sebal


"Rey menunggu ku di rumah aku mau pulang"ujar Cinta menunduk


"Rey Rey Rey"ujar Satria mengeratkan giginya kesal


"Aku antar pulang"ujar Satria lalu mengantar Cinta pulang


Cinta pulang dia berbaring di halaman mulai menatap ke atas memejamkan matanya larut oleh halusinasi nya lagi Naila menemani Cinta sesekali dia menyeduh teh nya jika di larang Cinta akan mengamuk lagi dan membahayakan nyawanya


"Cinta jika ngantuk ayo kita tidur di kamar"ucap Naila menatap Cinta karna seperti nya Cinta ngantuk mereka masuk kemar


"Mama aku mau tidur di peluk mama"ucap Cinta pelan


"Iya sayang"ucap Naila tersenyum mengusap kepala Cinta memeluk Cinta


#####


Satu bulan untuk Rey di beri waktu oleh paman nya sekarang Rey di paksa paman kembali ke kota X apa lagi paman memindahkan perusahaan ke sana jadi dengan terpaksa Rey kembali paman juga memaksa Rey untuk kembali pada Cinta jika tidak paman akan memaksa Rey berhenti untuk balas dendam tentu Rey merengut kesal dengan paman nya


"Paman membuat aku kesal kita lihat apa yg di lakukan wanita itu paling dia lagi senang senang"ujar Rey menghentikan mobilnya di pinggir rumah Kenzo lalu Rey melihat Cinta duduk di pembatas balkon Rey melepaskan kacamata nya melihat Cinta ada perusahaan sedikit kurus dan pucat Rey memperhatikan Cinta yg tersenyum berbicara sendiri


"Bicara sama siapa sih"ucap Rey penasaran karna wajah Cinta seperti sangat bahagia tapi Rey melihat Naila yg membuat Cinta merengut mengajak nya pergi


"Bodoh amat lah"ujar Rey acuh kembali ke kantor

__ADS_1


"Pak saya mempunyai ide baru untuk menarik perhatian soal stasiun televisi kita jika kita bisa mendapatkan informasi berita yg lagi hangat saya yakin stasiun televisi kita akan jadi yg utama"jelas asisten Rey


"Berita apa"tanya Rey meneguk kopi nya


"Ini soal nona Cinta Salsabila Mahendra pak dia menjadi tidak waras semenjak ditinggal oleh suaminya ini tapi belum ada yg bisa mendapat kan informasi yg lengkap"ucap nya Rey mengambil tablet itu menggeser satu persatu foto Cinta yg mengamuk di rumah sakit bahkan ada mengamuk di tempat umum yg ingin bunuh diri Cinta yg bicara sendiri di taman Cinta pulang dari luar negri membuat Rey terdiam


"Yakin ini di sebabkan oleh suaminya"tanya Rey serius


"Menurut informasi seperti sih pak karna dia!terus mencari suaminya siapa ya nama suaminya saya lupa akan hal itu ada juga ada yg mewawancarai dokter psikolog yg pernah menangani dia mengatakan jika memang nona Cinta mengalami gangguan ya mungkin mencintai segenap hati dan jiwa itu kata nya"jelas nya


"Baik lah kamu pergi biar saya nanti mencari informasi nya"ujar Rey berdiri dan pergi lagi dia kembali ke rumah itu turun dari mobil mengintai Cinta yg ada di taman bodyguard nya sangat ketat


"Aku ingin memastikan sendiri"ucap Rey gelisah dia ingin masuk tapi tiba-tiba bodyguard itu heboh melihat Cinta lari mereka mengejar Cinta


"Ini kesempatan ku"gumam Rey lalu dia melihat Cinta dari samping yg keluar membawa nya ke samping rumah mata mereka bertemu Cinta ngos- ngosan karna lari


"Rey"ucap Cinta tersenyum menyentuh wajah Rey


"H...hai"ucap Rey jadi tidak karuan sedikit tersenyum kaku wajah Cinta merengut


"Mama bilang pasti aku halusinasi lagi Rey tidak akan tersenyum "lirih Cinta menunduk


"Kamu kenapa"ucap Rey datar Cinta tersenyum kecil mencium pipi Rey


"Tadi aku melihat mu pergi jadi aku mengejar mu ada yg menculik mu membawa mu pergi"ujar Cinta memeluk Rey


"Aku rindu kamu lama sekali pergi kerja nya"ujar Cinta


"Rey tidak akan ninggalin aku lagi kan"ujar Cinta menatap Rey


"Tidak "ucap Rey cepat


"Nona Cinta"panggil semua mencari Cinta


"Ssttt mereka itu jahat sekali ingin memisahkan kita"ujar Cinta bersembunyi di punggung Rey


"Apa aku keterlaluan"batin Rey termenung


"Rey"panggil Cinta menatap Rey


"Rey tidak suka ya pada ku"ujar Cinta menuduk


"Karna aku di cintai Devan karna aku pernah mencintai Devan jika begitu kenapa Rey tidak lebih dulu bertemu dengan ku dari pada Devan"lirih Cinta menangis


"Ssttt jangan menangis ya "ujar Rey memegang wajah Cinta dan Cinta mengangguk pelan Cinta mengalungkan tangan nya di leher Rey


"Rey mau mencium ku "ucap Cinta tersenyum memejamkan mata Rey mencium leher Cinta


"Maaf aku banyak bicara Rey pasti pergi lagi karna aku banyak nuntut"ujar Cinta melepaskan pelukannya lalu melangkah pergi


"Aduh semua ini karna aku aghh sial"geram Rey memukul tembok itu dia pergi dari belakang rumah


"Ya ampun Cinta jangan lagi pergi seperti itu"ujar Naila memeluk Cinta


"Cinta"ujar Naila menyentuh leher Cinta yg merah


*Kenapa leher kamu merah ada yg berbuat tidak baik pada mu"tanya Naila takut anak nya di manfaatkan


"Tidak ini Rey yg melakukan nya"ujar Cinta pelan

__ADS_1


"Baik lah ayo kita pulang kamu jangan pergi lagi"ujar Naila mengengam tangan Cinta dan Cinta hanya membuntuti Naila dari belakang seperti anak kecil


__ADS_2