Perjalanan Cinta Sang Dokter

Perjalanan Cinta Sang Dokter
Bertemu setelah sekian lama


__ADS_3

Satria berpenampilan kantor sekarang jas dokter nya di gantung dia pasti rindu tugas dokter nya membantu ornh orang tapi Satria ingin mencoba hal baru lagi dengan menjadi direktur perusahaan besar apa dia mampu yg pasti dia sebal pada kakak nya karna menyita kebebasan nya lalu Cinta masuk tersenyum mendekati Satria


"Kamu sangat tampan Sat kayak nya bakal banyak cewek caper deh sama kamu di kantor"ujar Cinta tersenyum


"Aku sebal sama kak Cinta"ujar Satria


"Sat 2 tahun lebih kamu kakak beri kebebasan giliran dong kakak yg minta ke kebebasan"ujar Cinta mengambil dasi yg di Pagang Satria dan memakainya


"Wah kamu sangat gagah tapi ingat jadi dokter dan direktur hal yg berbeda tetep wibawa dan tegas"ujar Cinta


"Siap bos"ujar Satria hormat


"Ayo sayang nanti kamu telat ke kantor nya"ujar Cinta cekikikan memeluk lengan Satria


"Kak Cinta ke pengen ya mempunyai suami benaran"ejek Satria dengan berjalan


"Tidak aku hanya mengingat kan jika umur mu sudah tua sudah pantas punya istri"ujar Cinta tersenyum


"Menyebalkan sekali"kesal Satria


"Ohh ya nih tas kantor bawa semua dokumen untuk hari dan file nya ada di sini"ujar Cinta menyerah kan tas itu


"Satria yg kerja"tanya Rey tidak ada yg bertanya


"Iya aku malas kerja mau menikmati jadi pengangguran aja semua orang kan tidak menyukai ku lagi jadi aku mau di rumah aja"ujar Cinta mengambil sarapannya


"Ngomong ngomong aku jadi malas hidup merasa hampa seperti ini"ujar Cinta santai dan melirik Rey yg menatap nya


"Aku hanya becanda"ujar Cinta meneguk susu nya


"Cih kamu suka sekali membuat orang repot"ujar Rey sinis dan tetap semua diam tanpa berkata atau membantah ucapan Cinta merasa terasa acuh pada Cinta


####


Satria mengendarai mobil nya menuju kantor dan parkir di parkiran kantor Satria keluar dia sedikit telat karna mendengar kan sedikit penjelasan dari Cinta tadi Satria membenarkan penampilan nya dan menghembuskan nafasnya kasar dia menyapa semua karyawan semua memperhatikan Satria karna belum mengenal Satria mereka kagum dengan ketampanan Satria


Bugh


"Ohh maaf"ujar Satria saat dia menabrak seseorang membantu wanita itu berdiri saat mata nya bertatap wanita itu berubah datar


"T...t... Tania"ucap Satria tidak percaya perlahan langkah Tania mundur


"Tania aku mencari mu"ucap Satria ingin memeluk Tania


Plak


"Aku mencintaimu"ujar Satria menerima tamparan Tania


Plak plak


"Pergi aku membenci mu*triak Tania meneteskan air matanya dia mulai mengingat hari kelam itu


"Aku mencintaimu Tania"lirih Satria begitu pilu


Plak


"Aku benci "teriak Tania mengeleng dengan menangis Satria berlutut memeluk kaki Tania


"Maafkan aku maafkan aku"ucap Satria ikut menangis penantian nya mencari wanita ini akhirnya berakhir


"Aku benci hadir mu pergi sana"teriak Tania menampar terus menerus wajah Satria yg terus mengatakan Cinta nya setelah itu Tania lari sekuat tenaga semua karyawan hanya melongo karna Tania terkenal ramah baik hati tapi kenapa dia jadi seperti itu asisten pribadi direktur itu kenapa jadi seperti itu mereka bertanya tanya siapa pria itu


"Tania tunggu"teriak Satria mengejar nya


###


Cinta melihat bekal yg dia bawa untuk Arvin dia akan mengejar maaf dari Arvin supaya adik nya itu mau bicara lagi pada nya Cinta sudah memasakkan makanan kesukaan Arvin dengan senang Cinta membawa nya mencari kehadiran Arvin yg lagi bicara pada Rey


"Arvin aku bawakan makan siang untuk mu"ujar Cinta dengan tersenyum Arvin masih bicara dengan Rey dengan sabar Cinta menunggu nya


"Aku permisi dulu ya"ujar Arvin berlalu


"Arvin"panggil Cinta menarik tangan Arvin


"Aku bawakan makanan untuk mu maafkan aku sungguh maaf apa kamu masih membenci ku"ujar Cinta menatap Arvin


"Karna ke egosian kamu aku kehilangan mama mu"tajam Arvin


"Aku minta maaf aku tidak berfikir semua nya akan terjadi maafkan aku jangan cuekin aku seperti ini"minta Cinta

__ADS_1


"Urus saja kebahagiaan mu itu aku tidak butuh diri mu"ujar Arvin melangkah dengan lebar


"Arvin tunggu"ujar Cinta lari mengikuti Arvin


"Maafkan aku"minta Cinta dia tidak akan menyerah begitu saja


"Lepas aku telanjur membenci mu"ujar Arvin menepis tangan Cinta


Bugh


"Aghhh"lirih Cinta saat dia terjatuh karna dia memakai hells tinggi tidak sengaja kaki nya keseleo karna tepisan tangan Arvin


"Aduh Rey sakit kaki ku"ucap Cinta saat Rey mendekati nya


"Kaki mu patah"ucap Rey


"Aghh sangat sakit Rey"ujar Cinta menahan amat sakit Rey segera mengedong Cinta menuju ruang perawatan Arvin mengikutinya


"Biar aku yg memeriksa"ujar Arvin bertidak


"Rey bagaimana jika kaki ku di amputasi"ujar Cinta menahan sakit sampai air mata nya keluar


"Itu bagus"ujar Rey santai


"Apa ,kamu suka mempunyai istri kaki nya kudul"kesal Cinta meski kesakitan masih sempat nya dia menggerutu pada Rey di samping nya


"Aghh jangan sentuh sakit"raung Cinta saat Arvin memeriksa letak tulang kaki Cinta


"Bisa diam ngak sih suara mu itu memecahkan gendang telinga"ucap Rey sebal


"Kamu tidak mengerti soal rasa sakit ini seperti..... seperti...... seperti kamu saat mengambil keperawanan ku"ucap Cinta cepat


"Wanita ini menjengkelkan"ucap Rey sebal


"Aku akan menggeser nya ini akan terasa sangat sakit"ujar Arvin memposisikan tangan , Cinta merengkuh tubuh Rey memeluk pria itu


krek


"Aghhh"triak Cinta tertahan dengan mengerat kan pelukan nya dan Arvin memberi suntikan anti nyeri Cinta terdiam di pelukan Rey dia kehabisan tenaga,Arvin mulai melilit kan perban elastis di kaki kanan Cinta


"Sudah selesai"ujar Arvin lalu berlalu


"Kamu istirahat saja ini terasa nyeri Arvin sudah memberi bius anti nyeri saya masih ada pasien "ujar Rey lalu berlalu Cinta melihat kedua nya pergi


"Kenapa Satria menelpon"gumam Cinta mengakat telpon


"Kenapa kak Cinta ngak bilang jika di kantor ini ada Tania"kesal Satria terdengar suaranya frutasi


"Tania dia asisten ku"ucap Cinta


"Ya ampun kak dia wanita yg aku cari puluhan tahun "ucap Satria


"Dia kabur lari dari ku dia sangat marah tolong aku kak pertemukan aku dengan nya aku bisa gila benaran "ucap Satria


"Baik lah kamu tunggu"ujar Cinta lalu memutuskan sambungan teleponnya meraih tongkat itu


"Awww sakit banget"keluh Cinta menahan rasa sakit itu keluar dari sana dengan pelan


"Kenapa ini bisa terjadi"ucap Cinta menatap Satria yg sangat panik


"Aku ngak tau dia kabur"ujar Satria frustasi


"Aku telpon duku"ujar Cinta menelpon tapi tidak di angkat Tania ,Cinta menelpon di apartemen tadi tidak di jawab


"Seperti nya dia ada di rumah nya ayo aku antar"ujar Cinta lalu masuk mobil Satria mereka segera melaju dan mengetuk pintu rumah saat Tania membuka melihat Satria langsung saja Tania mendorong Satria sampai Satria terjatuh


"Tania dia adik ku"ujar Cinta tidak terima


"Jika begitu saya mau berhenti bekerja"ucap Tania tegas


"Tania kamu tau kan jika kamu berhenti kamu harus kembalikan gaji selama kamu bekerja lalu harus membayar 500 juta"jelas Cinta


"Asal nona tau adik nona ini pria bejat pria breksek aku sangat membenci nya"ujar Tania dengan menangis memeluk Cinta


"Aku hancur karna dia hiks hiks"ucap Tania menangis


"Ya aku tau itu"ujar Cinta mengusap punggung Tania


"Aduh kaki ku mulai sakit lagi"ujar Cinta lalu duduk di lantai Satria baru menyadari kaki kakak nya

__ADS_1


"Kak mau di dalam duduk nya aku bantu"ujar Satria


"Saya tidak mengizinkan kalian masuk"ujar Tania datar


"Maaf nona saya butuh waktu jika dia yg harus gantikan nona "tolak Tania memalingkan wajah nya


"Tania mengerti lah keadaan ku sekarang ini memang perusahaan itu akan jatuh ke tangan Satria aku juga mau pokus pada kehidupan ku"ujar Cinta masih duduk dia harus mendongak menatap lawan bicara nya


"Nona tidak mengerti perasaan ku seperti apa dia memper**** ku di saat umur ku 15 tahun karna itu kehidupan ku hancur masa depan ku hancur"ucap Tania menyeka air matanya yg terus mengalir


"Tania maaf kan aku akan hal itu sejak hari itu aku mencari mu menaruh hati pada mu aku akan bertanggung jawab menikahi mu maafkan aku"ujar Satria menyesal


"Segampang itu "ucap Tania


"Entah kenapa preman sekolah ini bisa menjadi adik nona"ucap Tania geram menatap Satria jika tidak menghargai Cinta dia tidak puas menampar Satria


"Aku mencintaimu sungguh"ujar Satria


"Tapi aku tidak malah aku sangat membencimu lebih baik aku mati jika harus menikah dengan mu lebih baik aku di penjara dari pada aku harus bertemu dengan mu"ujar Tania lalu menutup pintu depan kasar memeluk lututnya ibu nya memeluk anak nya itu


"Semuanya berakhir"lirih Satria memeluk kakak nya


"Sudah jangan menyerah berjuang terus"ujar Cinta menyemangati


"Iya benar jika seperti ini aku akan betah bekerja selama ada Tania"ujar Satria dia tidak akan menyerah


"Kaki kakak kenapa"ujar Satria dan Cinta menceritakan nya


"Mau aku antar pulang kak"ucap Satria karna dia harus balik kantor dia nanti akan kembali


"Satria kamu yakin lah besok Tania akan kerja kamu harus bersabar nanti suruh pak John bicara pada Tania kamu jelas kan pada pak John dia akan bicara supaya Tania tidak berhenti bekerja aku mau pulang "ujar Cinta beranjak dia sudah memesan taksi, Cinta tertatih berjalan dia menuju alamat nya


"Kita lihat sampai mana kalian menemukan aku"ucap Cinta tersenyum dia melepaskan kalung pelacak yg sering Kenzo gunakan saat mencari nya dan Cinta membuang kalung dompet dan ponsel nya ke sampah rumah nya setelah itu dia minta di antar ke apartemen Rey


"Kita lihat saja"gumam Cinta lalu menuju lift


"Aww"keluh Cinta saat ada yg menabrak nya di lift


"Lihat mbak jika jalan jika cacat ngak usah keluyuran"ujar nya sinis lalu pergi


"Wanita itu menyebalkan mana tangan ku luka bukan nya nolongin"gumam Cinta berdiri dengan tongkat nya dan bersender di lift


###


Saat Rey dan Arvin menjenguk Cinta dia sudah tidak ada di tempat membuat keduanya cemas tapi saat Arvin melihat lokasi ternyata arah ke kantor membuat keduanya lega karna Cinta ada bersama Satria


Karna sangat tidak tenang dengan keadaan Satria segera menghubungi pak John dan menjelaskan kronologi permasalahan nya dengan cepat pak John menemui Tania membuat Tania tidak berkutik karna dia menghormati pak John karna pria paru baya ini dia banyak mendapat kan ilmu


"Saya sudah mendengar semua dari tuan muda"ucap oak John menyeduh teh hangat nya


"Tangan mu terlalu lancang menampar tuan muda Tania apa kamu tau dia pewaris Mahendra grub atasan mu"ujar pak John dingin


"Pak maafkan saya tapi saya tidak bisa menerima kenyataan jika dia yg jadi atasan saya apa dia menceritakan soal kebejatan nya"ucap Tania murka


"Iya tuan muda sudah menjelaskan nya"ucap pak John


"Saya ingin berhenti"ucap Tania tertahan


"Tania kamu sudah menandatangani kontrak sesuai dengan kontrak yg tertulis kamu berhenti berkerja jika kamu pensiun dengan arti sudah tidak mampu bekerja atau lanjut usia atau bos kamu sendiri memecat mu tapi perlu kamu ingat Tania jika kamu di pecat dari perusahaan Mahendra grub kamu tidak akan punya kesempatan bekerja di tempat lain "jelas pak John Tania menangis kembali


"Soal yg terjadi pada mu nanti ada yg akan menjelaskan nya tapi kamu tidak bisa bekerja dan harus profesional besok kamu harus segera bekerja hari ini saya anggap kamu cuti"ujar pak John dan berdiri mengajak Naila yg dari tadi di luar


"Nyonya"ujar Tania serak karna menangis orang tua Tania ikut hormat


"Saya tidak menyangka yg menyelamatkan hidup saya di masa lalu itu kamu Tania"ujar Naila duduk


"Maksud nyonya"ujar Tania binggun


"Dulu karna masalah keluarga saya pergi bersama mama nya Arvin dan kami memutuskan hidup sederhana jadi lah Arvin dan Satria seperti itu dulu saat kejadian Satria menodai mu itu karna Satria punya alasannya saat itu saya kecelakaan butuh dana yg besar karna Satria tidak punya uang sebelum dia tau siapa dirinya teman nya bernama Glen menawar kan rencana jahat itu jika Satria nisa menodai mu di depan mata nya dengan tirai sebagai penghalang maka Glen akan membantu operasi saya karna tidak punye pilihan jadi Satria melakukan nya itu kenapa saya bisa sehat seperti ini"jelas Naila


"Tania maaf kan Satria sebagai seorang ibu saya melihat betul penyesalan Satria atas apa yg dia lakukan dia juga hampir gila mencari mu puluhan tahun tidak hanya penyesalan tapi dia mencintai mu sejak saat itu"ucap Naila lalu berlutut di depan Tania


"Maafkan Satria jangan lagi menyiksa nya saya tidak tega lagi melihat nya"ucap Naila memohon


"Kenapa semua nya harus terjadi pada saya"ucap Tania menangis memeluk ibu nya


"Nyonya saya mengerti semua dan kamu Tania semua sudah berlalu maaf kan tuan muda jangan keras hati nak dia melakukan itu karna dia menyayangi mama nya itu berarti tuan muda baik "ujar nya


"Kenapa aku yg jadi korban bu"ujar Tania terisak Cinta membiarkan Tania menangis sampai puas

__ADS_1


"Baik saya akan memaafkan tuan muda saya juga akan kembali bekerja besok tapi hubungan kami hanya sebatas asisten dan bos lagian saya sangat membencinya dan saya juga akan segera menikah"ucap Tania menyeka air matanya


"Saya akan bicara pada Satria terima kasih atas maaf nya Tania semoga Satria bisa menerima keputusan ini meski itu akan menghancurkan hati nya jika benar kamu akan menikah"ujar Naila lega tapi dia juga kasihan dengan Satria Naila tau Satria akan hancur karna Tania akan menikah


__ADS_2