Perjalanan Cinta Sang Dokter

Perjalanan Cinta Sang Dokter
Selalu gagal karna masa lalu yg kelam


__ADS_3

Cinta keluar dari mobil saat pak Den membuka kan pintu mobil pak Den ingin membantu sampai ke lantai atas tapi Cinta menolak dia berjalan dengan pelan karna kaki nya masih sakit dia tetap berjalan sendiri dengan tongkat nya para karyawan berdiri memberi hormat saat Cinta masuk segera saja Cinta menuju ruangannya


"Kalian kenapa lagi"ucap Cinta masuk menutup pintu dan mendekat


"Ngak tau kenapa asisten kakak ini bersikap tidak sopan"ketus Satria kesal


"Tidak nona saya selalu hormat pada atasan saya nyata nya sebagai asisten yg baik jika bos membuat kesalahan maka saya akan mengingatkan nya"ucap Tania membela diri


"Kalian yg ke sini kaki ku tidak sanggup untuk berdiri sakit banget"ujar Cinta duduk di sofa


"Kenapa Tania apa Satria melakukan kesalahan"tanya Cinta serius Tania membawa dokumen itu mendekati Cinta


"Iya nona dengan susah payah kita menghindari kerja sama dengan tuan Reno tapi tuan muda malah kerja sama"ucap Tania menjelaskan


"Lah memang nya kenapa dia memberi keuntungan "bantah Satria ikut mendekat


"Satria benar itu aku tau dia menguntungkan buat kita cuman saat itu aku takut malah terjebak oleh kelicikan nya karna dia orang nya sangat licik saat itu sama dia ingin menjebak ku untung Tania keburu memberi die sengatan listrik dan kami pergi"jelas Cinta


"Jika kamu seperti ini yg ada dia akan menjebak mu juga"ujar Cinta menjelaskan


"Mana ku tau"ucap Satria santai


"Nanti kamu bisa dengar kan penjelasan dari Tania soal klien karna dia sudah tau semua nya"ucap Cinta


"Kak yg benar saja di mana wibawa ku sebagai bos jika harus mendengarkan asisten ku"ucap Satria cepat


"Satria nama nya juga baru kerja kan lagian Tania udah lama kerja nya dengan ku"ujar Cinta


"Jika preman sekolah tetep preman sekolah tidak berguna"cibir Tania dengan berani


"Lihat kak betapa berani nya dia sama bos nya sendiri"ujar Satria kesal


"Tania samping kan urusan pribadi mu saat ini Satria adalah atasan mu"ujar Cinta paham dengan keadaan Tania


"Iya nona maafkan saya"ucap Tania


"Tidak apa saya mengerti perasaan mu apa yg kamu rasa saat menatap Satria namun kamu harus kerja dengan baik "ujar Cinta


"Kamu kembali kerja"ujar Cinta lagi


"Saya permisi nona tuan muda"ujar Tania hormat lalu berlalu


"Kakak pulang saja nanti aku akan bertanya pada Tania saja"ujar Satria duduk di samping Cinta


"Tidak apa kok di rumah juga aku bosan hanya sendiri"ujar Cinta tersenyum dia melihat kaki nya


"Siapa yg memberi ini apa Rey"ucap Cinta baru menyadarinya Satria melihat kaki Cinta


"Bukan kak paling ini mama karna mama menguasai ilmu kedokteran tradisional"jelas Satria


"Masak sih kemarin aja aku hilang ngak ada yg cariin masak iya mama melunak begitu saja"ujar Cinta melihat kaki nya


"Kata siapa semua keluarga mencari kakak mama juga sangat panik kakak jangan seperti itu mungkin sekarang mama cemas mencari kakak"jelas Satria


"Ya kenapa tadi aku bawa supir harus nya aku pergi sendiri biar mama panik cariin aku"ujar Cinta tersenyum


"Kak Cinta suka sekali membuat orang cemas"ujar Satria tersenyum

__ADS_1


Cup


"Terimakasih adik ku aku jadi semangat lagi ternyata mereka masih menyayangi ku"ujar Cinta mencium pipi Satria memeluk Satria dengan erat


"Iya kak"ucap Satria membalas pelukan Cinta


"Aku pulang ya"ujar Cinta berdiri lalu berlaku.Saat Cinta masuk ke dalam rumah dia melihat Naila dengan raut gelisah mondar-mandir


"Emang enak di bikin cemas seperti itu"gumam Cinta tersenyum dia berjalan pelan melewati mama nya begitu saja


"Dari mana kamu sudah tau kaki lagi sakit kelayapan tidak tau arah mana tidak izin lagi"ketus Naila melipat tangannya di dada


"Lah buat apa aku izin toh semua juga tidak perduli pada ku jadi aku hanya ingin membiasakan diri dan ngurus diri sendiri"ucap Cinta santai Naila sangat kesal dengan jawaban santai Cinta


"Apa kamu tidak menghargai mama mu ini"geram Naila menatap Cinta tajam


"Emm gimana ya"ujar Cinta berfikir


"Kamu benar benar ya"geram Naila mendekat


"Aghh mama mama menyakiti kaki ku"teriak Cinta saat Naila memegang paksa kaki Cinta


"Diam ngak duduk yg benar"bentak Naila mendudukkan Cinta


"Ya ya ya"ucap Cinta, Naila ingin menunduk melihat kaki nya Cinta segera memeluk bahu mama nya mengecup lama pipi Naila


"Maafkan aku"lirih Cinta membuat Naila tersenyum mengelus tangan Cinta


"Kenapa harus menyadarinya sekarang kenapa tidak dari dulu biar kita tidak merasa kehilangan tante"ucap Naila lirih


"Maaf maaf maaf"ucap Cinta menyesal


"Sekarang mama lihat kaki kamu"ujar Naila lagi meletakkan kaki Cinta di pangkuan nya Naila meraih suntikan di meja lalu menyuntikkan Cinta mengepalkan tangannya terasa sakit tidak lama Naila mengambil ramuan dan memoleskan di kaki Cinta meniupnya penuh kelembutan


"Terimakasih ma"ujar Cinta tersenyum berbaring di sofa


"Kasih sayang tidak putus itu kasih sayang ibu"ujar Naila tersenyum mencium kening Cinta


"Mama tinggal dulu "ucap Naila lagi dan berlalu ke kantai atas


"Semoga ini awal dari kebahagiaan"gumam Cinta tersenyum dia memejamkan mata nya


###


Tania berdiri dengan jengkel menatap Satria yg terus menahannya di ruangannya tadi Tania izin pulang cepat karna nanti malam pacar nya akan melamarnya jadi Tania harus menyiapkan diri tentu Satria menahan gadis ini dia tidak mau kehilangan gadis di depannya ini


"Jadi saya harus melakukan apa lagi pak"ujar Tania jengkel


"Tunggu lah sebentar lagi"ujar Satria pokus ke laptopnya


"Apa dia berusaha menghalangi ku"gumam Tania


"Jika bapak terus seperti ini saya jengkel jadi nya bapak izinkan ngak sih apa memang berusaha menahan saya"kesal Tania


"Ck cepat sekali dia menyadari itu"gumam Satria


"Baik jika itu keinginan mu pergi sana semoga kamu bahagia selalu Tania"ucap Satria sendu menatap Tania dia tidak akan mengharapkan Tania tapi Satria akan tetap memastikan Tania baik baik saja dan bahagia

__ADS_1


"Saya permisi pak"ucap Tania lalu berlalu


"Dia emang menjengkelkan"geram Tania menaiki mobilnya dan pulang


Semua persiapan sudah di lakukan untuk menyambut pacar Tania dan keluarga nya orang tua Tania juga sudah sangat rapi termasuk Tania yg masih berias dia harus tampil sempurna di depan calon mertuanya , Ibu nya masuk mengelus bahu Tania lembut


"Em Tania boleh ibu tanya sesuatu "ucap nya duduk di kasur


"Iya bu"ujar Tania dengan wajah cerah bahagia


"Kamu udah bilang sama Rio soal masa lalu mu yg kelam"tanya ibu nya Tania terdiam dan mendekat


"Tania kamu tau kan 4 pria yg pernah mengajak orang tua nya ingin melamar mu membatalkan pernikahan ini karna masalah itu kenapa kamu tidak menjadikan itu pelajaran seharusnya kamu ceritakan pada Rio"ucap nya lembut


"Jika begitu aku tidak akan mengatakan nya bu aku cinta sama Rio sudah cukup aku hancur bu"ujar Tania berdiri mendekati ibu nya


"Tania kalian akan menikah bukan pacaran seharusnya jika sudah ingin menikah sudah tau baik buruk nya pasangan jika seperti ini kamu sama saja membohongi nya"ujar ibu Tania


"Baik lah jika ibu menginginkan itu aku akan lakukan lagian Rio sangat baik dia akan menerima kekurangan ku"ucap Tania percaya diri


"Sayang ayo Rio sudah datang"ucap ayah Tania bernama Rianto


"Iya ayo"ucap ibu Tania bernam Anisa mereka segera menghadap keluarga Rio dan berbincang


"Aku pasti sangat setuju dengan pernikahan ini apa lagi kan Tania adalah asisten Mahendra grub"ujar nya tersenyum


"Iya bagaimana kita akan segera melakukan acara pernikahan"ucap nya lagi


"Aku senang tan om jika kalian menerima aku"ucap Tania tersenyum


"Tentu sayang"ucap Rio tersenyum


"Sebelum kita melakukan ke jenjang lebih serius saya selaku ibu Tania ingin mengatakan sesuatu masa lalu kelam Tania"ucap ibu nya


"Bu apa pun masa lalu Tania saya akan terima karna saya cinta sama Tania"ujar Rio


"Baik dengar kan dengan baik"ujar ibu nya mulai bercerita jika Tania pernah mengalami pemerko**** semua nampak diam


"Kamu akan tetap melanjutkan pernikahan ini kan Rio "ucap Tania penuh harap


"Ini hal serius Tania"ujar Rio yg tadi duduk di samping Tania malah duduk di tempat orang tua nya


"Bagaimana ma ini bisa memalukan keluarga kita meski nama Tania bagus jadi asisten perusahaan besar tapi dia telah di nodai akan merusak nama baik keluarga kita"ujar Rio serius


"Benar itu ma papa malu juga memiliki menantu seperti dia"ucap nya


"Rio kamu akan tetap menerima ku kan"uja4 Tania


"Maaf Tania selain kamu sudah kotor nama mu juga ikut serta aku tidak mau hidup dengan sesuatu yg kotor itu akan mengotori ku juga nama mu memang bagus jadi asisten perusahaan besar namun jika ada yg mengetahui nya maka nama baik kami juga hancur jika memiliki menantu seperti mu kami tidak bisa ambil resiko "ujar Rio hancur sudah perasaan Tania lagi lagi ini terjadi


"Rio Rio tolong jangan seperti ini kamu sudah janji ingin hidup bersama ku "ucap Tania memegang tangan Rio yg akan pergi


"Maat Tania aku tidak bisa"ujar Rio lirih


"Rio kenapa kamu melakukan itu jangan kamu hancurkan kan aku sekian kali nya aku mohon"ucap Tania penuh harap


Plak

__ADS_1


"Dasar wanita tidak tau malu sudah tau Rio menolak apa kamu bukan di perko** tapi kamu memang wanita genit"ucap ibu Rio menampar Tania lalu mereka pergi Tania terdiam menahan pipinya air matanya menetes deras dengan yg terjadi dia selalu mengalami hal seperti ini mengalami penghinaan cacian dan penolakan dari masa lalu nya itu, melihat Tania hancur ibu dan ayah nya segera menenangkan Tania dia tau Tania selama ini selalu mengalami situasi yg begitu karna kejadian itu mereka selalu ada di samping Tania


__ADS_2