Perjalanan Cinta Sang Dokter

Perjalanan Cinta Sang Dokter
43


__ADS_3

Naila tidak tau jika di tempat dia beli bakso bakar tadi ada anak buah Marsel yg lagi nongkrong di sana mereka tidak asing dengan wajah Naila mengetahui sesuatu jika Naila tengah hamil jadi mereka memberi tau Marsel jika mereka melihat Naila tanpa pengawalan dan tanpa ada nya Kenzo segera Marsel menyusun rencana


"Apa kalian sudah mengikutinya"tanya Marsel pada anak buah nya


"Iya tuan nona Naila masuk ke Mall di temani kepala keamanan Mahendra"lapor nya


"Ini kesempatan yg bagus"ujar Marsel tersenyum jahat


"Kalian berdua masuk dan cari Naila pastikan jika dia benar sendiri dan keadaan nya benar aman"ujar Marsel dia akan mengumpulkan anak buah nya


"Baik tuan"ujar nya lalu masuk


Naila engan memilih baju atau pun yg lain dia malah banyak memesan makanan makan dengan lahap Toni hanya menemani di samping Naila yg makan dengan lahap mood Naila masih sangat bagus hari ini tapi Naila masih sangat kesal karna Kenzo tidak ingin menemaninya di telpon saja Kenzo engan menjawab


"Enak semua Toni mau"tawar Naila tapi Toni hanya mengeleng pelan anak buah Marsel menemukan Naila di lantai atas di perjalanan turun ke lantai bawah mereka segera kembali pada Marsel


"Toni kamu tunggu di mobil aja saya mau ke toilet jadi mules kebanyakan makan"ujar Naila menahan perut nya yg sudah kebelet


"Tapi nona"ujar Toni cemas


"Apaan kamu mau ikut saya ke toilet"kesal Naila


"Baik lah saya turun"ucap Toni lalu berlalu Naila segera ke toilet


Saat Toni sampai ke lantai bawah semua staf Mall dan pengunjung di sana menunduk berbaris dengan rapi dan ada Marsel dan anak buah nya yg tersenyum pada nya


"Sial"gumam Toni melepaskan bingkisan lalu dia di serang Toni melawan dia cukup jago tapi banyak orang yg mengeroyok nya sampai Toni terjatuh babak belur Marsel menginjak dada Toni


"Di mana nona mu"tanya Marsel tersenyum puas


"Saya tidak tau"ucap Toni menahan sakit dada nya


"Cepat kata kan"ujar Marsel datar


"Dia dia sudah pulang"ujar Toni cepat


Bugh


"Jangan membohongi ku"teriak Marsel menonjok Toni


"Kamu tidak akan bisa menemukan nona Naila"ujar Toni datar


"Sialan"teriak Marsel memukul Toni sampai Toni tidak sadar kan diri


"Cari Naila ke penjuru sudut"ujar Marsel mereka semua menyebar karna Marsel menyandra Mall polisi mengepung nya tapi dia biasa saja karna tujuan nya bukan merampok setelah membunuh Naila ,Marsel akan pergi melalui udara


Naila yg baru selesai dari toilet melihat ada beberapa orang seperti mencari sesuatu dengan senjata di tangan Naila menjadi panik


"Apa ada perampokan"gumam Naila dia mengendap bersembunyi melihat keadaan lalu Naila menuju tempat yg tidak pernah di sangka gudang dia bersembunyi di balik kardus kardus mereka semua mencari Naila


Kenzo lagi meeting bersama klien nya bersama John yg menemaninya ponsel John berdering John melihat sekilas tertata nama Naila membuat dia meneguk ludah nya melirik Kenzo


"Ada apa nona Naila menelpon ku apa dia tidak tau jika suami nya ini kapan saja membunuh ku jika tau istrinya menelpon ku"batin John

__ADS_1


"Siapa John"ucap Kenzo datar saat ponsel John terus berdering


"N...nona Naila tuan"ujar John sudah berkeringat


"Ada apa dia menelpon"ujar Kenzo dingin dan datar


"Saya tidak tau tuan"ujar John berdegup


"Angkat dan speaker"ujar Kenzo


"Halo"ujar John setelah dia mengangkat telepon Naila


"Pak John"ucap Naila seperti bisikan wajah Kenzo suram menatap John membuat John semakin berkeringat takut


"Pak John saya telpon tuan Kenzo tapi tidak di angkat"ucap Naila masih seperti bisikan


"Tuan Kenzo lagi meeting nona ada apa"ujar John berusaha santai


"Pak John saya tidak tau saya jalan sama Toni ke Mall tadi saya suruh Toni menunggu di bawah dan saya mau ke toilet tapi saat saya selesai dari toilet saya melihat ada beberapa orang mencari sesuatu dengan membawa senjata"jelas Naila pelan Kenzo segera mengambil ponselnya


"Sekarang kamu di mana"ucap Kenzo merampas ponselnya segera pergi John mengakhiri meeting nya


"Aku lagi bersembunyi tuan Kenzo aku takut jika ada perampokan lalu dia nanti nyakitin aku dan anak kita"ujar Naila gemetar


"Kamu tenang ya aku akan segera sampai kamu tetap bersembunyi"ujar Kenzo


"Iya tuan"ujar Naila lalu sambungan telpon terputus


"John ikut saya"ujar Kenzo masuk mobil John masuk mobil dan Kenzo segera menghubungi anak buah nya untuk berkumpul di Mall


"Tuan juga ada di sini apa di dalam juga ada nona Naila"ujar nya Kenzo mengankat tangannya membuat semua menyingkir karna tau Kenzo ini seperti apa


"Bagaimana pak keadaan di dalam"tanya Kenzo mendekati kepala polisi


"Belum terkendali tuan karna perampok nya banyak menyandra pengunjung"jelas nya Kenzo menatap Mall itu dia sangat gelisah jika nanti Naila di sakiti bagaimana lalu ada beberapa orang di keluar kan dari gedung itu polisi segera menanyakan keadaan di dalam


"Pak ini bukan perampokan tapi konspirasi mereka mencari nona Naila"jelas nya mendengar itu Kenzo mengepalkan tangannya sudah tau pelaku nya siapa


"John kamu tetap di sini cari cela untuk masuk bersama anak buah yg lain saya akan mencari tempat masuk yg lain bersama anak buah yg lain"ucap Kenzo dingin melangkah


"Hei mau kemana kamu Kenzo apa kamu tidak ingin menyaksikan drama ini"ucap Marsel dari speaker Kenzo kembali lagi merampas speaker polisi


"Marsel"teriak Kenzo


"Jika anak dan istri ku kenapa kenapa aku benar tidak akan mengampuni mu"ucap Kenzo datar


"Wah Naila hamil ini sangat menyenangkan jika keluarga Arthur kehilangan dua orang berharga termasuk keluarga mu Kenzo hahaha"ucap Marsel tertawa


"Breksek kamu Marsel aku benar tidak akan mengampuni mu ke sini kamu lawan aku"triak Kenzo emosi hanya terdengar suara tembakan dan gelak tawa Marsel


"Jika Naila yg di tembak itu bagaimana "ujar Kenzo panik ada lagi suara tembakan Kenzo melemparkan speaker itu lalu lari


"Tuan Kenzo "ucap semua panik saat Kenzo masuk karna tidak ingin Kenzo kenapa kenapa John bersama anak buah nya yg lain ikut masuk

__ADS_1


"Marsel"teriak Kenzo murka


Dor


Kenzo melompat saat ada yg berusaha menembak nya dia segera bersembunyi tapi saat mengintip Kenzo tidak menemukan Naila hanya melihat beberapa tahanan dan Toni ,terlihat John masuk membantu tahanan untuk pergi lalu mereka semua mengambil posisi Kenzo mengeluarkan pistol nya dan baku tembak terjadi polisi ikut serta karna Marsel melawan


"Percuma Kenzo karna Naila sudah tiada hahaha"ucap Marsel tertawa puas lalu pergi karna dia sangat terdesak anak buah nya juga sudah banyak yg mati melihat itu Kenzo segera mengejar Marsel yg sudah naik pesawat Kenzo menarik kaki Marsel lalu mereka berkelahi sangat sengit Kenzo sudah sangat murka tapi dia lengah Marsel lolos


"Sial"triak Kenzo memukul lantai


"Naila"ucap Kenzo panik segera mencari tapi Naila tidak di temukan polisi ikut mencari Naila di dalam Mall itu bersama anak buah Kenzo yg lain


"Kemana kamu Nai"gumam Kenzo panik semua ikut mencari tapi tetap tidak ada yg menemukan Naila


"Tuan saya menemukan ini"lapor nya menyerah kan tas Naila


"Di mana kanu menemukan nya"tanya Kenzo


"Di gudang tuan"ucap nya Kenzo segera lari ke gudang lalu masuk tapi sepi tapi Kenzo meneliti melihat kaki Naila dia segera menyingkirkan kardus itu melihat Naila terpejam


"Nai Naila"panggil Kenzo panik


"Egghh tuan Kenzo sudah sampai"ujar Naila mengucek mata nya


"Kamu tidak apa apa"tanya Kenzo cemas


"Aghh tidak tadi kan tuan Kenzo bilang tetap bersembunyi jadi aku tetap bersembunyi karna aku ngantuk jadi tertidur"ucap Naila lalu mencium pipi Kenzo yg terluka


"Tuan Kenzo berkelahi"ucap Naila serius


"Aku cemas memikirkan mu tapi kamu baik bain saja kan"ucap Kenzo memeluk Naila dengan etat


"Aku baik baik saja tuan"ujar Naila menyentuh pipi Kenzo


"Aku obati ya"ujar Naila berdiri Kenzo mengengam tangan Naia


"John bawa Toni ke rumah sakit"ujar Kenzo serius


"Baik tuan"ujar John segera mengankat Toni


"Tuan Kenzo luka"ucap Naila masuk mobil bersama Kenzo mengambil obat luka di tas nya yg selalu dia bawa lalu mengobati luka Kenzo


"Kamu jangan sampai terluka"ujar Kenzo mengecup tangan Naila


"Makan nya jika aku mau kemana mana tuan temani"ujar Naila cemberut


"Iya maafkan aku"ujar Kenzo mengusap pipi Naila


"Iya"ucap Naiak senang memeluk Kenzo naik ke pangkuan Kenzo


"Tuan sakit ngak"tanya Naila menyentuh luka Kenzo


"Tidak"ucap Kenzo datar

__ADS_1


"Aku cium biar cepat sembuh"ujar Naila tersenyum kecil lalu mengecup pipi Kenzo yg terluka membuat Kenzo sangat senang yg di lakukan Naila


__ADS_2