Perjalanan Cinta Sang Dokter

Perjalanan Cinta Sang Dokter
Membuktikan diri


__ADS_3

Cinta berfikir keras kenapa mama nya seperti mengacuhkan nya bahkan sangat baik pada Rey membuat Cinta makin kesal kenapa juga mama nya baik pada Rey dengan menggerutu Cinta masuk ke kamar melihat Rey berleha-leha di kasur nya biasa nya nya Rey jarang sekali berada di kamar entah kemana dia melihat itu membuat Cinta kesal apa lagi melihat tadi Naila perhatian pada Rey


"Hei saya tidak sudah kamu istirahat di kasur saya asal kamu tau ya saya tidak suma kamu berbaring di samping saya"kesal Cinta menarik Rey tapi malah dia kesandung kaki Rey sampai mereka berdua terjatuh


"Asal kamu tau ya saya tidak pernah main -main dan asal kamu tau saya bisa melakukan apa saja pada diri mu"ujar Rey serius dia menindih Cinta


"Dasar pria mesum"teriak Cinta mendorong Rey


"Kamu itu memang pria mesum pertama ingin melecehkan saya dan sekarang kamu memanfaatkan saya dan soal kamu tidak ingin melakukan apa saja karna kamu takut dengan kekuasaan saya miliki apa lagi papa saya"ujar Cinta dengan sombong


"Ck cK kasihan sekali kamu nona papa mu itu telah menyerahkan kamu sepenuh nya pada saya kamu pikir saya suka menikah sama bekas orang tidak sama sekali saya tidak suka terhadap wanita ohh ya apa kamu tau saya mau menikahi mu karna perjanjian papa mu cukup menguntungkan saat itu dan sebagai imbalan saya harus memperlakukan kamu dengan baik jika tujuan saya ingin mengorbankan kamu maka papa mu setuju karna kamu hanya alat untuk tujuan saya"ujar Rey sinis membuat Cinta sangat kesal


"Ya ampun ternyata kamu tidak menyukai wanita bagus lah tapi saya jadi takut ternyata kamu tidak tertarik dengan wanita berarti kamu tidak normal"ejek Cinta menilai Rey


"Jangan mengejek saya seperti itu atau kamu benar tau akibat nya"kesal Rey tidak terima


"Memang nya apa yg mau kamu lakukan memukul, asal kami tau ya saya ini masih suci jadi tidak sudih kamu sentuh sepenuhnya saya akan menyerahkan diri pada kak Devan setelah kami menikah "ujar Cibta berlalu ke kamar mandi


"Aku harus memanfaatkan ini aku harus membuat Devan lah membunuh keluarga aku tidak perlu susah payah mengotori tangan melalui wanita angkuh itu aku bisa mencapai tujuan ku"gumam Rey datar lalu berlalu


####


Para pria lagi nongkrong di ruangan Kenzo ya untuk melancarkan rencana mereka ya karna tujuan Kenzo dan Rey sama yaitu keluarga Devan karna Rey juga mempunyai dendam terhadap keluarga Devan makan nya dia datang ke kota itu karna sama sama tujuan nya keluarga Devan jadi Kenzo membuat perjanjian pada Rey


"Kenzo apa perlu kita mengorbankan Cinta biar gimana pun dia anak mu"ujar tuan Arthur


"Aku tau itu tapi Cinta melakukan kesalahan besar dia harus dihukum"ujar Kenzo meneguk wine nya kebiasaannya memang tidak hilang


"Cinta masih suci dia mengatakan pada saya pada saat saya kesal dan ingin melecehkan nya hanya menakutinya tapi dia mengakui nya dia hanya bohong mengatakan semua nya"jelas Rey datar


"Serius aku yakin itu kak Cinta ngak sehina itu"ujar Satria puas


"Tapi tetap saja apa yg di lakukan kak Cinta itu memalukan dia punya suami masih saja pacaran"ujar Arvin


"Iya benar "ujar Kenzo


"Melalui Cinta tujuan kita akan tercapai dengan mulus karna Devan sendiri akan membunuh saudaranya baru membunuh papa nya"ujar Rey datar


"Rey ,Cinta adalah istri mu kami percaya kan dia jika butuh bantuan jangan sungkan meminta bantuan"ujar Kenzo menyemangati Rey


"Saya akan jaga kepercayaan itu tapi saya mau setelah ini selesai akan pergi karna saya tidak tertarik sama sekali pada nya"ujar Rey


"Kenapa"ujar Satria


"Ya saya tidak menyukai wanita"ujar Rey cepat


"What"ucap Arvin kaget


"Ya penderitaan kita sama Rey aku juga setelah kejadian itu seakan tidak tertarik dengan wanita lain"ujar Satria keceplosan


"Apa"ujar Kenzo melongo


"Itu kelainan bodoh pokoknya papa ngak mau kamu mempunyai kelainan dan kamu juga Rey sekarang kalian bertiga pergi ke bar saja membuktikan diri"ujar Kenzo cemas


"Aku setuju untuk membuktikan diri"ujar Satria semangat

__ADS_1


"Tidak terlalu buruk"ujar Rey berdiri lalu ketiga nya segera menuju bar untuk membuktikan diri


####


Di bar ternyata sudah sangat rame dengan alunan musik dan juga wanita seksi kebanyakan para hidung belang awal nya ketiga nya masih memantau tapi karna Ingin membuktikan diri mereka sedikit minum


"Wah ternyata rasanya seperti ini"ujar Satria meneguknya


"Aku takut melanggar kode etik dokter"ujar Arvin takut memandangi alkohol itu


"Sekarang lagi tidak tugas"ujar Rey menegakkan itu karna dia juga sering minum karna Rey tidak pernah bisa tidur bahkan dia mabuk pun tidak bisa membuat nya tertidur


"Aku coba"ujar Arvin menegakan nya dan dia meringis rasanya sangat aneh


"Nambah"ujar Satria jadi kegirangan minun dengan banyak sama hal nya dengan Arvin


"Rasanya sangat happy"ujar Satria tertawa


"Benar haha aku jadi suka"ujar Arvin tertawa lalu ada beberapa wanita mendekati Rey berubah datar karna dia tidak suka wanita


"Hai"sapa nya pada Arvin


"Hai Cinta ku"ujar Arvin sempoyongan memeluk pinggang wanita


"Arin kamu begitu cantik malam ini meski pakaian ini aku tidak suka tapi aku suka keagresifan mu"ujar Arvin tersenyum membelai wajah wanita itu yg dalam penglihatan nya adalah Arin ya Arvin sangat mencintai Arin pada saat pandangan pertama


"Maafkan aku"ujar Satria mengengam tangan wanita itu


"Aku janji akan menjadi kan mu ratu ku aku janji tidak akan menyakiti mu asal kamu memaafkan ku"ujar Satria mencium tangan wanita itu


"Hai sayang mau main juga"ujar wanita lain menggoda Rey


"Saya tidak menyukai wanita"ujar Rey datar wanita itu sudah biasa dengan penolakan dia mencium Rey dengan seksi


Plak


"Sudah saya kata kan saya tidak suka wanita bentak Rey menampar wanita itu lalu dia pergi mengejar Satria dan Arvin


Satria mengajak wanita itu ke kamar hotel apa lagi wanita itu memanfaatkan Satria menuntun Satria ke sana Satria mabuk dalam penglihatan nya adalah Tania yg membawa nya itu


"Apa kamu tau Tania segila apa aku mencintai mu"ujar Satria membelai wajah wanita itu


"Aku sangat mencintai mu"ujar Satria tertawa


"Aku juga"ujar nya mendorong Satria ke kasur


"Benar kah"ujar Satria memeluk perut wanita itu yg masih berdiri


"Iya sayang"ujar nya memegang wajah Satria lalu mencium bibir Satria karna dalam keadaan mabuk Satria menginginkan nya dia terus menciumi wanita itu mencumbu nya


"Sayang"ucap nya seketika Satria terdiam di atas wanita itu


"Kamu ingin menipu ku Tania ku tidak akan mengatakan itu"ujar Satria kecewa


"Tugas ku melayani mu dan mendapat kan uang"ujar nya mengalungkan tangannya di leher Satria

__ADS_1


"Lepas aku tidak sudih menyentuh mu"ujar Satria bangkit dengan sempoyongan masuk ke kamar mandi meski wanita itu menggedor pintu berulang kali


Sedangkan di kamar berbeda Arvin bermesraan bersama wanita itu dia mengukum wanita itu sesekali bibirnya mengucapakan nama Arin dia terus mencium wanita itu mencumbu nya


"Aku sangat mencintai mu Arin"triak Arvin terus mencumbu sampai Arvin benar tidur bersama wanita itu melewati adegan panas setelah itu dia terkapar tertidur pulas


###


Semalam Satria tidur di dalam kamar mandi karna takut dengan wanita itu menggoda nya saat dia terbangun kepalanya sangat pusing penampilan nya berantakan


"Kenapa aku di sini"ujar Satria menyentuh kepala nya lalu keluar dari kamar mandi melihat wanita itu masih ada


"Ya ampun aku mengingat Tania"ujar Satria memukul kepala nya


"Maaf aku tidak bermaksud seperti semalam"ujar Satria meletakkan uang di kasur


"Tidak apa aku mengerti itu tugas ku melayani demi mendapatkan uang "ujar nya tersenyum Satria segera pergi


"Arin"bisik Arvin memeluk wanita itu dia membuka mata nya


"Aghh kamu siapa"ucap Arvin kaget menemukan wanita lain


"Eghh kamu sangat gagah"ucap nya membuka mata dengan tersenyum


"Kamu apakan aku"ujar Arvin menutupi tubuhnya wanita itu tertawa geli


"Kamu sangat lucu senang bisa merasakan pria tampan dan gagah seperti mu"ujar nya tersenyum


"Hei diam berani nya kamu mengambil perjaka ku sial "geram Arvin


"Aku suka itu aku beruntung jika begitu tapi tetap kamu harus bayar"ujar nya tersenyum


"Aghh benar benar sial bisa nya aku tidur dengan wanita "kesal Arvin bangkit memakai baju nya dan segera memberi wanita itu uang dan pergi dan ternyata Satria dan Rey sudah ada di mobil


"Gara bara mabuk aku malah melihat wanita itu Tania tapi aku sadar aku normal hanya saja cinta ku terlalu besar pada Tania sehingga tidak menginginkan wanita lain"ucap Satria lesu Rey segera melaju kan mobil nya


"Aghh sial karna mabuk semalam aku kira Arin tapi ternyata aku tidur dengan wanita lain "ucap Arvin kesal


"Perjaka ku hilang"triak Arvin dengan lebay Satria tertawa


"Kayak anak gadis yg di lecehkan"ejek Satria


"Diam sialan"kesal Arvin memukul Satria lalu kedua nya menatap Rey


"Kamu semalam minum juga lalu apa kamu juga main sama wanita "tanya Arvin penasaran tapi Rey diam saja


"Hei ayo cerita kan kami ini partner kerja mu"ujar Satria ikut penasaran


"Sudah saya katakan jika saya tidak menyukai wanita saya memang minun tapi tidak mabuk karna udah terbiasa akan hal itu"jawab Rey santai


"Jika aku tidak suka karna mencintai Tania lalu kamu kenapa tidak suka wanita"ujar Satria


"Kamu tidak menginginkan kami kan"ucap Arvin menutup dada nya dan itu membuat Satria tertawa lagi


"Kamu persis seperti wanita hahaah"tawa Satria geli membuat Arvin kembali lagi memukul Satria berkali kali Rey hanya diam sesekali meliriknya kedua nya sangat dekat

__ADS_1


__ADS_2