Perjalanan Cinta Sang Dokter

Perjalanan Cinta Sang Dokter
Cinta pertama


__ADS_3

Sesuai yg di bilang Devan dia benar menunggu Cinta di kantin setelah selesai kelas Cinta ke kantin dan Depan memanggilnya jadi mereka makan siang bersama untuk pertama kali nya untuk Cinta makan siang bersama seorang pria dia senang bukan main akan hal itu biasa nya pak Toni yg menunggu nya makan atau bodyguard nya yg lain tapi kali ini beda Cinta merasa normal tidak selalu dalam bahaya selalu merasa aman dan Cinta bisa hidup normal


"Mau pesan apa"ujar Devan tersenyum


"Apa aja deh"ujar Cinta menatap Depan yg tampan saat dia tersenyum


"Aku yg pesan"ujar Depan lalu memesan untuk mereka makan


"Asal kamu dari mana"tanya Depan


"Negara X"jawab Cinta singkat


"Benarkah wah sama dong aku berasal dari negara X juga"ucap Depan


"Ohh ya lalu kenapa pak dosen di sini"tanya Cinta dia meneguk jus yg di hidang kan


"Aku kerja di sini kebetulan ada kerjaan di sini jadi dosen jadi aku ambil"ujar Depan mulai menyantap makanannya bersama Cinta


"Sungguh aku tidak pernah ketemu wanita secantik kamu"ujar Depan tersenyum


"Pak dosen bisa aja"ujar Cinta tersenyum


"Benar aku ngak bohong Cinta kamu sangat cantik "ujar Depan mengusap bibir Cinta yg ternoda Cinta terpaku dengan perlakuan Depan maklum saja Cinta belum merasakan itu sama sekali kebanyakan pria takut dekat dengan nya karna Kenzo


####


Devan dan Cinta semakin dekat setiap hari mereka jalan kadang makan malam bersama makan siang bersama nonton kadang Depan menemani Cinta belajar masih banyak yg mereka lakukan Cinta di buat jatuh cinta oleh Depan ,Cinta merasa cinta pertama bersama Depan semua nya serba yg pertama kebahagiaan yg Cinta rasakan sangat sempurna


"Kak Depan aku balik dulu"ujar Cinta karna Depan baru menjemput Cinta dari kampus


"Cinta"ujar Depan lalu memegang tangan Cinta


"Sebenarnya sejak pertama ketemu aku sudah jatuh cinta pada mu mau kah kamu menjadi pacar ku"ujar Depan menatap Cinta


"Benarkah "ujar Cinta senang


"Aku juga Cinta sama kak Depan"ujar Cinta tersenyum bahagia waktu 6 bulan bersama Depan membuat Cinta merasakan Cinta yg sempurna


"Serius kita pacaran ya"ujar Depan tersenyum menatap bibir Cinta berniat ingin mencium Cinta


"Aku balik dulu ya kak"ujar Cinta keluar dari mobil Depan lalu masuk dengan tersipu malu


"Nona"ujar Toni mengagetkan Cinta yg lagi bahagia


"Pak Toni kaget lho"ujar Cinta cemberut


"Tuan besar bertanya terus soal nona besok saya antar ya nona saya takut tuan besar nanti marah besar pada saya "ujar Toni serius


"Pak Toni ini di negara C bukan X tidak ada Dapit yg akan membahayakan aku jadi biarkan aku bebas aku bisa jaga diri dengan baik"ujar Cinta tersenyum lalu berlalu


"Ahh ternyata rasanya cinta itu seperti ini"ujar Cinta berbunga dia segera membersihkan tubuhnya


###

__ADS_1


Cinta lagi belajar di perpustakaan meski Cinta pacaran sama Depan tapi tidak membuat Cinta lupa kenapa dia ada di sana dan apa tujuan nya kuliah Cinta tetap berjalan dengan lancar dia tetap belajar meski jalan sama Depan pun kadang Cinta belajar


"Sayang"ujar Depan duduk di samping Cinta


"Aku mau bicara sesuatu"ujar Depan serius


"Apa kak"ujar Cinta tersenyum menatap Devan


"Aku mau menikah dengan mu umur ku udah cukup jadi aku mau menikah dengan mu"ujar Depan


"Apa"ujar Cinta kaget


"Kak aku masih sangat mudah bahkan aku ngak setahun di sini aku harus selesai kan kuliah ku dulu"ujar Cinta serius


"Cinta aku cinta sama kamu aku mau hidup bersama mu soal kebutuhan mu aku bisa cukupi kamu ngak perlu kuliah "ujar Depan serius


"Kak aku bukan nya tidak mau hidup bersama kak Depan tapi aku masih sangat mudah"ujar Cinta


"Cinta apa kamu tidak mencintai ku"ujar Depan memegang wajah Cinta


"Bukan begitu kak aku cinta sama kak Depan tapi aku perlu selesai kuliah dan kerja di kantor papa ku"ujar Cinta karna itu keinginan Kenzo meski sebentar Cinta harus menjadi CEO perusahaan Mahendra grub sebelum Satria bergabung karna Satria engan memiliki kedudukan itu jadi Kenzo hanya mengandalkan Cinta


"Aku bisa menjaga mu Cinta nanti kita menikah"ujar Depan serius


"Kak mengerti lah aku juga mau jadi wanita terpelajar"ujar Cinta menurunkan tangan Depan membuat Devan kecewa


###


Depan mengajak Cinta nonton jadi Cinta ikut nonton bersama Depan mereka nonton film romantis karna Depan mengajak nya sesekali Depan mengusap tangan Cinta ada tatapan dalam dari Depan setelah selesai dia mengajak Cinta pulang


"Aku ingin miliki kamu"ujar Devan serius


"Aku udah milik kak Devan"ujar Cinta menatap Devan


"Bukan itu aku ingin miliki tubuh mu miliki kamu seutuhnya "ujar Devan serius Cinta terdiam mengepalkan tangannya perlahan Depan mendekat kan wajahnya mata mereka lekat Devan mencium bibir Cinta untuk pertama kali nya melihat Cinta hanya diam Devan mencium leher Cinta meninggalkan jejak dan tangan nya meraih baju Cinta


"Kak"ujar Cinta


"Maaf aku ngak bisa"ujar Cinta lalu keluar dari mobil dan masuk ke rumah


"Apa yg kamu lakukan Cinta"ujar Cinta menampar wajah sendiri dia berbaring


"Jaga batasan dan harga diri mu jangan seperti ini"ujar Cinta lagi memejam kan mata nya


"Maaf ma maaf pa"ujar Cinta lirih


####


Setelah setahun lewat Satria dan Arvin lulus dan berhasil masuk universitas sama seperti Cinta tuan Arthur sendiri yg mendaftar kan mereka karna Kenzo lagi sibuk nya begitu pun Naila karna kesehatan Naila seperti menurun jadi Kenzo ini Naila sembuh total jadi Satria dan Arvin hanya datang sendiri berusaha hidup mandiri.Arvin dan Satria tinggal satu kamar ya karna kedua nya sama sama dari kecil mereka berdua seperti kembar saja selalu sama sama tidak bisa di pisahkan


"Selamat datang"ujar Cinta tersenyum bersender di pintu kamar kedua nya


"Hai kak Cinta"sapa Arvin yg lagi berolahraga

__ADS_1


"Ngomong ngomong kalian mengambil jurusan apa"tanya Cinta duduk di kasur


"Jika aku sih pasti dokter ya"ujar Arvin santai


"Aku ambil dua jurusan kak bisnis sama dokter tapi aku lebih pokus ke bisnis "ujar Satria


"Mari kita berjuang bersama "ujar Cinta senang memeluk adik adik nya


###


Satria dan Arvin hari pertama kuliah sudah di sibukkan dengan pelajaran mereka pokus belajar mereka tidak melihat Cinta sejak sampai kampus tadi


"Ehh Sat lihat itu kak Cinta"tunjuk Arvin pada Cinta yg lagi sama Devan


"Ohh iya benar sama siapa dia mana dekat banget sialan pria itu berani sekali deketin kak Cinta"ujar Satria mengintai


"Benar ehh mereka pergi ayo kita ikutin"ujar Arvin lalu mereka segera menuju mobil mengikuti Cinta yg ternyata pulang


"Nah ini mobil pria itu ayo kita masuk"ujar Arvin melihat mobil Devan terparkir di depan rumah mereka segera masuk melihat kedua nya mengobrol Satria duduk di depan Cinta


"Ehmm ehmm "ujar Satria tajam menatap Devan


"Nah kak kenalin dia adik adik ku"ujar Cinta tersenyum


"Adik"ujar Devan kaget


"Bukan nya kamu anak tunggal "ujar Devan


"Tidak kak ini Satria adik kandung ku dan ini Arvin anak nya om Arvin"jelas Cinta


"Devan"ujar Devan datar Satria menjabat nya mereka menatap dengan tajam


"Siapa dia"tanya Arvin penasaran


"Dia pacar aku"ujar Cinta tersenyum malu


"Apa pacar"ujar kedua nya


"Menyebalkan sekali pria ini "bisik Arvin pada Satria


"Kalian jangan bilang sama papa dulu"ujar Cinta


"Aku mohon ya"ujar Cinta lagi


"Jangan melakukan hal yg tidak aku suka"ujar Satria datar Cinta hanya tersenyum mencium pipi Satria


"Tidak tenang saja"ujar Cinta tersenyum mengusap kepala kedua nya


"Kami istirahat"ujar Satria lalu melangkah bersama Arvin


"Ehh Sat bukan nya dia dosen di kampus ya"ujar Arvin menutup pintu kamar


"Masih tampan kita"ujar Satria meletakkan tas nya

__ADS_1


"Mereka kayak saling Cinta senang ya melihat mereka"ujar Arvin tersenyum


"Iya benar kak Cinta kayak bahagia banget kita jangan ganggu mereka tapi kita akan jaga kak Cinta"ujar Satria tersenyum dia janji sama orang tuanya untuk menjaga Cinta dengan baik


__ADS_2