
18+ anak d bawah umur dilarang dosa tidak di tanggung penulis
Naila tengah berkeliling di butik untuk mencari gaun pengantin tadi sudah di saran kan oleh pegawai ,gaun nya apa lagi saran dari Nandira dan Sakira tapi Kenzo tidak menyukainya jadi gaun nya ganti alhasil itu semua menyusahkan Naila harus mencari nya
"Lihat lah dia enak duduk di sana sedang kan aku harus ribet mencari gaun nya menyebalkan sekali"batin Naila melirik Kenzo
"Ada juga nona di sini"ujar nya membuka kan ruangan itu khusus untuk gaun pengantin
"Saya capek panggil tuan Kenzo"ujar Naila duduk di kursi wanita itu pergi
"Tuan di panggil nona "ujar nya Kenzo berdiri dan menoleh
"Kamu kembali saja bekerja biar saya membantu istri saya"ucap Kenzo datar lalu masuk
"Kamu capek "tanya Kenzo mendekat
"Masih nanya juga capek lah mencari tapi tidak ada hasil nya"kesal Naila
"Kamu di sini aja biar aku yg cari"ucap Kenzo melihat lihat gaun itu lalu dia tersenyum mengambil nya
"Ini pasti bagus untuk mu"ujar Kenzo menyodorkan gaun itu
"Aku coba"ujar Naila berdiri lalu masuk ke ruang kecil memakai nya
"Lihat gimana"ucap Naila melihat kan penampilan nya
"Sudah ku bilang jika harga nya mahal pasti bagus"ucap Kenzo santai
"Dia sombong sekali aku tau jika keluarga nya pakai baju murah seperti hinaan untuk nya"gumam Naila
"Jadi kita memakai yg ini"tanya Naila menyakinkan
"Iya apa kamu suka"tanya Kenzo menatap Naila
"Suka"ucap Naila tersenyum
"Harus itu apa yg aku suka kamu harus menyukainya"ucap Kenzo menangkup wajah Naila
"Ya ya harus patuh sama tuan Kenzo"ujar Naila dengan mencibir
"Hei jangan seperti itu nanti aku"ujar Kenzo melirik dada Naila
"Apa lirik tuan Kenzo ini di dasar cabul"ucap Naila menutup dadanya lalu menganti baju nya Kenzo hanya tersenyum kecil
"Tuan Kenzo setelah ini kita ke mana"tanya Naila membenarkan baju nya
"Mau langsung prewedding "ucap Kenzo merangkul Naila
"Boleh tapi setelah ini temani aku jalan habisin waktu tuan Kenzo kan libur "ucap Naila antusias
"Boleh"ucap Kenzo dia punya rencana
"Nanti kirim gaun nya sudah saya letak kan di atas sofa"ujar Kenzo pada pegawai itu lalu mereka pergi
🚘🚘🚘
"Mau jalan kemana nanti"tanya Kenzo melirik Naila
"Emm kemana ya karna kita kan ngak pernah jalan jadi binggun mau kemana"ujar Naila berfikir
"Aku ikut kamu aja"ujar Kenzo santai
"Beneran"ucap Naila semangat
"Iya benar"ucap Kenzo
"Ahhh tuan Kenzo tidak sejahat aku bayangkan "ucap Naila semangat
"Tentu tidak gratis "ucap Kenzo menyeringai seketika senyum Naila pudar
"Tuan Kenzo tetap tuan Kenzo menyebalkan "kesal Naila cemberut
"Kamu hanya perlu diam saja aku yg bekerja gimana"ucap Kenzo pelan
"Pasti otak tuan Kenzo kotor kan"tebak Naila
__ADS_1
"Tau aja yg aku pikirkan "ujar Kenzo lalu mencium Naila
"Ihh jangan mendadak aku kaget "ucap Naila mendorong pelan tubuh Kenzo
"Yang pelan "ujar Naila sebal
"Aku tau harus apa"ucap Kenzo menatap mata Naila lalu memegang wajah Naila dan menyatukan bibir mereka supir yg di depan melambat laju kendaraan nya dia melirik sebentar yg tuan nya lakukan Naila nampak kewalahan dan kaku
"Tuan Kenzo apa akan membunuh ku"lirih Naila mengatur nafas nya
"Tidak sama sekali"ujar Kenzo serak lalu kembali mencium Naila menghimpit Naila di jendela
"Tuan Kenzo sakit nih kepala ku "ujar Naila mengusap kepalanya
"Jika aku membuat mu senang kamu juga harus menyenangkan aku jika tidak tau kan aku akan melakukan apa"ujar Kenzo santai membenarkan baju Naila
"Dasar tuan Kenzo kejam"maki Naila ,Kenzo hanya menoleh dan memalingkan wajahnya
"Aghh seperti ini di mabuk cinta ternyata "batin Kenzo tersenyum lebar menyentuh dadanya
"Tuan Kenzo tersenyum hal yg langkah syukur deh semoga nona Naila menghilangkan semua sikap buruk tuan Kenzo"batih supir itu tersenyum
Setelah dari foto prewedding Naila ingin mengajak Kenzo menghabiskan waktu bersama nya mereka mencari makan dulu karna sudah lewat makan siang tapi karna tadi Kenzo berbuat mesum jadi Naila akan membalas Kenzo dia tidak ingin makan di restoran tapi di pinggir jalan
"Masak kita makan di sini"bantah Kenzo mereka duduk di pinggir jalan
"Iya tuan Kenzo makan di sini ngak kalah enak"ucap Naila tersenyum
"Bang siomay nya ya"pesan Naila ramah
"Oke"ucap pria itu
"Kata nya mau jalan tadi"ucap Kenzo sudah sangat risih
"Ya bentar"ucap Naila dia sudah lama tidak makan jajanan ini
"Tuan Kenzo aku sangat menyukai jajan di sini dari siomay cilok sampai ke ujung jalan sana aku suka makanan di sini apa lagi keripik balado nya emm enak banget "ujar Naila antusias
"Ini neng"ucap nya memberikan bungkusan pada Naila
"Aduh ngak ada kembalian nya tuan"ucap nya karna di sana cukup sepi
"Ambil aja ayo Nai"ucap Kenzo menarik tangan Naila menuju mobil
"Aku punya ide kerjain tuan Kenzo ahh "batin Naila
"Tuan Kenzo mau aku cium ngak"ucap Naila tersenyum manis
"Wah sepertinya kamu sudah mulai nakal istri ku"ujar Kenzo tersenyum tipis
"Jika tuan Kenzo memenuhi tantangan dari ku maka aku akan mencium tuan Kenzo sebanyak 3 kali"ucap Naila karna dia yakin Kenzo tidak akan mampu karna tempat itu sudah mulai ramai dalam arti banyak ngantri
"Oke siapa takut"ucap Kenzo semangat
"Pokoknya dari orang jual ujung sana sampai ke ujung sana tuan Kenzo harus beli satu untuk ku jika berhasil aku akan mencium tuan Kenzo"ucap Naila tersenyum puas
"Seperti nya Naila mau mengerjai ku dia ngak tau seperti apa aku ini"batin Kenzo tersenyum misterius
"Oke tunggu di sini"ucap Kenzo lalu berlalu
"Kasihan sekali tuan Kenzo akan berdesakan "ucap Naila cekikikan
"Lumayan rame pakai ngantri segala "gumam Kenzo melihat jajanan cilok nya
"Ehh jangan mengambil antrian kayak gitu dong "ucap seorang wanita melihat Kenzo nyelonong
"Iya tuan ngak boleh seperti itu"ucap yg lain
"Oke kalian semua aku beri uang tapi aku harus duluan antrian nya"ucap Kenzo sombong
"Boleh"ucap mereka semua Kenzo mengeluarkan dompetnya memberi para ngantri uang dan dia dengan mudah mendapatkan jajanan cilok nya
"Enak nya ngapain ya tuan Kenzo kan pasti lama beli nya"gumam Naila berfikir lalu sedetik kemudian dia melongo melihat Kenzo menenteng kreksek
"Nih ada semua"ucap Kenzo tersenyum kemenangan Naila mengambil nya dan melihat semua lengkap jajanan kesukaan nya lengkap
__ADS_1
"Ini tidak mungkin"gumam Naila tidak percaya
"Tuan Kenzo, tinggal aku kasih uang untuk mereka menyingkir selesai"ucap Kenzo sombong
"Ihh tuan Kenzo curang"ujar Naila cemberut
"Ehh kamu ngak bilang larangan dalam tantangan mu sekarang aku yg menang gimana Naila"ujar Kenzo memajukan wajahnya
"Menyebalkan sekali dia mengunakan kan uang nya untuk mendapatkan ini semua"batin Naila sebal
"Baik la"ucap Naila lesu Kenzo mendekat menutup jendela mobilnya
"Satu"ucap Kenzo dan Naila dengan kesal mencium kening Kenzo
"Aghh rasanya aku ingin berteriak "batin Kenzo dengan wajah datar entah kenapa rasanya jantung Kenzo ingin meletup dia bisa malu seperti ini Kenzo tidak tau
"Dua"ucap Kenzo pelan Naila mencium pipi Kenzo
"Ya ampun jantung ku tidak aman"ucap Kenzo dan terakhir Naila mengecup pipi Kenzo meleleh sudah Kenzo di buat Naila
"Kamu pandai menggoda"lirih Kenzo lalu mengecup bibir Naila dengan lembut memegang wajah Naila
"Mati lah aku seperti nya tuan Kenzo tidak akan melepaskan aku"batin Naila dia hanya memejamkan mata saat Kenzo mengecup lekuk lehernya tangan Kenzo mulai nakal
"Tuan Kenzo"tahan Naila
"Otak ku sudah lama tidak menikmati kesejukan aku mau jalan hari ini tuan Kenzo sudah janji itu"ucap Naila memasang wajah memelas
"Aku janji akan memberikan kamu keindahan setelah ini"ujar Kenzo serius lalu kembali mencium Naila
"Aduh ngak bisa ngelak kan mati lah aku"batin Naila dia pasrah saja melihat kelakuan Kenzo mencium Naila tidak sabaran sopir itu melaju kan mobil nya dengan cepat dia tau harus kemana dia menuju hotel setelah sampai dia turun untuk memberi tau resepsionis itu jika Kenzo akan menginap karna itu salah satu hotel milik Kenzo
Kenzo menatap Naila yg mengatur nafas karna kecupan Kenzo penampilan Naila sudah tidak teratur rambutnya berantakan ,Kenzo membenarkan rambut Naila lalu keluar dari mobil merangkul Naila semua staf hotel memberi hormat
"Tuan Kenzo apa tempat ini milik tuan Kenzo"tanya Naila pelan seperti bisikan
"Iya "ucap Kenzo singkat masuk lift menekan lift lantai paling atas
"Tuan Kenzo nanti aja ya aku aku"ucap Naila mencari alasan
"Semalam gagal pagi tadi sama gagal aku tidak ingin gagal ketiga kali nya"ucap Kenzo datar Naila pelan lalu Kenzo mengendong Naila staf itu membukakan pintu untuk kedua nya dan menutup nya kembali
"Kamu ngerti kan Naila hubungan kita seperti apa"ucap Kenzo meletakkan Naila di kasur
"Iye"ucap Naila pelan Kenzo membelai wajah Naila melepaskan kaos nya mengecup lembut kening Naila dan mengecup leher Naila sampai Naila menahan nafasnya saat bibir Kenzo turun Naila mengcengkram seprai nya, Kenzo mencumbu Naila perlahan melepaskan baju Naila replek Naila menutup dada nya Kenzo langsung membenamkan wajahnya di dada Naila dan Naila hanya memejamkan matanya mengigit bibirnya Kenzo menyatukan jemari mereka dan mencium bibir Naila lagi suara Naila mulai melengkuh deru nafas Kenzo semakin terdengar jelas
"Bisa berhenti sejenak tuan "ucap Naila mengatur nafasnya Kenzo tersenyum menatap Naila memejamkan matanya mengatur nafas
"Sstt tuan kenzo"pekik Naila mengcengkram dada Kenzo saat Kenzo ingin memasuki nya
"Dengar Naila setelah ini jangan harap kamu bisa lepas dari ku kamu hanya milik ku "bisik Kenzo lalu menghentakkan milik nya
"Aghh ssstt aduh tuan Kenzo selalu menyakiti ku"pekik Naila merasakan sakit Kenzo tersenyum tipis
"Lihat aku"ucap Kenzo ,Naila membuka mata menatap mata Kenzo
"Tatap terus mata ku"ucap Kenzo menyatukan kening mereka Kenzo mencium lagi bibir Naila dengan lembut kembali mencumbu Naila aktivitas panas mereka berlangsung dengan sangat lama hanya terdengar lenguhan Naila dan suara Kenzo
Beberapa jam kemudian
"Tuan aku merasa tidak kuat lagi"lirih Naila dengan sayu
"Tiga kali kan"ucap Kenzo tersenyum tipis
"Ingat Naila setelah aku menanam benih ku ingin kamu jangan apa"ucap Kenzo datar
"Tidak boleh meminum pil pencegah kehamilan"ucap Naila patuh
"Bagus itu"ucap Kenzo puas turun dari tubuh Naila menarik selimut
"Istirahat lah"ucap Kenzo mencium kening Naila seketika Naila memejamkan matanya karna capek dan membuka kembali matanya
"Tuan Kenzo lalu bagaimana jajanan tadi aku masih ingin memakan nya"ucap Naila karna dia rindu makanan itu
"Istirahat saja nanti biar aku yg mengatur"ucap Kenzo memeluk Naila melekatkan kepala Naila di dadanya
__ADS_1