
Setelah makan makan Rey mengajak Cinta pulang karna sedikit malam Rey meletakkan tas nya rasa lelah menyapa nya karna perusahaan nya baru di didirikan apa lagi harus mengurus Cinta menguras tenaganya.Rey menyadari Cinta masuk ke kamar mandi ya mungkin Cinta merasa lelah jadi Rey ikut masuk melihat Cinta masuk ke bathtub tangan nya menekan pengisian air Rey masuk juga ke sana membuat Cinta menatap nya sulit di artikan
"Kenapa"ucap Rey menyadari tatapan Cinta tidak biasa
"Kamu kenapa ikut aku mau mandi"lirih Cinta
"Ya aku bantu lagian aku juga mau mandi"ujar Rey melepaskan kemeja nya Cinta menunduk kan pandangan
"**** aku kenapa jadi canggung seperti ini aku lebih suka dia dulu lebih agresif sial pikiran ini menjengkelkan"batin Rey dia menatap Cinta yg menggosok tubuhnya pakaian nya masih lengkap Rey menatap Cinta tiba tiba rasa posesif melanda nya dia geram melihat Satria mengecupi kening Cinta
"Aku bantu bersihkan"ketus Rey lalu mengosok tangan Cinta
"Bajingan ini selalu menyentuh Cinta apa dia suka melihat aku geram mencium kening memeluk lengan apa dia mau cari perhatian Cinta karna sok perhatian seperti itu"batin Rey terus mengosok tangan Cinta
"Aku sudah selesai"ucap Cinta berlalu menuju shower Rey melepaskan celana merendam tubuhnya Cinta mulai menggosok gigi nya mengambil shampo menuangkan di kepalanya mereka mandi dengan diam
Setelah selesai tanpa menyisir rambut Cinta berbaring karna dia sangat ngantuk Cinta memejamkan matanya Rey hanya memakai celana pendek tanpa memakai baju dia melihat Cinta ada hal tidak rela melihat Cinta terlalu diam Rey menatap wajah Cinta
"Cinta"ujar Rey yg sudah berbaring di sebelah Cinta dan Cinta membuka mata nya
"Tidak seru jika kamu terlalu diam terus aku jadi bisa tidak mendengar suara tekek mu"ujar Rey karna memang acuh Cinta malah membelakangi Rey
"Hei apa kamu tidak suka tidak aku peluk"kesal Rey tapi Cinta acuh saja Rey menindih Cinta dengan kesal
"Apa kamu tidak cinta lagi dengan ku"ucap Rey dia terdiam saat melihat tatapan Cinta penuh amara Cinta mendorong Rey dengan keras
"Ya aku benci dengan mu tapi rindu ini menyiksa perasaan ini menyiksa aku benci dengan mu meninggal kan aku begitu saja ya aku marah semua ini aku sangat mencintai mu tapi kamu malah ingin bersama wanita lain hanya ingin aku terluka menjadikan aku hanya pelampiasan"triak Cinta,merasa emosi Cinta meningkat Rey memeluk Cinta dia melupakan kemarahan nya
"Bukan kah aku sudah kembali pada mu aku akan memperbaiki semua nya kembali lah seperti dulu"ujar Rey menatap Cinta
"Kamu tidak akan meninggalkan aku"ucap Cinta lirih
"Tidak akan meski kamu banyak bicara banyak nuntut sekali pun"ujar Rey mencium kening Cinta
"Halusinasi menyiksa"gumam Cinta memejamkan mata menghempas kan tubuh nya ke kasur Rey menindih Cinta lalu mencium bibir Cinta mencium nya dengan gemas
"Aww"lirih Cinta membuka matanya menatap Rey dengan kesal
"Aku nyata bukan"ujar Rey menatap Cinta
"Jangan tinggalkan aku lagi"ujar Cinta terisak
"Iya tidak akan itu terjadi lagi"ujar Rey menatap mata Cinta posesif itu mulai melanda hati Rey dia mencium bibir Cinta lagi tapi Cinta diam saja tidak bergeming Rey menarik jubah mandi Cinta karna dia masih mengunakan itu lalu mencium leher Cinta dengan lembut
"Kamu membuat aku pelampiasan lagi"ucap Cinta datar Rey berhenti sejenak menatap Cinta
"Aku hanya ingin menidurkan mu saja"ujar Rey mencium pipi Cinta
"Nakal"ujar Cinta mendorong Rey menarik selimut menyembunyikan wajahnya
"Ya aku nakal jadi aku mau menidurkan mu"ujar Rey menyatukan tangan mereka kembali mencumbu Cinta yg akhirnya polos Cinta memeluk leher Rey
"Aku mencintaimu"bisik Cinta mencium pipi Rey dengan lembut jantung Rey berdegup tidak karuan dia merasa ada yg menggelitik perut nya mengulum senyum nya
__ADS_1
"Kamu aneh seperti itu"celetuk Cinta menatap Rey
"Apa"ujar Rey die berdiri menatap cermin membentuk senyuman
"Masak sih aneh"ucap Rey menoleh dan ternyata Cinta benar terlelap bahkan belum sempat menutupi tubuh polos nya Rey menuju kasur lagi memperhatikan wajah Cinta mencium sudut bibir Cinta ikut berbaring menikmati aroma tubuh Cinta
####
Cinta menguap bangun pagi Rey sudah menatap nya mengengam tangannya Rey menarik Cinta ke atas tubuhnya menciumi wajah Cinta tanpa sebab
"Hari libur aku mau di rumah aja"ujar Rey
"Ngak mau jalan jalan menghabiskan waktu bersama"ujar Cinta ragu mengigit bibirnya melihat itu Rey mencium bibir Cinta dengan cepat memeluk pinggang Cinta dan membalik tubuh Cinta melepaskan ciumannya
"Mau kemana"ujar Rey menatap Cinta dan Cinta mengeleng
"Katakan mau kemana"ucap Rey lagi tidak sabar
"Kemana aja"jawab Cinta
"Baik lah aku akan kabulkan keinginan hari ini"ujar Rey santai
"Tapi"ujar Rey menunjuk pipi nya mengerti maksud Rey Cinta mencium pipinya tersenyum malu
"Aghh aku ikut gila jika seperti ini"batin Rey mengeleng pelan
"Ayo kita mandi mau siap siap"ujar Rey menggendong Cinta
"Rey aku suka seperti ini"ujar Cinta tersenyum melingkar kan tangan nya di leher Rey
Cinta memeluk lengan Rey mereka ke pusat belanjaan terbesar di kota nya menemani Cinta belanja baju ya Rey ingin menyenangkan Cinta hari ini mereka berkeliling dan Rey masuk ke tokoh perhiasan melihat semua perhiasan memilih yg harga nya lumayan
"Jika kamu memakai nya akan cantik"ujar Rey mengambil kalung itu Cinta menatap nya dan mengeleng
"Apa kamu tidak mau dengan harga 500 juta ini"tanya Rey siapa tau Cinta tidak mau karna kurang mahal
"Aku tidak bisa melepaskan kalung ini kalung ini pemberian mama dulu saat lepas papa tertembak ini kalung keluarga aku ngak mau melepaskan nya"jelas Cinta melihat kan kalung yg dulu pemberian ayah nya Naila
"Oke kita ganti dengan cincin aja"ujar Rey memilih merasa cocok dia memakai kan di jari manis Cinta dan membayarnya Cinta sangat senang kali ini mereka masuk ke tokoh baju
"Lihat kan sudah ku bilang kamu itu cantik pakai baju ini"ujar Rey memeluk Cinta dari daei belakang
"Rey nakal aku ngak mau memakai nya"tolak Cinta memakai lingerie itu tentu Cinta malu
"Ayo lah pakai saja"ujar Rey senang Cinta kabur
"Ehh kamu mau kemana dengan baju itu ke tempat umum enek saja melihat kan milik ku ini"celetuk Rey menarik Cinta
"Rey suka dengan ku"tanya Cinta menatap Rey
"Aku akan menerima mu kita akan menjalani hidup sama sama"ujar Rey lalu membantu Cinta menganti baju mereka mengambil belanjaan nya dan menuju restoran, Cinta tetap pada posisi memeluk lengan Rey duduk di restoran menunggu pesanan mereka
"Rey kenapa selama ini aku tidak hamil"tanya Cinta dengan datar melihat wanita hamil dengan suaminya yg lagi makan
__ADS_1
"Mungkin kamu kebanyakan makan tidak sehat jika kamu tidak memakai pil KB"jawab Rey santai
"Apa kamu ingin hamil"tanya Rey balik
"Kamu mau aku hamil"tanya Cinta balik menatap mata Rey
"Tidak karna aku tidak ingin kamu mengandung anak ku"jawab Rey serius Cinta menatap Rey kehancuran mulai merasukinya
"Apa ingin wanita itu hamil anak mu"ujar Cinta serius
"Tidak juga aku ingin nona Cinta Salsabila Mahendra yg mengandung anak ku"bisik Rey mencium bibir Cinta memeluk nya erat
"Aku kira kamu ingin anak mu lahir dari rahim wanita itu"lirih Cinta
"Tidak tapi sekarang kamu masih dalam masa penyembuhan "ujar Rey memegang wajah Cinta lalu mencium bibir itu Cinta membalasnya rasanya Rey melayang
"Permisi"ujar nya meletakkan makanannya kedua nya kaget ada rasa malu di hati mereka tidak saling menatap mereka makan dengan damai
"Rey terimakasih hari ini"ujar Cinta tersenyum Rey memasukkan barang mereka ke bagasi
"Sudah ku katakan kita jalani hubungi ini "ujar Rey menekan tubuh Cinta ke mobil
"Jadi jangan takut lagi kehilangan karna aku tidak ingin pergi"ucap Rey membelai rambut Cinta
"Sial rasa posesif melanda hati rasa sialan rasa takut kehilangannya makin besar yg ada aku yg gila jika dia pergi sial terjebak dengan wanita ini"geram Rey
###
Baru beberapa hari mampu membuat Rey benar mencintai Cinta entah lah dia merasakan rasa berbeda dari sebelumnya dia jadi santai saat bersama Cinta apa lagi jika melihat Cinta tersenyum merasakan dunia nya aman dia tidak peduli yg lain hanya perlu melihat Cinta tersenyum saja itu sudah cukup untuk Rey
Rey memeluk Cinta yg sudah sedikit ada perubahan dia mencuci piring Rey mengganggu nya memeluk istrinya itu dengan Cinta dia mengecupi leher Cinta dengan keras sampai Cinta kesal mendorong Rey bukan nya marah Rey malah mencium bibir Cinta dengan kesal sampai bibir itu merah dan basah
"Kamu kenapa nakal sekali"ujar Cinta mengusap bibir nya yg basah
"Ck aku tidak tau jadi ingin memeluk mu terus mendekap mu terus"ujar Rey mencium kening Cinta
"Kamu harus kerja "ucap Cinta
"Siap tapi kamu di rumah aja ingat jangan pergi"ujar Rey dan Cinta mengangguk
"Oke aku berangkat"uja4 Rey mengecup sudur bibir Cinta lalu berangkat
Sepeninggal dari Rey ke kantor Cinta membereskan meja makan ada bel Cinta menuju pintu dan membuka nya mata mereka bertemu dengan mata Angel
"Di mana Rey"tanya Angel masuk hati Cinta bergemuruh hebat melihat wanita ini
"Aghh iya ya kamu kan gila tidak mungkin tau kehadiran Rey"ujar Angel
"Kamu mau apa"ujar Cinta datar
"Aku mau menemuinya karna minta tanggung jawab karna sudah menghamili ku enak saja dia pergi seenaknya sudah menikmati tubuh ku membuat ku hamil malah pergi"ujar Angel serius Cinta menggeleng pelan
"Kamu bohong"ujar Cinta berderai air mata
__ADS_1
"Bohong apa nya aku benar hamil anak Rey kamu tau kan saat kamu menemui dia di kamar itu sudah yg kesian kali nya jadi kamu harap bisa menerima ku"ujar Angel lalu pergi Cinta mengeleng pelan menangis dia pergi ke kamar nya merasakan perasaan nya hacur lagi