
Naila membantu Cinta mandi karna jika sendiri biasanya Cinta akan lama banyak melamun lagi,Naila mengosok rambut Cinta dengan lembut dia meletakkan handuk itu menyisir rambut Cinta termenung menatap tanda merah di leher Cinta.Kenzo masuk meletakkan nampan di kasur menyentuh bahu Naila
"Pa lihat tanda ini"ucap Naila serius Kenzo memperhatikan nya
"Ini ada sejak Cinta hilang sore tadi"ucap Naila
"Apa ada yg ingin melecehkan Cinta"ucap Kenzo serius
"Tidak kok tadi aku ketemu sama Rey"ucap Cinta menatap Naila
"Iya sayang sekarang makan dan minum obat "ujar Naila tersenyum
"Aku ngak mau makan"ucap Cinta mengeleng
"Makan lah Cinta biar kamu sehat"ujar Kenzo
"Ngak mau"ujar Cinta mengeleng
"Ya sudah jika ngak nafsu makan kamu minum obat dulu"ujar Naila mengeluarkan pil itu dari botol nya memberikan pada Cinta lalu Cinta meneguk nya dan meneguk air
"Sekarang tidur ya"ucap Naila mencium kening Cinta yg perlahan memejam mata nya
"Kita pasti bisa melewati ini"ujar Kenzo mengusap bahu Naila
"Aku senang kok merawat Cinta seperti anak kecil lagi"ujar Naila tersenyum lalu mereka keluar dari kamar Cinta membiarkan dia istirahat
####
Pulang kerja Rey memarkirkan mobilnya sedikit jauh dari rumah dan memperhatikan kamar Cinta,Rey menyelinap naik tembok rumah dengan susah payah lalu Rey melompat menuju balkon kamar Kenzo karna yg paling samping lalu lompat ke balkon selanjutnya terus seperti itu sampai ke balkon kamar Cinta
"Di kunci"gumam Rey ingin membuka pintu itu dan Rey mengunakan keahlian nya bisa membuka pintu itu Rey maju melihat Cinta tertidur Rey menghidupkan lampu menjadi terang Cinta nampak sedikit membuka mata karna cahaya lampu Rey dengan cepat membekap mulut Cinta
"Ssttt ini aku"ucap Rey pelan
"Rey"ucap Cinta duduk melepaskan tangan Rey di mulut nya
"Iya aku"ujar Rey duduk di ujung kasur
"Aku merindukanmu "ucap Cinta memeluk Rey
"Meski mama marah karna aku berhalusinasi tapi aku senang dengan halusinasi ini biarkan mama marah "ucap Cinta tersenyum
"Jika tau halusinasi kenapa masih ingin halusinasi"ucap Rey datar
"Karna dengan itu rindu ku terobati"ujar Cinta tersenyum
"Baik lah mari kita tidur bersama ku"ujar Rey berbaring di kasur Cinta naik ke atas tubuh Rey lalu meletakkan kepalanya di dada Rey
"Baring di kasur aja"ucap Rey
"Ngak mau ini lebih nyaman"ujar Cinta memejamkan kembali matanya
"Baik lah"ujar Rey mengelus punggung Cinta
"Jangan tidur biar aku ada teman bicara bosan aku sendiri"ujar Rey tapi nafas Cinta sudah teratur
"Ya mulai tidur dia"ujar Rey meski begitu Rey membiarkan Cinta tidur di atas tubuh nya menatap langit kamar Cinta
####
__ADS_1
Rey membaringkan Cinta ke kasur karna hampir pagi dia tidak ingin ketahuan keluarga jadi Rey ingin memutuskan pulang karna dia yakin belum ada yg bangun sepagi ini paling pembantu Rey bisa menutup mulut mereka nanti
Cklek
Rey terkejut saat dia ingin membuka pintu lebih dulu Naila membuka pintu mata mereka bertemu dengan Naila yg juga terkejut
"Kamu"ujar Naila menatap Rey
"Aghhh iya boleh bicara"ujar Rey serius
"Ayo"ucap Naila menuju ke kamar nya menemui Kenzo
"Ngapain kamu ke sini tidak cukup menghancurkan hidup Cinta mau membunuh nya"geram Kenzo
"Sejak kapan kamu sering menemui Cinta"tanya Naila
"Baru kemarin dan semalam"ujar Rey
"Oke saya akan memperbaiki semua nya"ujar Rey santai
"Kamu pikir anak saya itu apa hah seenak nya kamu buang dan seenak nya kamu kembali kamu pikir anak saya itu hanya pemuas nafsu mu begitu"ujar Kenzo tajam
"Siapa yg bisa maksa jika saya tidak mencintai Cinta"ujar Rey
"Kamu kenapa kembali"ujar Naila
"Paman yg menyuruh saya kembali jika tidak dia akan menghentikan saya balas dendam saya tidak bisa balas dendam tujuan utama saya dan itu sangat penting untuk saya melihat Cinta saya merasa bersalah jadi saya ingin memperbaiki semua nya"ucap Rey
"Jangan pernah temui Cinta lagi kamu pergi dari sini bukan kah kamu sudah mengurus perceraian"ucap Kenzo tajam
"Terserah tapi tanpa kalian pun saya bisa membawa Cinta saya yakin dia akan sembuh jika bersama saya"ujar Rey angkuh
"Kamu terlalu percaya diri Rey baik jika kamu nekat"ucap Naila
"Oke tapi ingat satu hal jika kamu kembali menyakiti nya saya benar akan membunuhmu Rey ini bukan ancaman tapi peringatan"ujar Kenzo tajam Rey tidak menggubris nya
"Kamu perlu mengurus Cinta dengan baik"ujar Naila menjelaskan kondisi Cinta serta keperluan Cinta sehari hari
"Oke saya yakin saya bisa"ucap Rey santai Naila berlalu untuk mengemas barang Cinta
"Cinta"ujar Naila mengengam tangan Cinta
"Lihat Rey nyata kamu akan tinggal bersama nya di Apartemen ingat Rey bersama mu jangan melakukan hal nekat apa lagi pergi dari nya "ujar Naila melihat kan Rey
"Mama lihat"tanya Cinta
"Ini bukan halusinasi paham kan"ucap Naila lagi dan Cinta hanya mengangguk
"Oke ayo kita pergi"ujar Rey mengengam tangan Cinta membawa tas nya
Rey membuka pintu Apartemen nya mereka berdua masuk Rey mengajak Cinta ke kamar Rey meletakkan tas Cinta lalu Rey ke dapur menyiapkan sarapan mereka
"Ayo kita sarapan"ujar Rey dan Cinta menurut dia duduk di meja makan mulai makan Rey menahan obat Cinta sesuai nama di botol obat itu dia memberi Cinta obat apa separah itu obat penenang dan depresi tadi Naila sudah menjelaskan pada Rey kapan Cinta harus di meminum nya .Setelah sarapan Cinta meminum obat nya dia hanya diam saja entah kenapa Rey menjadi kesal akan hal itu dia merasa di acuh kan
"Hei kenapa hanya diam"geram Rey
"Kamu tidak suka aku bicara tidak suka aku banyak menuntut"ucap Cinta
"Terserah saja"ucap Rey
__ADS_1
"Ayo cuci piring"ucap Rey berdiri meletakkan bekas mereka makan di tempat cucian piring
Setelah selesai makan Rey mandi dia juga mengurus Cinta dengan baik memandikan Cinta bahkan sekarang Rey menyisir rambut Cinta meski Cinta juga hanya diam saja memperhatikan pantulan nya di cermin.Ponsel Rey berdering dan melihat nya Rey melirik Cinta
"Baik lah setelah ini kita ke kantor ku"ujar Rey memutuskan dia memberikan Cinta sisir dan Rey bersiap Cinta hanya menyisir saja menunggu Rey merasa sudah siap Rey mengajak Cinta ke kamar
"Tuan kenapa malah membawa nona Cinta"ujar asisten nya kaget
"Jangan banyak bicara saya adalah suaminya kamu musnahkan gosip yg menerpa kami"ucap Rey
"Tapi tuan ini demi keuntungan perusahaan kita"ujar nya
"Kamu mau saya pecat lakukan saja perintah saya"ujar Rey datar
"Baik tuan"ujar nya Rey masuk ke ruangan nya lalu duduk
"Cinta kenapa kamu duduk di sofa ayo sini"ujar Rey ,Cinta mendekati Rey mendudukkan Cinta di pangkuan dan Rey mengunakan satu tangan membuka laptopnya mulai memeriksa pekerjaan nya kepala Cinta terus terjatuh ke samping karna tidak ada sandaran Cinta mulai mengantuk
"Kamu mau tidur"ujar Rey menyadari nya Cinta mengangguk pelan
"Baik lah sini"ujar Rey membuat Cinta menghadap nya menyender kan kepala Cinta di dadanya Rey mengusap punggung Cinta yg lama lama benar tertidur di tubuh Rey seperti anak nya saja Rey melingkar kan tangan nya di pinggang Cinta tangan satu nya mulai bekerja Rey harus bisa menjaga Cinta sekarang ini
Karna cemas keadaan Cinta jadi Satria meluangkan waktunya menjenguk Cinta di kantor Rey awal nya Satria sebelum Satria bertanya di mana mereka saat Rey memberi tau dia segera meluncur sama seperti kantor nya juga ada beberapa peraturan untuk ketemu bos nya
"Kak Cinta"panggil Satria masuk dengan tersenyum Cinta sudah bangun dia berdiri memeluk Satria
"Kak Cinta ngak papa"ujar Satria cemas
"Tidak kok Rey menjaga ku dengan baik"ujar Cinta
"Kakak udah makan kita makan siang gimana"ujar Satria melepaskan jas nya lalu menyelimuti di tubuh Cinta
"Tapi Rey"ujar Cinta pelan
"Tidak apa nanti kita ke sini lagi kak Cinta harus makan dan minum obat "ujar Satria
"Tidak perlu sebentar lagi makanan sampai"ujar Rey santai
"Kita makan di sini saja"ujar Cinta memberikan senyuman manis nya pada Satria
"Baik lah"ujar Satria lalu duduk Cinta ikut duduk memeluk lengan Satria
"Kak Cinta jika butuh apa apa nanti di Apartemen Rey hubungin aku saja meski makam aku siap kok"ujar Satria
"Iya"ujar Cinta tersenyum
"Satria"panggil Cinta
"Kamu akan baik baik saja"ujar Cinta menatap Satria tangan memegang wajah Satria
"Tentu kak"ujar Satria tersenyum memeluk Cinta
"Kakak jangan khawatir selain aku jaga diri Tania selalu siaga membantu ku memang nya apa yg kak Cinta cemas kan dari ku"ujar Satria tersenyum
"Tidak ada hanya ngak mau nanti kamu pergi aku hanya takut saja"ujar Cinta pelan dengan menunduk Satria tertawa kecil
"Bukan nya jika mau mati tidak perlu takut"ucap Satria tersenyum
'Ayo ngambek lagi"kekeh Satria mengecup kening Cinta yg menatap nya merengut
__ADS_1
"Kak jika suatu saat aku hilang yakin lah satu hal jika hati kita sama "ujar Satria meletakkan tangan Cinta di dadanya
"Jika kak Cinta mencintai Rey sama aku juga cinta sama Tania dan aku tidak akan mengecewakan keluarga kita aku juga sayang apa yg kak Cinta sayang jadi jangan khawatir aku bisa kok jaga diri dengan baik"ujat Satria tersenyum Cinta memeluk Satria dengan erat Cinta sering menghabiskan waktu bersama Satria dari Satria mereka tau penderitaan Cinta seperti apa karna selain Satria Cinta tidak ingin bicara banyak hal