
Naila merasakan kehangatan di pelukan Kenzo ini kali pertama Naila tertidur di peluk Kenzo penuh kehangatan Naila tertidur di dada Kenzo dengan Kenzo bersender di ranjang memainkan ponselnya sedangkan Naila masih tertidur memeluk Kenzo karna di sini Naila yg paling merasa capek tentu dia butuh istirahat.Naila mengucek matanya sedikit mendongak
"Emm "lenguh Naila menguap
"Hah jajanan ku"ucap Naila teringat
"Seperti nya otak mu penuh dari makanan "ujar Kenzo merapikan rambut Naila yg berantakan
"Aku lapar tuan Kenzo karna tenaga ku tuan Kenzo kuras"ucap Naila
"Mandi setelah itu kita makan"ujar Kenzo santai
"Baik lah"ucap Naila duduk dia merasa tidak nyaman membuka sedikit celah selimut
"Tuan ini sangat kotor"ucap Naila cemas karna bekas mereka menetes di seprey
"Biarin aja nanti ada yg bersihin"ucap Kenzo santai memasukkan ponselnya
"Tuan Kenzo gimana sih ini kotor dan sangat jorok aku malu jika ada yg melihat nya"ucap Naila sebal
"Aku mau cuci"ujar Naila meraih baju kaos Kenzo yg tergeletak karna Kenzo memakai baju nya yg dia pesan tadi
"Ngak usah repot Nai mending kita makan"ucap Kenzo takut nanti Naila sakit
"Sebelum ini bersih aku ngak akan pergi"ujar Naila mengambil celananya dan menyanggul rambutnya Kenzo tersenyum tipis melihat leher Naila
"Tuan Kenzo bantuin kek"kesal Naila melihat Kenzo hanya diam
"Aku nyuci ngak lucu"ucap Kenzo tidak percaya
"Terserah"ujar Naila lalu membawa seprey itu ke kamar mandi Kenzo hanya mengikuti Naila melihat Naila berusaha membersihkan seprey itu Kenzo takut nanti Naila sakit telat makan apa lagi dia masih capek
"Aku bantu"ucap Kenzo lalu mengucek bekas itu Naila tersenyum
"Seperti ini tuan Kenzo"ucap Naila memegang tangan Kenzo dan mengajarkan Kenzo mengucek seprey itu
"Kamu mandi sana biar cepat biar aku selesai kan"ucap Kenzo serius
"Benaran"ucap Naila semangat karna jujur perut nya mulai bunyi minta di isi
"Iya"ucap Kenzo
"Tuan Kenzo baik deh"ucap Naila tersenyum lalu berdiri siap untuk membersihkan tubuhnya
"Hanya pada mu"gumam Kenzo tersenyum tipis terus mengucek seprey yg kotor itu Kenzo meletakkan seprey basah itu di samping Kenzo duduk tadi lalu Kenzo berdiri keluar dari sana tidak lama Naila keluar dengan baju mandi dan handuk di kepala
"Itu pakaian mu"tunjuk Kenzo di sofa Naila mengambil nya masuk lagi ke kamar mandi
"Dres "gumam Naila mengambil nya dan memakai nya Dres berwarna biru langit itu sangat cocok di pakai Naila
__ADS_1
"Tuan Kenzo lihat bagus ya"ucap Naila tersenyum
"Iya dong istri nya Kenzo harus sempurna"ujar Kenzo santai
"Sombong "ujar Naila lalu mengemas barang nya setelah semua siap Kenzo merangkul Naila dengan bikisan Kenzo menyerah pada supir yg menunggu mereka
"Tuan kita mau kemana"tanya Naila penasaran karna mereka tidak masuk lift
"Makan"ucap Kenzo membuka pintu ruangan itu tempat makan private hanya makan sederhana tapi ada beberapa makanan Naila tadi siang
"Makan "ucap Kenzo duduk Naila sangat senang dia menikmati cilok itu
"Ya ampun enak nya"ucap Naila senang Kenzo senang melihat senyum Naila dia akan menghiasai bibir itu dengan senyuman
"Semua enak"ucap Naila makan dengan tenang Kenzo menikmati dengan menatap wajah Naila
"Tuan kata nya mau ajak aku melihat keindahan"ucap Naila setelah mereka selesai makan
"Sini"ucap Kenzo mengengam tangan Naila mengajak nya keluar sampai ke lantai paling atas di tempat atap hotel tempat terbuka
"Lihat keindahan kota ini"ujar Kenzo
"Wah bangus banget ya ternyata pemandangan saat malam itu sangat indah "ucap Naila tersenyum
"Kamu senang"tanya Kenzo mendekat
"Iya tuan bagus deh pemandangan nya"ujar Naila tersenyum menikmati angin malam
"Tidak tuan minta nya 3 kali sedangkan ini baru satu kali"ujar Naila sebal Kenzo merangkul Naila mengelus bahu Naila
"Pulang udah malam kamu butuh istirahat"ujar Kenzo datar
"Iya masih ngantuk "ujar Naila dia bangun tadi karna merasa lapar sekarang dia merasa ngantuk Kenzo mengajak Naila kembali ke mobil banyak yg memperhatikan mereka berdua
"Tuan Kenapa mereka menatap kita"tanya Naila masuk mobil Kenzo ikut masuk dan supir segera melaju
"Mereka berfikir bahwa kamu adalah wanita penghibur ku karna mereka tidak tau kamu siapa padahal kamu istri ku yg akan menemani ku selama nya"ucap Kenzo mengelus kepala Naila dan menatap keluar Naila ngantuk dia jadi tertidur di bahu Kenzo
###
Naila sudah di make up sangat cantik karna hari ini mereka akan mengulang lagi menikah dan meresmikan hubungan mereka serta mengumumkan jika Naila anak Arthur yg hilang dulu.Naila di sulap jadi ratu dia tersenyum pada Nandira memeluk Nandira sebentar
"Bagaimana"ucap Naila tersenyum
"Cantik sayang"ucap Nandira tersenyum mengecup kening Naila lalu mereka keluar dari kamar menuju tempat pelaminan
"Ngak salah pilihan dia sangat cantik melebihi dalam bayangan ku kita tunggu nanti malam"batin Kenzo menyinggung kan senyum kecil
"Tuan apa aku sangat cantik"bisik Naila setelah dia duduk di samping Kenzo
__ADS_1
"Kamu duduk di sebelah pria tampan pasti sangat cantik"bisik Kenzo santai
"Ihh dasar nyebelin"kesal Naila tidak pernah Kenzo memuji nya
"Akad nikah nya kita mulai"ucap penghulu Kenzo segera menjabat tangan Arvin dan mengucapkan ijab kabul nya
"Andai bunda merestuinya sudah pasti aki akan seperti Naila dan Kenzo"batin Arvin tanpa terasa air mata nya menetes setelah kata sah terucap semua
"Hei aku tidak akan membunuh adik mu ngak usah nangis"ujar Kenzo melihat itu
"Orang tidak punya hati kayak kamu mana ngerti"jawab Arvin santai
"Sialan aku akan membunuh mu"kesal Kenzo lalu mereka berdiri menerima ucapan selamat dari para saksi
"Tuan Kenzo kenapa kak Arvin tadi terlihat sedih"ucap Naila mereka sudah ada di kamar akan siap siap ke resepsi
"Mana ku tau emang aku bisa baca pikiran nya"ujar Kenzo santai
"Bicara sama tuan Kenzo tidak menemukan solusi"ucap Naila sebal
"Dokter Arvin kenapa murung"tanya Ririn tidak sengaja melihat Arvin berdiri di balkon
"Tidak apa"ucap Arvin berusaha tersenyum
"Kayak nya engak deh terlihat wajah nya "ucap Ririn
"Saya"ucap Arvin pelan
"Saya hanya sedih saya tidak bisa seperti Naila dan Kenzo"ujar Arvin pilu
"Maksud nya"ucap Ririn penasaran
"Saya sangat mencintai seorang gadis saya rasa nya cinta mati sama dia saya sudah melamarnya ingin menikah tapi bunda saya tidak merestui nya"ucap Arvin lirih
"Kenapa"ucap Ririn penasaran
"Karna dia orang miskin tidak punya apa apa"jawab Arvin pelan
"Aku ngak percaya"ucap Ririn kurang yakin Nandira melakukan itu
"Saya serius saya sudah izin tapi di tentang keras oleh bunda saya makan nya saya sedih setiap dia bersama pria saya tidak bisa tenang takut dia di ambil orang karna hubungan kami tidak direstui"ucap Arvin tidak semangat
"Ternyata kisah cinta dokter Arvin tidak sempurna seperti kemampuan dokter Arvin"ucap Ririn tertawa
"jika kamu mengalami jatuh cinta kamu akan tau nanti"ucap Arvin tersenyum
"Dokter Arvin aku pernah jatuh cinta tapi orang yg bertahan karna pekerjaan dokter itu sulit menemukan nya sampai aku sering mengalami patah hati karna sibuk nya dokter "sebal Ririn
"Iya kamu benar sudah ayo kita melihat Naila"ajak Arvin tersenyum mereka melangkah orang yg dari tadi memperhatikan Arvin hanya mampu menangis
__ADS_1
"Maafkan aku dokter Arvin sesungguhnya aku sangat mencintaimu dari pertama kita bertemu tapi aku tidak mampu melakukan apa apa tapi aku akan selalu menjaga hati ku untuk mu kamu orang pertama mencintai ku dengan segala kekurangan ku"ucap nya semakin menangis kenapa takdir tidak berpihak pada nya