
Kenzo sudah di pindahkan di ruang inap Dokter Arvin mengatakan jika Kenzo butuh istirahat karna keadaan malam juga dokter Arvin menyuruh anak anak pulang jadi mereka semua pulang hanya Naila yg menemani Kenzo ,Naila hanya bersender di sofa memangku dagu nya menatap Kenzo memang Naila akui dia masih sangat mencintai Kenzo ada rasa teramat rindu di hati nya namun saat membayangkan kan di saat Kenzo ada di atas tubuh Dela membuat hati Naila hancur semua kenangan indah itu sirna tanpa sadar Naila menjatuhkan air mata nya
"Naila maafkan aku"gumam Kenzo di alam sadar nya Naila menyeka air matanya mendekati Kenzo yg terus mengatakan sesuatu Naila memegang pipi Kenzo menyentuh bibir Kenzo lalu pandangan Naila teralih pada sesuatu yg di genggam Kenzo yg tidak lepas meski mereka mencoba melepaskan itu dokter Arvin juga menjelaskan jika itu kalung Naila yg di pakai Cinta dan tidak sengaja terjatuh,Naila menghembuskan nafasnya kasar tanpa kata dia melangkah pergi
###
☀️☀️☀️
Perlahan Kenzo membuka mata nya dan melihat sekeliling sepi dan hampa itu yg Kenzo rasakan Kenzo memejamkan matanya dia berharap dengan terluka hati Naila melunak dengan Kenzo sekarat Naila akan memaafkan nya tapi ternyata itu hanya angan nya Kenzo,Naila benar melupakan nya rasa itu tidak di miliki Naila lagi memikirkan itu hati Kenzo sangat hancur lebih menyakit kan dari penderitaan nya selama ini kesalahan nya itu menghancurkan kehidupan nya
"Aghh kenapa ngak dari awal aku membunuh Dela"ujar Kenzo menyesal dia bangkit melihat kalung itu wajah Kenzo datar lalu dia memampa perut nya melepaskan kabel di dada nya selang infus semua Kenzo copot lalu Kenzo tertatih keluar
"Tuan mau kemana keadaan tuan masih sangat lemah"ujar suster Kenzo menatap nya tajam
"Ini badan saya kamu tidak usah mengatur saya"ujar Kenzo datar
"Tapi tuan"ujar nya
"Aghh pergi sana"teriak Kenzo menepis tangan suster itu karna tidak berdaya suster itu membiarkan Kenzo karna dia tau watak Kenzo seperti apa
"John"ujar Kenzo datang ke kantor melihat itu John kaget
"Tuan bukan nya terluka kenapa malah ke kantor "ujar John bangkit dari duduk nya
"Tidak usah banyak bertanya John masih berapa lama kita meeting sama pemegang saham"ujar Kenzo datar
"15 menit tuan tapi saya bisa mengajak nona Cinta"ujar John
"Kamu mau mati John meski Cinta bagian dari perusahaan ini saya tidak ingin mengambil resiko membahayakan nyawanya"bentak Kenzo menahan perut nya
"Maaf tuan"ujar John
"Ayo bantu saya ganti baju"ujar Kenzo lalu berlalu
"Dasar makin tuan makin galak"cibir John tapi tetap mengikuti Kenzo.John menyiapkan baju kerja Kenzo setelah itu dia membantu Kenzo memakai baju kantor setelah selesai Kenzo berbaring di sofa karna merasakan nyeri di perut nya
###
Naila dan anak anak nya menuju rumah sakit sebelum berangkat sekolah di temani pak Toni dia yakin Kenzo akan menghajar nya karna kelalaian nya karna kemarin Cinta kabur dan hampir membahayakan nyawa nya.Mereka masuk dan tercengang tidak menemukan kehadiran Kenzo ada suster membersihkan kamar itu
"Lho sus papa saya kemana"ujar Cinta panik
"Tuan Kenzo sudah pergi nona"jawab nya singkat
"Pergi bagaimana dia terluka"ujar Satria ikut cemas
"Kalian tidak tau tuan Kenzo itu seperti apa jika kemauan nya tidak terpenuhi dia akan membahayakan kami jadi kami tidak dapat mencegah nya untuk pergi"jelas nya
"Papa kok kayak gitu"ujar Cinta lalu mengambil ponselnya menghubungi Kenzo
"Hallo papa di mana"ucap Cinta
"Papa lagi meeting penting Cinta nanti kita ketemu di rumah aja kamu berangkat sekolah aja"ujar Kenzo dengan pelan
"Kerja tapi papa terluka"ujar Cinta
"Ini meeting penting udah meeting nya udah mulai"ujar Kenzo memutuskan sambungan telponnya
"Ihh sebel deh sama papa jika udah watak nya gila kerja"kesal Cinta menatap ponselnya
__ADS_1
"Papa mu ada di kantor"tanya Naila
"Iya kata nya ada meeting penting "ujar Cinta cemberut
"Sepenting itu apa nyawanya tidak penting "gerutu Satria
"Udah mending kita ke sekolah nanti kalian telat"ujar Naila tersenyum lalu mengajak anak anak nya berangkat sekolah
###
🚘🚘🚘
Setelah mengantar Satria dan Cinta ke sekolah Toni mengantar Naila pulang Toni sesekali melirik Naila yg menatap ke luar
"Nyonya tidak ingin kembali pada tuan Kenzo"ujar Toni memecah keheningan Naila menoleh menatap Toni
"Kamu menginginkan saya kembali Toni"ujar Naila santai Toni terdiam seperti berfikir
"Semua orang menginginkan kalian kembali tapi yg menjalankan kalian jadi keputusan ada di tangan kalian"ujar Toni dengan datar Naila hanya diam kembali menatap keluar
"Apa tuan Kenzi sakit"tanya nya pada Kenzo
"Apa pun keadaan saya sudah seharusnya saya tetap proposional pada pekerjaan"ujar Kenzo dengan ramah menjabat tabgan para pemegang saham dan klien nya
"Ini meeting penting kita masak iya saya mengabaikan nya"ujar Kenzo lagi
"Semoga kerja sama ini berjalan lancar ya tuan"ujar nya
"Tentu perusahaan kami tidak akan mengecewakan "ujar Kenzo yakin
"Jika begitu kami permisi tuan"ujar nya pamit lalu semua pergi
"Kamu kira saya selemah itu ayo antar saya pulang"ujar Kenzo lalu John merangkul Kenzo yg nampak lemah dan pucat tapi Kenzo menyiksa diri nya jauh dari Naila
🚘🚘🚘
"Tuan apa nona Naila sudah kembali pada anda"tanya John hati hati karna Kenzo sangat sensitif jika berurusan sama Naila
"Entahlah John saya harus bagaimana Naila terlalu membenci saya karna kejadian itu seakan saya tidak di beri kesempatan oleh nya dulu saya sangat ingin terluka seperti ini agar diperhatikan lebih oleh Naila tapi sekarang lebih sangat menyakitkan kehilangan nya"ujar Kenzo memejamkan matanya
"Kenapa apa kamu ini mendekati nya"ujar Kenzo tajam menatap John
"A...ahh ti.... tidak tuan meski nyonya cantik saya kan udah punya keluarga"ujar John gugup
"Sialan kamu mau mati mengatakan itu"kesal Kenzo menendang jok John membuat John mengaduh
"Maaf tuan"ujar nya tersenyum kecil.John memasuki pagar dan parkir di halaman dia keluar membuka kan pintu mobil memampa Kenzo masuk
"Ehh Tunggu John"ujar Kenzo saat masuk rumah
"Toni"teriak Kenzo Toni yg masih di rumah segera mendekat
Plak plak
"Apa aja yg kamu lakukan sampai anak saya sampai ingin dicelakai apa kamu bosan hidup hah"triak Kenzo menampar Toni
"Maaf tuan nona Cinta ingin selalu bebas kemarin dia kabur maaf itu kesalahan saya"ujar Toni menunduk
"Bagus jika kamu menyadari kesalahan mu cepat sana jaga dia jika dia terluka lagi aku benar membunuh mu"ujar Kenzo tajam
__ADS_1
"Siap tuan"ujar Toni lalu pergi
"Aduh sakit banget"ujar Kenzo menahan perut nya
"Dasar kamu Kenzo sudah tau terluka masih ngotot mau pulang cari perhatian sama Naila cih cara mu menjijikan sekali"sindir dokter Arvin
"Apaan sih menyebalkan sekali"ujar Kenzo lalu berjalan pelan dipampa oleh John naik tangga Naila menatap punggung Kenzo bahkan Kenzo tidak melirik nya sama sekali Naila hanya diam saja
###
Saat pulang sekolah Cinta segera pulang ingin melihat keadaan Kenzo bahkan dia merasa Toni sangat lama menyetir nya Cinta sangat gelisah saat sampai rumah Cinta segera menuju kamar papa nya dan ternyata Kenzo tertidur
"Papa"lirih Cinta masuk dan memeluk Kenzo
"Aduh anak papa udah pulang"ujar Kenzo mengusap kepala Cinta
"Aku takut"lirih Cinta
"Hei ngak boleh nangis anak papa itu harus kuat"ujar Kenzo tersenyum mencium kening Cinta
"Ini kalung mu"ujar Kenzo memberikan kalung itu
"Karna aku papa terluka"ucap Cinta pelan
"Sayang papa ini papa mu papa akan melakukan apa saja demi kamu jadi tidak ada yg salah sudah kewajiban papa melindungi mu jangan menyalahkan diri sendiri ya"ujar Kenzo mengusap pipi Cinta
"Iya ma maafkan aku"ujar Cinta memeluk Kenzo
"Sini papa pakai kan"ujar Kenzo tersenyum memakaikan kalung itu lagi dan tersenyum Cinta memang sangat cantik sangat mirip dengan Naila
"Pa"ujar Satria masuk
"Hei kemari pahlawan papa"ujar Kenzo tersenyum mengulur kan tangan Satria mendekat dan memeluk Kenzo
"Papa kok udah pulang apa udah sembuh "tanya Satria
"Enak di rumah malas di rumah sakit"ujar Kenzo
"Sungguh aksi om papa kemarin itu hebat banget "ujar Arvin tersenyum
"Iya om Arvin udah cerita apa yg kamu lakukan kemarin memang bagus menyelamatkan tepat waktu tapi mengunakan senjata itu tidak bagus untuk anak seusia kalian meski kamu melakukan kesalahan tapi papa bangga pada mu"ujar Kenzo mengacak rambut Satria
"Jika begitu ajarin kami dong om papa apa yg om papa miliki"ujar Arvin antusias
"Iya nanti om ajarin"ujar Kenzo tersenyum
"Ye makin seru nih"ujar Arvin semangat
"Nunggu om papa nya sembuh Arvin"ujar Naila masuk
"Siap tante mama"ujar Arvin hormat
"Udah sana ganti baju setelah itu makan"ujar Naila
"Siap"ujar semua tersenyum lalu pergi Kenzo kembali berbaring memejamkan mata
"Apaan sih apa dia sudah tidak usaha lagi membujuk ku menyebalkan sekali dia emang tuan Kenzo tidak punya perasaan apa ini trik dia untuk melunakkan hati ku"batin Naila lalu dia duduk
"Apa ini trik mu biar aku melunak"ujar Naila langsung
__ADS_1