Putra Kembarku

Putra Kembarku
Episode 118


__ADS_3

Edar, Dion dan Vino beserta anak buahnya menyerbu ke rumah sederhana yang diberitahu oleh Vino, mereka memasuki kawasan yang jarang di lewati .


" Vino seberapa jauh lagi?" Edar. " Rumahnya di sana tuan di ujung jalan itu" kata Vino. Sekeliling hanya ada pohon yang tinggi dan tidak membutuhkan waktu yang lama mereka sampai di tempat tujuan.


Mobil Edar berhenti tak jauh dari rumah itu, Edar meminta buahnya untuk berhati- hati. Vino beserta lima temannya mencoba mengawasi senelah kanan sedangkan Dion dan lima lagi sebelah kiri dan Edar sendiri mencoba dari arah depan.


Vino dan Dion menemui Edar setelah melihat sekitar rumah berbagai arah. " Tuan kami telah mencari berbagai tempat tapi rumah ini kosong, dan sepertinya rumah ini baru saja kosong, tuan" seru Dion.


" Kau benar ayo kita masuk kedalam sepertinya akan mendapatkan sesuatu" ajak Edar. Mereka masuk kedalam dan melihat suasana di dalam.


Edar masuk salah satu kamar betapa terkejutnya dia melihat banyak foto Luna dari masih kuliah desainer sampai ketika mereka berbulan madu di jepang, Edar memukul dinding sambil menatap tajam ke arah foto yang tertampang di dinding.


" Tuan, tangan anda terluka" kata Dion, kembali mencari tuannya setelah dari tempat lain. Dion juga terkejut seperti Edar.


" Tuan ini" kata Dion. " Ternyata dia sudah mematai istriku sejak dulu Dion minta pada Vino selidiki kehidupan istriku sejak kuliah dan satu lagi bawa semua foto itu " kata Edar, dengan kesalnya.


" Baik tuan" seru Dion, melihat kepergian Edar dan menyuruh bawahannya membersihkan ruangan ini.

__ADS_1


Ternyata Vino juga menemukan beberapa barang milik Dilla entah sengaja atau lupa dia membawanya.


Dari kejauhan ada sebuah mobil yang melihatnya ada seorang yang tertawa.


" Abi lihat ternyata dia hebat juga bisa menemukan tempat ini" kata Nandhu. " Berarti mereka juga menemukan sesuatu di kamar itu" kata Abimana.


" Anggap saja ini sebagai salam perkenalan dariku untuk tuan Edar Prasetya karena permainannya baru saja di mulai, ayo pergi kita harus mengetahui kabar wanita itu" kata Nandhu, tertawa puas.


" Vino apa yang kau temukan" kata Dion, melihat Vino membawa tas. " Ini seperti pakaian wanita tapi tidak ada satu pun disana" kata Vino, menyerahkan tas pada Dion.


" Sebaiknya kita kembali saja dulu setelah tiba di markas baru kita periksa, ayo tusn sudah menunggu kita" kata Dion.


Kediaman Perkasa.


Ayu dan Cinta sedang di dapur berniat membuat makan malam. " Cinta apa Dion sudah menghubungimu" kata Ayu, memotong sayuran.


" Belum sejak ku kirim Vidio tadi mas Dion belum memghubungiku, apa terjadi sesuatu " kata Cunta dengan khawatir.

__ADS_1


" Sebaiknya hubungi dia agar kita juga mengetahui kabar mereka, aku merasa kasihan pada Luna dia sebenarnya merindukan kak Edar tapi rasa marahnya menutupi perasaannya" kata Ayu.


Cinta mencoba menghubungi Dion sudah berkali tapi tidak aktif, membuat Cinta semakin khawatir.


" Ayu ini gimana HP mas Dion tidak aktif" kata Cinta, dengan raut wajah khawatir. Ayu mencoba menenangkan Cinta.


Gilang yang baru pulang dari rumah sakit merasa haus dan ingi minum, tapi dia melihat Ayu dan Cinta terlihat gelisah dengan keadaan dapur berantakan.


" Kalian ini sedang apa hingga dapur berantakan" kata Gilang, mengambil air. Ayu terkejut sekaligus senang karena Gilang sudah pulang.


" Mas sini cepat" kata Ayu. " Ada apa sayang?" Gilang. " Mas mendapat kabar dari Dion tidak, Cinta sangat cemas" bisik Ayu.


Gilang menghela nafasnya. " Kalian panggil pelayan untuk melanjutkan memasaknya, kita bicara di ruang kerja kak Edar saja lebih aman" kata Gilang, meletakan gelas di atas meja.


Ayu dan Cinta merasa ini sangat penting hingga membicarakannya di ruang kerja Edar, setelah memanggil pelayan mereka melanjutkan ke ruang kerja Edar.


" Kak cepat bilang" kata Cinta. " Luna dan anak- anak dimana" seru Gilang. " Dikamar sikembar mengajak mereka bermain bersama disana" kata Ayu.

__ADS_1


" Bagulah" seru Gilang, merasa lega. Gilang menceritakan semuanya yang dikatakan oleh Dion yang sempat menghubunginya setelah pulang dari rumah kosong.


" Jadi"


__ADS_2