Putra Kembarku

Putra Kembarku
Episode 65


__ADS_3

Jam 07 pagi edar dan dion sudah sampai di bandara ,mereka menggunakan pesawat pribadi agar cepat sampai ke rumahnya.


" kak edar" kata gilang, memanggilnya. " kau juga dari luar kota gilang" kata edar, dengan dinginnya. " benar kak kemaren gilang ada seminar kedokteran di luar" kata gilang. edar menanggukan kepalanya.


" tuan gilang sebaiknya ikut kami ke rumah tuan besar, karena ayu berada di sana bersama cinta" kata dion. gilang menatap edar tanda tak mengerti.


" mereka bertiga berpesta di saat kita tak ada" kata edar, dengan cemberutnya. " pantas sejak kemaren teleponnya tak diangkat, ayo pergi nanti kita beri kejutan untuk para istri kita" kata gilang.


mereka menuju mobil yang telah dihubungi oleh dion, tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang menatap edar dengan sedihnya.


shinta berada di bandara untuk berangkat ke london menemui teman sesama model yang berulang tahun. ketika menunggu panggilan tanpa dia sadari matanya menatap edar sedang bicara dengan gilang dan dion.


shinta berencana untuk memanggil edar tapi panggilan untuk berangkat ke london sudah memanggil. dia menatap edar dengan senyuman dia berharap agar dapat kembali bersama.

__ADS_1


para pelayan bersejejer sambil menyambut edar dan kedua sahabatnya.


" dimana istriku dan anak- anakku?" edar, melepaskan jaketnya. " mereka masih berada dalam kamar tamu tuan, kalau tuan muda Aidyen dan Alfatih masih berada di kamarnya sambil bersiap ke sekolah" kata pak rudi.


" mereka masih tidur bukankah sekarang sudah pagi" kata dion, mewakili edar. pak rudi menundukan kepalanya .


" jam berapa mereka selesai dengan pestanya?" gilang. " maaf tuan mereka selesai nonton drakor sampai jam sepuluh malam dan sepertinya mereka melanjutkan pestanya di kamar tamu, tuan" kata salah satu pelayan.


" memangnya apa yang dilakukan oleh mereka dalam kamar, hingga saat ini masih tertidur?" dion. mereka menuju sofa dan duduk karena kelelahan.


" sepertinya mereka berpesta sampai larut malam" kata edar, meminjit keningnya. " sebaiknya kalian istirahat di sini , sambil menunggu istri kalian bangun" kata edar, menuju kamarnya untuk membersihkan dirinya dion dan gilang menuju kamar sebelah kamar tamu yang ditempati cinta dan ayu juga luna.


sikembar berangkat ke sekolah bersama supir karena edar butuh istirahat dan mereka tidak mau membangunkan luna.

__ADS_1


jam sembilan pagi luna dan lainnya bangun betapa terkejutnya mereka melihat suami mereka menatap dengan tajam. membuat luna dan kedua sahabatnya termenung.


" sudah selesai dengan pestanya sampai lupa dengan suami yang baru pulang dan sikembar harus bersekolah" kata edar, mengandar pada dinding dan melipat tanganya di dada.


" maafkan kami mas, kami hanya mengenang ketika kami tinggal di kost saat kuliah" kata luna, ketakutan. " sepertinya kalian sering melakukan ini saat kuliah" kata gilang.


" tidak mas kami pesta seperti ini hanya ketika libur semester, mas " sahut ayu, bergemetaran.


edar dan lainnya melihat istri mereka ketakutan membuat mereka tak tega. dion melihat cinta menangis membuat hatinya sakit.


dion menghampiri cinta dan memeluknya, luna dan ayu berlarian dan memeluk suami masing sambil minta maaf.


setelah merasa tenang mereka duduk di ruang tengah.

__ADS_1


" sepertinya kalian sudah menyiapkannya lihat kue keringnya masih banyak dalam toples" kata gilang, dengan jahilnya.


" mas ih" kata ayu, memukul lengan gilang.edar dan dion tertawa melihat kejahilan gilang. luna dan lainnya hanya bisa cemberut


__ADS_2