Putra Kembarku

Putra Kembarku
Episode 164


__ADS_3

Pesta Barbeque


Semua orang sudah berkumpul di taman pelayan sibuk menyiapkan peralatan yang yang digunakan untuk memagang, para lelali sibuk dengan bahan bakunya.


Sedangkan para wanita sibuk dengan bumbu yang digunakan untuk Barbeque dan minuman ringan.


Sukembar menemani aduk-adiknya bermain di karpet yang disediakan oleh Luna agar mereka mudah di awasi.


Edar menatap istrinya mengurus bumbu tang akan digunakan, hingga dia menghampirinya dan menariknya.


" Mas ada apa Luna sedang mengurus bumbu untuk nanti? " Luna menghentikan suaminya. " Sayang kamu baru saja pulang dari rumah sakit, ksmu menemani anak saja biar mereka yang mengurusnya" Edar menunjuk Mommy Farah dan lainnya.


Luna mengerut kesal dengan sikap suaminya yang lainnya hanya menggelengkan kepalanya. " Sayang yang di katakan oleh suamimu benar kamu baru saja sembuh dan jika bekerja berat itu tak baik untuk jantungmu. Temanilah anak-anak sayang" kata Mommy Farah mengelus hijab menantunya.


Luna hanya menuruti suami dan ibu mertuanya menemani anak mereka.

__ADS_1


" Tante sepertinya tuan Edar semakin prosesif pada Luna" kata Ayu. " Benar ayo kita lanjutan mengurus bumbunya pasti mereka menunggu kita, Cinta sepertinya kita harus membuat minuman untuk anak" kata Mommy Farah.


" Baik tante Cinta akan membuat jus untuk mereka dan susu" kata Cinta.


Vino dan Dion mengurus daging sapi juga ayam bakar yang diminta oleh sikembar sedangkan Edar membakar sosis dan lainnya.


" Mas ini bumbunya" kata Cinta menyerahkan bumbu yang tadi mereka olah. Dion hanya tersenyum dan mengelus pipi Cinta.


Mereka menikmati daging, sosis dan lainnya sikembar juga tak sabar untuk menikmati hidangannya.


" Untuk putriku hanya boleh makan ini sayang" kata Anindira memberikan roti dan susu pada putrinya.


Cinta memandang suaminya yang berbicara dengan para penjaga dan Vino. Kemudian Cinta membawa beberapa daging, sodis dan Ayam bakar diberikan pada suaminya.


" Mas ini makanlah dulu dan ajak juga mereka" kata Cinta, menepuk punggung suaminya. " Terima kasih sayang kalian ini" kata Dion memberikan beberapa pada Vino sedangkan dia menarik Cinta agar menjauh dari mereka.

__ADS_1


" Kalian lanjutanlah acaranya mommy akan mengajak mereka istirahat" kata Mommy Farah, menunjuk anak-anak agar istirahat jarena hari sudah larut.


Edar mengajak Luna ke atas balkon kamarnya menikmati sinar bulan, para sahabat lebih memilih membereskan peralatan karena besok mereka harus beraktivitas.


" Mas kenapa kita kesini bukannya kita harus membantu mereka" kata Luna menatap para sahabat dan pelayan membereskannya.


" Sayang biarkan mereka saja yang mengurusnya, mereka pasti mengerti karena mas merindukanmu dari tadi kamu hanya sibuk dengan ini"bisik Edar, membuat Luna tersemu merah.


" Mas aku baru sembuh" kata Luna. Edar tersenyum dan membawa Luna dalam pelukannya. " memangnya istriku ini apa yang ada dalam pikirannya" Edar, menunjuk kening istrinya.


Dengan malu Luna mengikuti Edar masuk ke dalam kamarnya, Luna menuju barkon kamarnya dia melihat sinar bulan yang indah.


Edar tersenyum sambil membawa selimut dan menyelimuti istrinya dan memeluknya. Luna membalikan tubuhnya dan membalas pelukan suaminya.


" Mas terima kasih karena telah mencintaiku" kata Luna." Mas yang beruntung sayang karena kamu hadir dalam hidup mas, meski melalu kejadian itu dan kamu telah memberi mas tiga malaikat" kata Edar.

__ADS_1


Edar menatap Luna secara lembut kemudian menciumnya dengan kelembutan dibawah sinar bulan.


Tamat.


__ADS_2