
saat ini mereka berada di Villa edar karena mereka ingin menemani luna sedangkan mommy dan daddy menemani si kembar bermain di luar.
Edar sedang memijit keningnya merasa pusing. " mas masih pusing" kata luna, duduk di samping edar. edar merebahkan kepalanya ke pangkuannya membuatnya nyaman.
" sayang mas ingin roti yang isinya cokelat" kata edar." apa" kata mereka terkejut edar meminta itu. " mas bukannya tidak menyukainya biasanya mas suka roti dengan selai kacang saja" kata luna.
" sayang mas ingin roti isinya cokelat" kata edar, cemberut. mereka terkejut biasanya edar kaku sekarang bisa cemberut.
" ini kenapa wajah kalian terlihat bingung dan edar cemberut" kata mommy farah ketika baru masuk melihat suasana villa menjadi tegang.
gilang pun menceritakan apa yang terjadi. " sayang buatlah permintaan edar sepertinya dia sedang ngidam" kata mommy farah, tersenyum.
ketika luna akan berdiri edar menghentikannya. " mas bukannya ingin roti isi cokelat kenapa kamu melarangku ,mas" kata luna.
__ADS_1
" mas ingin dia yang membuatnya " tunjuk edar pada gilang. membuat gilang syok. " gilang turuti saja permintaannya sepertinya dia sedang ngidam" kata mommy farah yang masuk bersama sikembar.
" baiklah demi keponakanku, sayang temaniku" kata gilang, menarik tangan ayu. " sayang lihat yang hamil siapa dan yang ngidam siapa" kata gilang. ayu menjadi sedih karena hampir dua tahun merekamenikah tapi dia belum juga hamil.
gilang merasakan ada yang aneh dan melihat kearah ayu ternyata dia sedih. " sayang kita sudah berusaha dan dokter bilang bahwa kamu sehat, nanti disini keadaannya tenang kita bisa berusaha lagi" kata gilang, menggoda ayu.
membuat ayu tersipu malu dan mencubit perut gilang." nah ini baru istriku berdoalah sayang nanti mas bilsng ke dokter mira untuk merawatmu juga" kata gilang , memeluk ayu dan tersenyum .
" mas ayo cepat selesaikan ini sebelum kak edar marah" kata ayu. mereka membuat beberapa isi cokelat dan isi yang lainnya.
" mommy susu Aidyen yang rasa vanila habis " katanya, duduk disamping luna. " sekarang Aidyen bersiap kita ke swalayan dekat sini" kata luna.
" sayang, kamu mau kemana, disini saja bersama mas" kata edar, meraih tangannya luna. " tapi mas susu rasa vanila habis nanti Aidyen tidak bisa tidur mas, mas tahu sendirikan aidyen tidak aksn mau tidur jika tidak minum susunya" kata luna.
__ADS_1
" mas ikut dengan kalian" kata edar. " tapi mas kurang sehat" kata luna. " jika mas tidak ikut kamu juga tidak boleh pergi" kata edar. luna menghela nafasnya.
" baiklah tapi mas harus bilang ke luna jika mas mual" kata luna. " mas tak akan mual jika ksmu tidak menjauh dari mas" kata edar.
" luna boleh kami ikut jika seperti itu kak edar tak akan membiarkanmu mengendalikan mobil saat ini" kata ayu. " itu ide bagus jika putraku yang dingin itu mual gilang dapat mengurusnya" kata mommy farah.
kemudian mereka berlima pergi dan Alfatih juga ikut.katanya dia ingin membeli snack.
setelah tiba di swalayan banyak mata yang memandang ke arah mereka disebabkan edar bermanja dengan luna yang terus memeluknya.
" kalian belanjanya bersama aunty dan om saja ya, lihat daddy kalian kurang sehat" kata Ayu, yang tidak tega melihat luna.
sikembar melihat kearah orangtuanya, mereka melihat edar pucat walau tersenyum.sikembar menanggukan kepalanya.
__ADS_1
" terima kasih ayu kami akan menunggu kalian di coffeshop" kata luna. akhirnya mereka menuju kearah masing- masing.