Putra Kembarku

Putra Kembarku
Episode 137


__ADS_3

Farah Hospital


Sudah dua tahun lebih Luna meninggalkan dunia kedokteran yang menjsdi impian orangtuanya, Luna berkeinginan untuk kembali praktek di Farah Hospital.


" Sebaiknya aku hubungi kak Gilang membicarakan hal ini" seru Luna, Edar berada di ksmar mandi untuk bersiap.


"Assalamualaikum "


" Kak Gilang ada dimana, Luna ada yang mau di bicarakan"


" Baiklah kak Luna tunggu di rumah, wassalam"


Edar keluar dari kamar mandi melihat istrinya baru saja menelepon seseorang.


" Sayang siapa yang kamu hubungi hingga kamu terlihat senang" kata Edar, dengan cemberut. Luna tersenyum melihat suaminya, dia mengambil pakaian yang telah dia persiapan, dipakaikan kepada Edar.


" Nah sudah siap" kata Luna, ketika Luna akan keluar Edar menariknya hingga Luna berhadapan pada Edar.

__ADS_1


" Siapa yang menghubungimu" kata Edar, ada rasa cemburu. Luna tersenyum dan mencium pipi Edar.


" Mas Luna menghubungi kak Gilang, menangakan kapan Luna akan praktek lagi dan kak Gilang akan kesini" kata Luna, menarik tangan Edar ke bawah untuk menuju ruang makan.


Orangtua mereka tersenyum melihat kedatangan Luna dan Edar bahkan sikembar sudah rapi dengan pakaian sekolahnya.


" Kalian sudah datang ayo kita makan" ajak mommy Farah. Mereka menikmati makanan yang sudah disiapkan oleh pelayan.


Terdengar suara bel berbunyi.


" Itu pasti kak Gilang" Luna terburu menghabiskan makanannya membuat yang lainnya menatapnya. " Sayang, pelan saja makanannya Gilang takkan kemana" kata Edar, Luna tersenyum melihat Edar.


" Sayang hari ini diantar sekolah daddy ya" kata Luna pada putra kembarnya. " Ya mommy" seru Aidyen, meminum susunya.


Mereka menemui Gilang di ruang tengah, Mommy Farah meminta pelayan agar membawakan minuman, sikembar kembali ke kamar untuk mengambil tas sekolahnya.


Gilang dan Ayu menyalami orangtua Edar dan menyapa Edar dan Luna

__ADS_1


" Gilang kenapa pagi ini datang. apa terjadi sesuatu di rumah sakit? " mommy Farah. " Tidak mom, Luna ingin bicara dengan Gilang, kebetulan Gilang menuju ke rumah sakit sekalian menemui Luna terlebih dahulu" kata Gilang.


" Ada apa nak? " Mommy Farah, dengan khawatir , Daddy Prabu dan Edar hanya mendengar. " Tidak mom Luna ingin kembali praktek kerumah sakit".kata Luna.


" Luna yakin segera praktek ke rumah sakit" kata Daddy Prabu, kembali bertanya pada Luna. Luna menanggukan kepalanya.


" Sebenarnya sekarang Luna sidah bisa praktek kembali di rumah sakit, karena pasiennya sudah banyak yang bertanya kapan dokternya kemb as li" kata Luna.


" Luna sekarang juga bisa kak, tapi mas Edar" kata Luna, menatap Edar, semua orang beralih pada Edar menunggu jawabannya.


Sikembar dudah datang dari kamarnya membawa tas di punggungnya.


" Daddy, kami sudah siap" kata Alfatih, Edar menatap putranya sambil menanggukan kepalanya.


" Sayang sebaiknya besok mulai prakteknya, Gilang tolong kamu urus" kata Edar. " Baiklah mas" kata Luna.


Gilang menanggukan kepalanya. " Itu benar Luna mas Gilang akan membicarakannya pada petinghi rumah sakit" kata Ayu, menenangkan Luna.

__ADS_1


" Baiklah kami pergi dulu" kata Edar, menyalami kedua orangtuanya dan mencium kening Luna. Sikembar taklupa pamit pada opa dan omanya juga pada Luna dan lainnya.


Setelah kepergian Edar, Gilang dan Ayu juga pamit karena harus ke rumah sakit.Orang tua Edar kembali ke kamar untuk istirahat sedangkan Luna mengajak putri kecilnya ke taman menikmati udara segar.


__ADS_2