
hari ini adalah hari kepulangan bagi edar dan keluarganya awalnya mereka ingin menambah liburan, tapi jadwal pekerjaan yang menumpuk juga sikembar harus kembali ke sekolah membuat mereka pulang ke jerman.
setelah menempuh perjalanan selama beberapa jam, mereka telah tiba di jerman.edar dengan coolnya memegang tangan luna .sedangkan sikembar berjalan didepan mereka .
" mas tidak bilang ke mommy bahwa kita pulang hari ini" kata luna, menatap edar. edar tersenyum malah mrmeluk posesif luna.
" mas sudah bilang sayang pasti mommy sedang sibuk sekarang" kata edar. " sibuk kenapa ma ?" luna. edar hanya tersenyum, luna hanya diam karena suaminya tidak merespon.
supir untuk menjemput mereka sudah berada di lobi bandara, edar meletakan barang ke dalam mobil dan mereka pulang ke kediaman keluarga perkasa.
" Assalamualaikum oma, opa" seru Aidyen. " oma, opa kami pulang" kata Alfatih, berlarian dengan kaki kecilnya.
" aduh cucu oma sudah pulang" sambut mommy farah, tidak lupa memeluk sikembar.
" mom" kata luna, mencium tangan mommy farah dan mencium pipi kiri dan kanan. " daddy mana mom?" edar.
" daddy ada di ruang kerjanya" kata mommy farah. edar mengusul daddy prabu setelah dia mencium luna dan mommy farah.
" kalian bawa apa, bawaannya banyak sekali" kata mommy farah, melihat koper anak dan menantunya bertambah.
__ADS_1
" kami bawa oleh- oleh yang banyak, oma" kata Aidyen. " mommy beli baju banyak sekali oma" seru Alfatih, memakan cake yang tersedia .
luna hanya tersenyum malu . " memangnya kalian bawa oleh untuk oma apa? " mommy farah, pada cucunya.
" mommy mana oleh- olehnya?" Alfatih. luna tersenyum. " sebaiknya kita bicaranya nanti saja, lihat daddy dan opa sudah turun ayo kita makan siang .oma sudah masak makanan kesukaan kalian" kata mommy.
luna dan sikembar mencium tangan daddy prabu terlebih dulu. " mommy kalian ini setelah diberi kabar bahwa kalian akan pulang hari ini , mommy kalian ini langsung sibuk di dapur" kata daddy prabu.
" biarlah dad, mom ingin menyambut kedatangan menantu dan cucu kesayangan mommy" kata mommy farah, mengelus hijab luna.
edar hanya diam karena mommynya pasti akan seperti ini, kemudian dia duduk disampingnya putranya Aidyen. edar berada ditengah sikembar.
" mommy apa ini tidak kebanyakan" kata luna, melihat hidangan diatas meja yang banyak. mommy farah tersenyum.
setelah perdebatan mengenai siapa yang akan menghabiskan makanan ini. luna hanya bisa menyerah dan menikmati santapan siangnya.
sekarang mereka duduk di ruang tengah menyaksikan sikembar bermain.
pak rendi membawa koper berisi oleh atas perintah edar.luna membagikan pakaian kimono yang dia beli pada mertuanya.
__ADS_1
" terima kasih atas hadiahnya sayang" kata mommy, memegang tangan luna. daddy juga mengucapkan terimakasih. luna tersenyum.
" oma, opa lihat Al punya pedang" kata Alfatih, dengan lucunya menggoyangkan pedang mainnya. " pedang mainannya sangat bagus sayang" puji mommy farah.
" Aidyen mana pedang mainnya" kata daddy prabu. " ini opa" kata Aidyen, masih asyk dengan netbooknya.
" Assalamualaikum"kata gilang dan ayu berkunjung ke kediaman edar. " wassalam" ucap mereka didalam.
" luna" kata ayu dengan hebohnya. kemudian mencium tangan mommy farah dan daddy prabu.
" luna untung saja kamu kembali atau tidak aku pasti bosan sendirian dirumah sakit" keluh ayu.
" sayang kan ada aku miengapa dirimu merasa bosan" kata gilang. " kamu habya asyk dengan pasienmu itu" kata ayu, dengan kesalnya.
gilang hanya ngecesan dan ayu memajukan bibirnya. " oh ya bagaimana dengan perjalanannya pasti keponakan aunty senang " kata ayu.
Aidyen menanggukan kepalanya. " sangat seru aunty kami bermain disana ada juga bunga sakura dan banyak sekali , kami juga membeli pedang mainan" seru Alfatih, menunjukan pedangnya.
" pasti senang sekali, terus keponakan aunty ini ada membawa oleh- oleh untuk aunty dan om" sambung gilang.
__ADS_1
dengan lincahnya Alfatih memberikan oleh-oleh yang telah dipersiapkan oleh luna.
" terima kasih sayang" kata ayu, mencium sikembar. tak lupa luna memberikan makanan khas dari jepang untuk dicoba