Putra Kembarku

Putra Kembarku
Episode 75


__ADS_3

setelah kesehatan luna membaik dan sudah berada di Villa, " mas mengapa kita disini?" luna. ketika mereka hanya berdua dalam kamar.


" ini demi keselamatanmu dan anak kita dan kamu juga membutuhkan liburan, sayang" kata edar, menyelimuti luna.


" anak- anak dimana mas?" luna, mengingat si kembar. edar tersenyum dan memeluk luna. " mereka berada di tempatnya cinta, dia mengajak mereka nginap di sana" kata edar.


melihat luna sudah mengantuk edar meminta luna untuk istirahat, karena besok edar akan mengajaknya menaiki perahu.


keesokan harinya mereka menikmati menaiki perahu bersama, edar dengan keluarga kecilnya dan para sahabatnya juga dengan pasangannya.


" Ai, hore kita naik parahu " Alfatih berlompat karena senang. " Al nanti jatuh" kata Aidyen, menghentikan lompatannya. seketika Al terlihat cemberut.


" mas ayu tak sabaran lagi, mas cepatlah" kata, ayu melihat gilang mengobrol dengan penjaga disana. " mas nanti jangan lepaskan tangannya" kata cinta, ketakuta. Dion memegangnya.

__ADS_1


" Cinta kamu masih takut?" luna, datang bersama edar. " sayang jika kamu takut kita bisa disini saja" kata Dion, mengelus pipinya.


" mas tapi cinta ingin mencobanya" kata cinta, dengan mata yang masih merah. melihat cinta sedih membuat dion tidak tega melihatnya.


" Nisa itu cinta bukannya dia takut naik perahu, waktu kita kuliah saja dia hampir histeris ketika kita ajak dia naik perahu, ada yang tidak beres nih" kata ayu.


" sayang mungkin cinta sudah tidak takut lagi, ayo kita juga naik" kata gilang. tapi luna juga merasa heran tiba saja cinta sangat ingin menaiki prahu edar hanya menggelengkan kepalanya.


setelah tiga puluh menit mereka bermain akhirnya kembali ke atas. " kalian sudah kembali, dion kenapa wajahnya pucat gilang coba periksa" kata mommy farah. mommy dan daddy duduk di warung kecil di sana.


cinta juga khawatir melihat suaminya sudah jatuh pingsan gilang mengeluarkan minyak putih untuk menyadarkan dion.


tiba- tiba saja edar yang sebelumnya baik saja sekarang perutnya terasa berputar. oek,oek edar muntah sampai bajunya kotor.

__ADS_1


" mas edar kenapa " kata luna terkejut dan membersihkan muntahan edar dari vajunya. " daddy cepat pesan tea hangat" seru mommy. daddy prabu segera memesan tea hangat dua dan lainnya.


" mommy daddy sakit" kata Aidyen, Alfatih sudah sedih. " sayang ayo bersama oma biar mommy periksa daddy kalian" kata mommy farah. sikembar segera ke tempat omanya.


" luna biar ayu periksa kak edar" kata ayu, tidak tega melihat luna tidak fokus. setelah periksa ayu tersenyum.


" ayu cepat katakan pada kami dan kenapa kamu tersenyum" kata daddy prabu. " maaf om sepertinya anak dalam perut luna ingi membuat daddynya susah" kata ayu. sedangkan luna sudah tertunduk sambil tersenyum.


" maksudnya?" mommy farah. " kak edar, mengalami morning sickness merupaka gejala sindrom couvade kondisi ini dianggap sebagai kehamilan simpatik. biasanya wanita yang mengalami tapi disini kak edar yang mengalaminya " kata ayu.


" sayang mas tidak kenapa mungkin ini pemvalasan untuk mas ketika kamu hamil si kembar mas tidak ada" kata edar dengan suara serak, menghapus air mata luna.


" kak bagaimana mas dion?" kata cinta, khawatir. " kamu tenang saja cinta dion hanya masuk angin saja, sepertinya malam tadi dia tidak mengisi perutnya dan sekarang pun belum, sebaiknya kamu memesan bubur untuknya agar perutnya tidak perih" kata gilang.

__ADS_1


Cinta segera memesan bubur dan air hangat untuk suaminya, akhirnya mereka hanya menemani edar dan dion yang masih lemah.


__ADS_2