
setelah kejadian di rumah sakit edar memutuskan agar Al melakukan pengobatan terapi di kediaman keluarga perkasa, semuanya dilakukan agar Slfatih merasa nyaman.
dokter sudah menyatakan sepertinya Al merasa takut karena suasa rumah sakit.
hari ini dilakukan perawatan fisioterapi untuk Al , edar memilih taman untuk melakukan fisioterapi agar Al nyaman.
" tuan, saya sudah menulis beberapa program latihan agar tuan muda Alfatih kembali aktif melakukan gerakan, sehingga ia kembali terbiasa dengan fungsi normal tubuhnya" kata dokter.
" kita bisa memulai memperlajarinya cara menggerakan kakinya dengan alat bantu" kata dokter.
edar membantu Al berjalan dengan alat bantu." Al coba kamu gerakan kakimu sayang" kata edar.Al mengejamkan matanya, edar tersenyum melihat Alfatih.
Aidyen menuju ke Al dan memintanya agar mengikuti perkataan edar." Al ayo ikuti kata daddy agar kita dapat pergi liburan" kata Aidyen, tersenyum
Al mencoba menggerakan kakinya edar senantiasa membantu putranya, tetapi baru saja tiga langkah Alfatih sudah terjatuh.
" Al" teriak luna.edar menatap luna dan menggelengkan kepalanya supaya luna tidak perlu khawatir.
" tidak apa Al putra daddy yang hebat. terjatuh sedikit tidak perlu menangis ya kan sayang" kata edar, pada Alfatih.
sudah sejam Al fatih melakukan latihan walau hanya melangkahkan kakinya lima langkah.
__ADS_1
keesokan harinya Alfatih menjalani tekhnik elektroterapi.terapi stimulasi listrik melalui jaringan lemak ( pens). serta metode pens dengan memadukan teknik akupuntur dan terapi listrik.
Dokter melakukan teknik akupuntur di kaki Al selama tiga puluh menit, tapi Al tidak merasakan sakit di kakinya.
" Dok luna ,anda dapat melakukan fisioterapi manual sejenis pijat, peregangan dapat membantu relaksasi, mengurangi nyeri dan meningkatan fleksibilitas anggota gerak tubuh yang terganggu" penjelasan dokter.
" baik dok, saya sendiri yang akan melakukannya" kata luna." baiklah saya permisi dulu besok kita lanjutan terapinya" kata dokter.
malam hari
selesai shalat maghrib luna berdiri didekat jendela dan melihat permandangan, tiba- tiba ada sebuah tangan memeluknya dari belakang.
edar mengangkat dagunya dan mereka saling bertatap, edar mencium luna memberinya ketenangan.
" sayang semua pasti baik- baik saja Putra kita Al pasti sembuh, ayo sekarang kita kebawah mereka sudah menunggu kita, bukankah kamu haru memberikan terapi pijat pada Al" kata edar, masih memeluk luna.
" Daddy" kata Aidyen, terlihat sebal.edar dan luna membalikan badannya dan tersenyum melihat Aidyen sebal terlihat lucu baginya.
" putra daddy ini mengapa terlihat sebal sayang" kata edar, jongkok hadapan Aidyen dan memcubit pipinya.
" daddy dan mommy lama sekali Ai dan Al sudah lapar, Al dia tidak mau makan bahkan ketika oma menyuapinya makanannya dia buang" kata Aidyen.
__ADS_1
" baiklah mari daddy gendong putra daddy ini, kita temui Al nanti dia marah lagi dan oma tak sanggup menanganinya" kata edar, menggendong Aidyen dan memegang tangan luna ketika mereka turun kebawah.
Al menggerakan kakinya dan mencoba berdiri ketika melihat edar dan luna datang. Al mencoba berjalan untuk menemui edar.
" cucu oma mau kemana sayang" kata mommy farah, mengkhawatirkan Al.Al menoleh kebelakang.
" cucu kita melihat daddynya datang" kata daddy prabu. mommy tersenyum
" kelihatannya putra daddy ini tak sabaran" kata edar, mendudukan Aidyen dan mencium Alfatih.
keluarga perkasa menikmati makanan malam yang tersedia ,walau keadaan Alfatih masih sakit tapi mereka menunjukan kebahagiaan.
luna, edar berada di kamar Aidyen dan Alfatih, luna memberikan terapi pijit pada Alfati. Aidyen dan edar malah asyk membaca buku yang mereka bawa.
luna memberikan pijatan sesuai dengan arahan dokter.
" mommy Ai juga ingin di pijit" kata Aidyen. luna tersenyum.
" putra daddy juga ingin di pijit, ayo sama daddy" kata edar.edar menggelitik Aidyen sehingga mereka tertawa.
mommy farah dan daddy prabu menitip dari balik pintu , mereka tersenyum melihat kebahagiaan putra mereka.
__ADS_1