Putra Kembarku

Putra Kembarku
Episode 40


__ADS_3

Perushaan Perkasa Group.


Sudah sebulan edar tidak ke kantor sejak Alfatih sakit dan pernikahan yang dilakukan dadakan, sekarang edar berangkat ke kantor dengan membawa putra kembarnya .


Tin. tin, tin .masuklah mobil edar dengan edar yang menjadi supirnya, karyawan berhamburan menyambut kedatangan CEO mereka yang telah lama cuti.


Dion membuka bagasi belakang dan mengeluarkan kursi roda membuat karyawan bertanya apakah CEO mereka masih sakit.


Edar keluar dari mobil menggendong Alfatih dan memindahkannya ke kursi roda, Aidyen sudah keluar mengusul edar membawa kursi roda Slfatih.


" Sayang, jangan takut ya mereka itu karyawan daddy di kantor" kata edar, menenangkan Alfatih yang ketakutan, berjongkok berhadap dengan Al.membuat karyawannya tercengang perilaku edar terhadap seorang anak.


Aidyen memberi kekuatan untuk Alfatih agar saudara kembarnya tidak takut.


" kalian boleh bekerja lagi" ucap dion.banyak karyawan berbisik membicarakan Aidyen yang datar dan Alfatih yang duduk diatas kursi roda.


" selamat datang kembali tuan" ucap sekretaris, memberi salam tapi matanya tertuju ada sikembar." toling kamu pesan susu dan makanan kecil untuk putraku dan satu lagi jika ada metting tolong kamu undur" kata edar, dengan tegasnya.


" baik tuan, permisi tuan, tuan muda" ucap sekretaris." Dion jika ada rapat yang tak dapat di undur tolong kamu urus, hari ini jadwal Al fatih terapi" kata edar .


" baik tuan" seru dion.Edar membawa putranya ke sofa agar mereka lebih nyaman, dia memeriksa berkas yang dibawa oleh sekretaris.


Aidyen asyik dengan dunianya sendiri yaitu membaca buku yang dipersiapkan oleh edar.Alfatih merasa diacuhkan, dia memukul edar dengan tangan mungilnya.

__ADS_1


" maaf sayang daddy sedang memeriksa laporan, sekarang putra daddy ini mau apa? edar. Alfatih menunjuk Aidyen yang sedang membaca.


edar tersenyum." Al ingin membaca buku seperti Ai" kata edar.Alfatih menanggukan kepalanya.


tok, tok ,tok ." masuk" kata edar." permisi tuan ini susu dan makanan untuk tuan muda" kata sekretaris.


" tolong kamu panggil dion" kata edar." baik tuan, saya permisi" ucap sekretaris.


" tuan ada yang bisa saya bantu" kata dion. dion mengerti melihat kecemasan edar ketika matanya tertuju pada Al fatih memandang buku Aidyen tapi matanya sudah berair.


" tuan, bagaimana tuan muda menonton siaran tentang pendidikan, bukanya tuan muda Al sangat menyukai buku" kata dion.


" tapi dion kamu sendiri Alfatih jika matanya fokus terhadap sesuatu yang lama, matanya akan berair" kata edar, dengan sedihnya.


" bagaimana tuan muda Al , menonton siaran anak - anak mengenai pendidikan itu tak akan membuat matanya sakit apa lagu banyak hal yang lucu" kata dion.


" daddy lapar" keluh Aidyen, menggemburkan bibirnya dan mengelus perut.edar tersenyum.


" Al juga lapar sayang" seru edar. Al menanggukan kepalanya." ini sayang, ini untuk Aidyen dan bubur untuk Al" kata edar.


Dion kembali dengan membawa DVD yang banyak untuk Ai dan Al.dan sekarang mereka santai menonton siaran mengenai kisah orangtua bersama anaknya.


" tuan sepuluh menit lagi ada rapat dengan wakil dari perusahaan wijaya menengai proyek baru, maaf tuan saya kita dapat mewakilinya harus tuan yang menemui mereka" kata dion, merasa takut ditatap tajam oleh edar.

__ADS_1


edar menghela nafasnya." baiklah sata tidak dapat meninggalkan putraku dan minta Sandra untuk menemani putraku" perintah edar.


setelah meminta izin ke putra kembarnya dan meminta sandra untuk menemani mereka edar menemui wakil dari perusahaan wijaya group.


" aunty boleh Ai minta ai hangat ,kata mommy Al harus meminum air hangat" kata Ai, sambil tersenyum.membuat sandra gemes." baik tuan muda saya ke pantry dulu" kata sandra.


ketika sandra ke pantry tinggalah mereka berdua sedang asyknya menyaksikan acara keluarga masuklah seorang pria dengan sombongnya.


" dimana tuan edar, mengapa hanya ada dua bocah disini" kata tuan tersebut, merebut remot dan mematikan siarannya.


Aidyen melindungi Al dibelakangnya tanpa ada rasa takut Aidyen menatap datar orang tersebut.


" sepertinya bocah ini tidak tskut dengan bos, lihat dia tersenyum" kata asistennya. membuat bosnya terpengaruh.


dia memcoba melukai Aidyen sebelum tangannya menyentuh aidyen ada sebuah tangan yang menghentikannya.


" apa yang kau lakukan pada putraku, tuan sanjaya" kata edar, seketika suasana menjadi mencenhkam.tuan sanjaya dan asistennya gemetaran mendengar perkataan edar.


" Dion kamu urus kedua orang ini" kata edar, drngan emosinya dia mendorong mereka." baik tuan" seru dion, menarik keluar tuan sanjaya dan asisten


edar merasakan tangan mungil memeluk kakinya, edar melihat putra kembarnya memeluknya dan tersenyum.


" sayang ,mereka tidak melukai kalian maafkan daddy tadi rapatnya lama dan dimana tante sandra" kata edar.

__ADS_1


" kami tidak apa daddy, ada daddy yang melindungi kami dan tante sandra mengambil air hangat untuk Al" kata Aidyen.


" ayo kita bersiap menemui mommy di rumaj sakir" seru edar.membantu putranya membereskan barangnya dan pergi ke rumah sakit untuk Alfatih melakukan terapi.


__ADS_2