Putra Kembarku

Putra Kembarku
Episode 84


__ADS_3

Edar dan Gilang membawa istri mereka ke Rumah sakit untuk pemeriksaan kandungan, mereka mengantri untuk mendaftar dokter yang mereka tuju .Setelah tiga puluh menit nama Luna di panggil oleh suster.


" Selamat siang tuan, nona ada keluhan apa" kata dokter wanita di depan mereka. Edar memotong ketika Luna akan berbicara luna tersenyum pada dokter.


" Begini dok usia kandungan istri saya sudah tiga bulan lebih, dia sering kelelahan apakah itu baik- baik saja dengan kandungannya" seru Edar.


" Lebih baik kita melakukan USG dan mengetahui keadaannya" kata Dokter. Edar membawa Luna mengikuti dokter


Dokter melakukan pemeriksaan USG pada kandungan Luna, dia mengoleskan gel pada peeut luna kemudian mengarahkan alat pada monitor.


" Tuan, nona ini bayi kalian dia sehat dan aktif, sepertinya dia malu untuk menunjukan kelaminnya" kata Dokter.


Luna tersenyum tapi Edar terlihat kecewa kareba tidak dapat menunjukan pada si kembar. " mas tidak apa jika kita tidak mengetahuinya sekarang" kata Luna, mengelus tangan Edar.


" Sayang tapi mas sudah berjanji pada sikembar mereka pasti bertanya nantinya" kata Edar. " Mas bisa bilang nanti adiknya mau beri kejutan untuk kakaknya" kata Luna.


Edar hanya bisa menerima dan dokter tersenyum melihat Luna menenangkannya.


" Baiklah tuan, nona mari kita bicara" kata Dokter, menghapus gel di perut Luna, Luna merapikan pakaiannya dan mengikuti dokter untuk kembali duduk.

__ADS_1


" Tuan ini saya resepkan vitamin untuk nona, dan nona jangan dulu bekerja keras" kata Dokter." maaf dok boleh saya bertanya" kata Edar, menatap Luna. Luna mengerinyik keningnya.


" Boleh tuan jika ada saya bisa bantu pasti saya coba" seru dokter. " Begini dokter apakah kami masih bisa berhubungan" kata Edar the tho point, Luna sudah malu dengan pertanyaan suaminya.


Memang luna sudah sering menjelaskan bahwa itu diperbolehkan bahkan dokter mira ketika di Cocheem juga menjelaskan.


Dokter tersenyum dia paham betul bahwa edar ingin menangakan hal tersebut.


" Tuan boleh melakukannya tapi harus berhati agar kandungan nona tidak terguncang" kata Dokter. " Terima kasih dokter kami permisi dulu" kata Luna, menarik Edar.


" Sayang mengapa menarik mas, mas masih ada yang ditanyakan" kata Edar. Ketika akan membalikan badannya luna pura - pura ngambek dia menghentakan kakinya dan duduk di samping ayu.


Di Mansion Berlin.


Cinta dan Dion sedang menemani sikembar di mansion karena Luna dan lainnya pergi ke dokter kandungan.


" Aunty mengapa daddy tidak memperbolehkan kami ikut, padahal kami kan juga ingin melihat dedeknya" kata Alfatih dengan cemberutnya, mendekap tangannya di perutnya.


" Al jangan ngambek daddy membawa mommy ke dokter bukan bermain" kata Aidyen. " Iya Aidyen Al juga tahu bahwa mommy diperiksa tapi Al ingin lihat dedeknya" kata Alfatih.

__ADS_1


Aidyen hanya bisa mendengarkan celoteh Alfatih dengan memainkan tabletnya, Cinta dan Dion hanya tersenyum melihat keduanya.


Tak lama terdengar mobil masuk pelayan membukakan pintu, Luna dan lainnya masuk kedalam dan disambut oleh Alfatih dengan berbagai pertanyaan. Membuat mereka bingung Edar menatap Dion, Dion hanya mengangkat bahunya


" Sayang banyak sekali bertanya biar mommy istirahat dulu" kata Edar. Membawa luna duduk sebelah ayu dari tadi sudah duduk, Alfatih memajukan bibirnya karena Luna diam saja


" Aidyen ini foto dedek bayinya" kata Edar, menunjukan pada Aidyen sambil melihat reaksi Alfatih hanya berdiri di depan pintu.


Alfatih membesarkan matanya dan membinar dia berlarian dan merebutnya dari Aidyen.


" Hore ini adiknya Al lucunya" kata Alfatih lompat ria. Aidyen hanya diam karena dia sudah melihatnya sebelum Alfatih merebutnya.


" Daddy, adik kami laki atau perempuan ?" Aidyen. " Mereka malu sayang dan memberikan kejutan pada kakaknya" kata Luna.


Aidyen menanggukan kepalanya sedangkan Alfatih cemberut karena tidak tahu jenis kelaminnya, padahal dia ingin membeli hadiah yang banyak untuk adiknya.


Mereka tertawa melihat Alfatih dengan cemberutnya dengan memajukan bibirnya terlihat lucu bagi mereka.


.

__ADS_1


__ADS_2