
Luna merasa bingumg karena sejak dari restoran edar terlihat murung, saat ini mereka berada di kamar hotel.
" mas kenapa ? luna. ketika mereka menidurkan si kembar.edar hanya diam itu membuat luna bingung dengan sikap edar.
luna memikirkan kejadian sejak tadi dan kejadian saat di restoran. " mas cemburu? " luna. edar menatap luna sambil memincingkan matanya.
" mas pasti cemburu kan" kata luna, menggoyakan lengan luna. edar menghentikan lengan luna menatapnya.
" siapa lelaki itu?" edar.luna tersenyum dan mengetahui yang menjadi penyebabnya. " luna tidak mengenalnya mas" kata luna, menunjuk dada edar dengan jarinya.
" sayang kamu menggoda mas" kata edar, menggoda luna. " siapa yang menggoda mas?" sahut luna, dengan bersemu merah.
" mas apa yang kamu lakukan disini ada anak- anak mas" kata luna, menatap edar dengan ekspresi merah.
tanpa aba- aba edar membawa luna ke kamar mandi dan memulai menikmati keindahan malam, sedangkan sikembar menikmati mimpi indah.
hari ini edar membawa keluaega kecilnya melihat keindahan bunga sakura, beruntung tahun ini bunga sakura sedang bermekaran.
__ADS_1
mereka mengadakan piknik divawah bubga sakura edar dan luna duduk santai bawah bunga sakura sedangkan sikembar sedang asyik bermain sepeda.
" sayang, apa kamu menyukainya? "edar, meneluk luna dari belakang. " luna sangat menyukainya, mereka sangat cantik" puji luna. edar tersenyum melihat luna tersenyum bahagia.
babyak para pebgunjung merasa iri dengan keromantisan mereka berdua. luna tidak menyiakan kesempatan ini dia mengambil foto di antara bunga sakura.
" mommy Al lapar" kata Alfatih, berlarian dengan Aidyen berjalan di belakangnya. " hap, putra daddy satu ini merasa sudah sembuh sekarang suka sekali berlarian, ayo kita cuci tangan" kata edar, membawa sikembar untuk mencuci tangannya.
luna menghidangkan makanan yang mereka beli di restoran sebelum ke lokasi bunga sakura. edar menyuapi Alfatih karena dia heboh sendiri, Aidyen dengan tenangnya makan sushi yang luna beri
luna tersenyum dan merapikan bawaan mereka, sikembar menunggu mommy mereka dengan tenangnya.membuat para pengunjung merasa gemas karena tingkah si kembar.
edar memegang tangan luna dengan posesifnya luna hanya menikmati keindahan bunga sakura yang mengelilingi mereka, sedangkan si kembar sudah berjalan didepan mereka seakan tidak mau menanggu orangtuanya.
" mas ayo kita ke hotel kasihan anak- anak mereka sudah kelelahan" kata luna. edar melihat sikembar kemudian mereka kembali ke hotel.
__ADS_1
setiba di hotel mereka membersihkan diri, nanti malam mereka memutuskan makan malam di hotel saja.
saat ini mereka berada di restoran dalam hotel karena udaranya sangat dingin.
edar memesan sup panas untuk menu makan malamnya juga cokelat panas sedangkan sikembar edar memesan susu hangat.
" Ai habiskan makanannya" kata luna. " ada apa sayang " kata edar, menatap Ai yang cemberut.
Aidyen menyerahkan sup panasnya pada luna.
luna menepuk keningnya, edar menkerut keningnya. " maaf mommy sayang" kata luna, membuang daun bawang dalam supnya Ai.
" mas Aidyen sangat tidak menyukai daun bawang, sejak dulu dia seribg marah jika luna memberinya daun bawang dalam makanannya" kata luna, membersihkan daun bawang dalam sup aidyen.
Aidyen menikmati supnya dengan tenang. " sayang Alfatih juga tidak menyukainya" bisik edar. luna tersenyum
" kalau Al fatih sangat menyukainya lain jika supnya sudah dingin, maka dia akan meninggalkannya. mas lihat sendiri" kata luna, memandang Alfatih sudah selesai dengan makanannya tapi supnya masih ada setengahnya.
__ADS_1
edar tersenyum melihat cara putra kembarnya makan, dia tambah mengetahui apa yang disukai san tidak disukai putra kembarnya.
mereka menghabiskan waktu dalam hotel dengan menonton drama disiarkan oleh televisi lokal. Aidyen dan Alfatih sedang asyk dengan dunia anak- anaknya.